Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Manuver Arbeloa, Kontrol Ruang Ganti Demi Bertahan di Real Madrid

Manuver Arbeloa, Kontrol Ruang Ganti Demi Bertahan di Real Madrid
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa. (Dok. LaLiga)
Intinya Sih
  • Alvaro Arbeloa berupaya mempertahankan posisinya di Real Madrid dengan membangun hubungan kuat di ruang ganti dan mendapat dukungan positif dari para pemain, termasuk memberi peluang bagi pemain muda.
  • Meski mendapat respons baik dari skuad, manajemen Madrid masih ragu mempertahankan Arbeloa karena hasil buruk di Liga Champions dan tertinggal jauh dari Barcelona di LaLiga.
  • Arbeloa menyatakan siap menerima keputusan klub terkait masa depannya, menegaskan bahwa ia telah memberikan yang terbaik selama melatih dan tetap menghormati Real Madrid sepenuhnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Spekulasi mengenai masa depan Alvaro Arbeloa di kursi pelatih Real Madrid masih belum jelas. Hingga kini, manajemen Madrid masih belum menentukan apakah Arbeloa dipertahankan untuk musim depan atau tidak.

Meski begitu, Arbeloa sudah mengambil langkah demi mengamankan masa depannya. Dia mulai mengambil hati para pemain di ruang ganti dan meyakinkannya untuk mendukungnya di sisa musim 2025/26.

1. Sudah bangun ikatan di ruang ganti

Laporan Mundo Deportivo, Arbeloa sudah membangun ikatan di ruang ganti dengan para pemain Madrid, beda dengan Xabi Alonso. Para pemain percaya jika Arbeloa bisa membawa tim ke arah yang lebih baik.

Selain itu, Arbeloa juga sudah menerjemahkan ide dan pendekatan taktiknya kepada para pemain. Respons para pemain Madrid juga positif, dengan menerimanya secara terbuka. Selain itu, Arbeloa juga menyatakan kepada para pemain muda terkait kesempatan main yang lebih banyak bersama tim utama.

2. Statusnya masih belum jelas

Meski sudah membangun koneksi dengan ruang ganti Madrid, status Arbeloa masih belum bisa dipastikan. Manajemen Madrid mulai ragu dengan kapasitas Arbeloa dalam menangani tim.

Hasil di Liga Champions menjadi barometer manajemen Madrid karena dengan kekalahan dari Bayern Munich, nyaris dipastikan tak ada gelar yang diraih musim ini. Apalagi, di LaLiga, Madrid tertinggal sembilan poin dari Barcelona.

3. Gak masalah dengan putusan Madrid

Sementara, Arbeloa mengaku tak khawatir dengan masa depannya di Madrid. Dia akan menghargai apapun keputusan yang diambil oleh manajemen klub. Andai dipecat, Arbeloa tak akan sakit hati dengan Madrid.

"Saya tidak khawatir dan akan menghargai keputusan yang diambil oleh klub. Saya sudah melakukan segalanya, yang terbaik, selama ada di sini. Saya merupakan bagian dari keluarga klub ini. Jika terluka, maka itu bukan karena saya, melainkan karena klub ini," ujar Arbeloa.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More