Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Musim Pertama Real Madrid Kalah dalam 2 Leg di Fase Gugur UCL

6 Musim Pertama Real Madrid Kalah dalam 2 Leg di Fase Gugur UCL
Santiago Bernabeu (unsplash.com/Vienna Reyes)
Intinya Sih
  • Real Madrid tercatat enam kali tersingkir pada fase gugur Liga Champions setelah kalah dalam dua leg, termasuk kekalahan terbaru dari Bayern Munich pada musim 2025/2026.

  • Dalam periode tersebut, Los Blancos juga pernah disingkirkan oleh AS Roma, Liverpool, Manchester City, dan Arsenal dengan hasil agregat yang menunjukkan dominasi lawan di tiap edisi.

  • Kekalahan dramatis dari Bayern Munich menegaskan bahwa meski Real Madrid masih menjadi penguasa Liga Champions modern, persaingan antar klub Eropa kini semakin ketat dan tak mudah diprediksi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Real Madrid masih menjadi tim yang paling sering menjuarai Liga Champions Eropa pada era baru dengan sembilan gelar juara. Meski demikian, klub berjuluk Los Blancos itu tetap pernah merasakan masa-masa sulit. Tercatat hingga 2025/2026, mereka pernah merasakan kekalahan dalam 2 leg sekaligus pada fase gugur dalam 6 edisi berbeda. Itu termasuk Bayern Munich yang menyingkirkan mereka pada edisi terbaru.

1. Real Madrid selalu kalah tipis dari Bayern Munich di semifinal edisi 2000/2001

Real Madrid yang berstatus sebagai juara bertahan bertemu Bayern Munich di semifinal Liga Champions 2000/2001. Los Blancos yang ditangani Vicente del Bosque gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah hingga kalah 0-1 pada leg pertama. Misi untuk membalikkan keadaan tak berbuah manis pada leg kedua. Los Blancos bahkan kembali menelan kekalahan dengan skor 1-2 pada pertemuan kedua di Olympiastadion Muenchen

2. Real Madrid kalah 1-2 dalam dua pertemuan dengan AS Roma pada 2007/2008

Real Madrid disingkirkan AS Roma pada babak 16 besar Liga Champions 2007/2008. Setelah sempat unggul lebih dahulu lewat gol Raul, Los Blancos kalah tipis 1-2 di markas I Giallorossi pada leg pertama. Real Madrid gagal comeback saat tampil di markas sendiri pada pertemuan kedua. Mereka gagal lolos usai kembali takluk dengan skor yang sama seperti pertemuan pertama.

3. Real Madrid kalah agregat 0-5 dari Liverpool pada 2008/2009

Real Madrid tak mampu berbuat banyak saat bertemu dengan Liverpool pada babak 16 besar Liga Champions 2008/2009. Ketika bermain di Santiago Bernabeu pada leg pertama, Los Blancos takluk oleh gol tunggal Yossi Benayoun pada menit 83. The Reds lalu tampil menggila pada pertemuan kedua. Real Madrid yang datang ke Anfield dibantai dengan skor 0-4. Steven Gerrard tampil impresif dalam duel ini dengan mencetak dua gol.

4. Real Madrid kalah 1-2 dalam dua laga dari Manchester City pada 2019/2020

Real Madrid hanya mampu melaju hingga babak 16 besar di Liga Champions 2019/2020. Langkah mereka dihentikan oleh raksasa Inggris, Manchester City. Skuad asuhan Zinedine Zidane kalah 1-2 saat tampil di markas sendiri pada leg pertama. Lalu, mereka kembali takluk dengan skor yang sama pada pertemuan kedua sepekan berikutnya. 

5. Langkah Real Madrid dihentikan Arsenal pada 2024/2025

Real Madrid hanya mampu melangkah hingga perempat final sebagai juara bertahan di Liga Champions 2024/2025. Ambisi mereka pupus usai takluk dalam dua pertemuan dengan Arsenal. Los Blancos bahkan dibantai 0-3 saat datang ke Emirates Stadium pada leg pertama. Real Madrid pun tak mampu comeback pada pertemuan kedua. The Gunners resmi lolos ke fase berikutnya usai menang tipis 2-1 di Santiago Bernabeu pada leg kedua.

6. Real Madrid disingkirkan Bayern Munich secara dramatis pada 2025/2026

Real Madrid gagal memanfaatkan dukungan publik Santiago Bernabeu saat menjamu Bayern Munich pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026. Skuad besutan Alvaro Arbeloa dipermalukan dengan skor tipis 1-2. Kekalahan tersebut menjadi motivasi bagi Los Blancos untuk meraih kemenangan dengan minimal selisih dua gol pada leg kedua agar mampu lolos ke fase berikutnya. Sayangnya, mereka kembali takluk dalam pertarungan yang cukup menarik. Setelah sempat unggul tiga kali, Los Blancos kalah 3-4 pada penghujung laga. Dua gol terakhir Die Roten tercipta usai Eduardo Camavinga diusir dari lapangan pada menit 86.

Kekalahan dalam dua leg pada fase gugur Liga Champions kembali menghampiri Real Madrid pada 2025/2026. Hasil tersebut sekaligus menegaskan bahwa dominasi Real Madrid di kompetisi ini tidak selalu berjalan mulus, bahkan ketika mereka dihuni pemain-pemain berkualitas. Disingkirkan Bayern Munich dengan cara dramatis juga menjadi pengingat bahwa persaingan di level tertinggi Eropa semakin ketat dari musim ke musim.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More