Comscore Tracker

MU Vs Liverpool: Momentum Penentuan Runner up di Premier League

Wah, bakal seru nih pertandingan di derbi barat laut edisi ke-200

Perburuan kampiun Liga Inggris memang tak lagi menyisakan cerita menarik. Sebab Manchester City terlalu digdaya musim ini dengan raihan 78 poin.

Hal yang paling menarik saat ini justru perburuan peringkat kedua antara sejumlah tim. Pertandingan Manchester United kontra Liverpool di Stadion Old Trafford, Sabtu (10/3/2018). Perseteruan rival abadi ini akan menjadi momentum penentu predikat runner-up Liga Inggris musim ini.

1.  Menariknya, kedua tim menunjukan gaya bermain yang bertolak belakang

MU Vs Liverpool: Momentum Penentuan Runner up di Premier Leaguepremierleague.com

United arahan Jose Mourinho selalu memperagakan permainan amat defensif. Tak sedikit yang beranggapan cara bermain Iblis Merah dianggap membosankan. Bahkan gaya bermain pragmatis ala Mou terus menuai kritik.

Di sisi lain, Liverpool asuhan Juergen Klopp menyajikan permainan menyerang yang atraktif. Hal ini berimbas pada banyaknya gol yang mereka koleksi. Sampai pekan ke-29 Premier League 2017/18, The Red berhasil mengoleksi 67 gol, tersubur kedua setelah Manchester City (83 gol).

2.  Penguasaan bola United selalu di bawah tim elit

MU Vs Liverpool: Momentum Penentuan Runner up di Premier Leaguepremierleague.com

Tuan rumah biasanya bakal bermain lebih dominan ketimbang tamunya. Namun, United belakangan selalu tak mencatatkan penguasaan bola yang tinggi dan tembakan yang banyak ketika kedatangan tamu klub elit.

Laga kandang melawan Tottenham (28/10/2017) contohnya, United hanya membuat 11 tembakan dan 46 persen penguasaan bola, sementara tamu mereka punya 13 upaya.

Lalu, kontra Manchester City (10/12/2018), yang hanya melepas 14 shoot, Manchester Merah juga cuma mencatatkan 35 persen ball possession dan delapan tembakan.

Terakhir, saat mengalahkan Chelsea 2-1 pada (25/2/2018), United membuat 44 persen penguasaan bola dan 10 tembakan. The Blues sendiri melepas 14 tembakan.

Jadi, bukan kejutan apabila United kembali tampil defensif saat menjamu Liverpool. Terlebih barisan serangan tim tamu memang menyeramkan.

3.  Lini belakang United di teror Salah

MU Vs Liverpool: Momentum Penentuan Runner up di Premier Leaguepremierleague.com

Bintang Liverpool, Mohamed Salah, bakal menjadi pemain yang paling diwaspadai tuan rumah. Sebab, pemain yang fasih menjadi penyerang kanan itu telah mengoleksi 24 gol di liga musim ini. Total, Salah sudah menyarangkan 32 gol dari 38 kali tampil di berbagai ajang.

Dalam laga selanjutnya menghadapi Manchester United di laga tandang, pemain yang pernah berlaga di liga sepak bola Mesir, Swiss, dan Italia itu akan menjadi salah satu tumpuan The Reds untuk mencetak gol.

Salah tentu jadi yang paling ditakuti oleh bek kiri United akhir pekan ini. Pasalnya, salah satu masalah pelik Mourinho musim ini ialah tak ada bek kiri utama yang selalu tampil konsisten .

Berbedadengan posisi bek kanan yang mutlak diperankan oleh Antonio Valencia, posisi bek kiri memang acap kali melakukan rotasi. Bek kiri United pada Sabtu ini dituntut lebih sigap dalam mengantisipasi pemain Liverpool yang memiliki kecepatan.

Sebab, sisi kanan Liverpool diisi dua sosok berkaki cepat, yaitu Salah atau Alex Oxlade-Chamberlain.

4.  Mou berikan Tugas tambahan bagi gelandang bertahan United

MU Vs Liverpool: Momentum Penentuan Runner up di Premier Leaguepremierleague.com

Sebetulnya, Mou cukup sering menempatkan Ashley Young sebagai left-back belakangan. Namun, akan riskan jika menurunkan Young yang punya naluri menyerang sangat tinggi.

Opsi lain ialah Luke Shaw dan Matteo Darmian yang sama-sama jarang bermain, tapi punya insting bertahan lebih baik. Berbeda dengan Darmian, Shaw memiliki kecepatan yang bagus.

Siapa pun yang akhirnya ditugaskan mematikan Salah, yang jelas United bakal melakukan penjagaan superketat di sisi kiri mereka. Artinya, bek kiri United akhir pekan ini butuh bantuan pemain lain buat mempersempit ruang gerak Salah.

Menilik catatan penampilan melawan Chelsea, gelandang bertahan Nemanja Matic nampaknya bakal mendapat tugas tambahan itu. Sebab, ia mampu mematikan Willian yang bertugas sebagai gelandang serang kanan.

5.  De Gea bisa sulitkan Liverpool

MU Vs Liverpool: Momentum Penentuan Runner up di Premier Leaguepremierleague.com

Yang akan paling menyulitkan tim besutan Jurgen Klopp adalah tentu adanya De Gea di bawah mistar United. Pasalnya, kiper berusia 27 tahun itu adalah salah satu yang terbaik di dunia.

Berdasarkan catatan di laman resmi Premier League, ia hanya kebobolan 22 kali dari 29 kali penampilannya di Liga Inggris. Selain itu ia berhasil melakukan 95 kali penyelamatan dan 15 kali clean sheets.

Faktanya lainnya, De Gea sering tampil luar biasa pada pertandingan besar, termasuk melawan Liverpool. Pada Oktober lalu di Anfield, pengawal gawang tim nasional Spanyol itu melakukan penyelamatan gemilang untuk membantu United pulang dengan membawa hasil seri 0-0.

Pada Oktober 2016, Manajer Liverpool, Juergen Klopp, sampai memuji sang kiper rival setelah timnya hanya bermain imbang 0-0 di Anfield. Sebelumnya manajer asal Jerman itu juga memberi pujian setelah kedua klub bermain seri 1-1 dalam leg II Liga Europa di Old Trafford pada 17 Maret 2016.

"Liverpool mencoba tampil menyerang, tetapi kami juga memiliki sejumlah peluang. Ini merupakan laga Liverpool versus De Gea. Dia kembali tampil luar biasa," ujar Klopp ketika itu, seperti dikutip dari BBC Sport.

Di atas kertas, duel ini berpotensi berakhir imbang. Meskipun Liverpool lebih konsisten meraih poin belakangan, United tetap tim yang sangat sulit ditaklukkan di kandang.

Apalagi, sejak ditangani Mourinho sejak 2016 lalu, hanya City yang mampu menekuk United di Old Trafford di semua kompetisi, yakni 10 September 2016 dan 10 Desember 2017 dengan skor yang sama 2-1.

Ilyas Mujib Photo Verified Writer Ilyas Mujib

Buruh pena yang sedang menggeluti jurnalisme olahraga

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya