Comscore Tracker

Penyusup Lapangan di Laga Portugal vs Uruguay Dibebaskan

Ferri merupakan pemain sepak bola asal Italia

Jakarta, IDN Times - Pelaku penyusup lapangan yang membawa bendera LGBT dalam duel Portugal melawan Uruguay di Piala Dunia 2022, akhirnya dibebaskan. Pria bernama Mario Ferri itu dilepas polisi setempat pada Selasa (29/11/2022), usai sebelumnya sempat diamankan lebih dulu.

Ferri melakukan pitch invader dan membuat heboh saat berlangsungnya duel Portugal vs Uruguay. Selain membawa bendera pelangi, dia berlari ke dalam lapangan dengan menggunakan kaos bertuliskan "Save Ukraina” dan “Respect for Iranian Women.”

“Saya kembali. “Tidak ada konsekuensi hukum, saya bebas,” kata Ferri di media sosial pribadinya, sebelum melakukan wawancara dengan stasiun radio Catalan RAC 1.

1. Ferri mengaku dibantu presiden FIFA

Penyusup Lapangan di Laga Portugal vs Uruguay DibebaskanSeorang penonton berlari memasuki lapangan pertandingan Portugal vs Uruguay di Piala Dunia 2022 (Twitter.com/ESPNFC)

Kemudian, Ferri melakukan wawancara dengan salah satu media. Dia mengaku jika Presiden FIFA, Gianni Infantino, telah membantunya menyelesaikan masalah tersebut. Sehingga, dia bisa melenggang bebas lagi di Qatar.

Aksi yang dilakukan Ferri merupakan tindakan nekat. Sebab, sejauh ini banyak penggemar yang menggunakan pakaian dan barang bertema pelangi, disita di Piala Dunia 2022 Qatar. Hal itu tak lepas dari sikap FIFA yang sempat melarang atribut LGBT dipromosikan di Qatar.

Baca Juga: Penyusup Laga Portugal Vs Uruguay Ternyata Pemain Sepak Bola

2. Ferri merupakan pesepak bola sekaligus aktivis asal Italia

Penyusup Lapangan di Laga Portugal vs Uruguay DibebaskanSeorang penonton berlari memasuki lapangan pertandingan Portugal vs Uruguay di Piala Dunia 2022 (Twitter.com/ESPNFC)

Namun, Ferri punya alasan sendiri mengapa melakukan pitch invader. Menurut dia,  itu dilakukan sebagai pesan perdamaian untuk dunia. Dia terang-terangan mendukung Ukraina di tengah konflik dengan Rusia. 

Tentu tak banyak yang tahu jika Ferri sebenarnya merupakan seorang pesepak bola. Dia merupakan pemain profesional asal Italia yang berkarier di kompetisi kasta kedua India. 

Dia sempat bermain untuk United Sport Club hingga Maret 2022. Namun, dia kemudian pergi dan tercatat tak memiliki klub sampai saat ini.

3. Ferri sudah sering melakukan aksi protes

Aksi Ferri bukanlah yang pertama kali dilakukan di pertandingan sepak bola. Dia juga pernah melakukan  pitch invader saat Italia bentrok dengan Belanda. Saat itu aksi tersebut dilakukan untuk menuntut Antonio Conte dari kursi pelatih.

Kemudian, pria yang juga aktif sebagai aktivis ini pernah melakukan protes saat Italia mentas di Piala Dunia 2010. Mario Ferri kedapatan memegang poster untuk protes kepada Marcelo Lippi yang tak membawa Antonio Casano.

Baca Juga: Aksi Suporter Bawa Bendera Pelangi Saat Duel Portugal vs Uruguay

Topic:

  • Ilyas Listianto Mujib

Berita Terkini Lainnya