Inter Ukir Rekor Buruk di Liga Champions Usai Kalah 2 Kali Beruntun

Inter Milan kalah 3-4 dari Club Brugge di Giuseppe Meazza, dengan hattrick Nicolo Tresoldi dan gol Romeo Vermant; Lautaro Martinez mencetak dua gol serta Ange-Yoan Bonny satu gol.
Dua kekalahan beruntun, setelah sebelumnya tumbang 1-2 dari Real Madrid, membuat Inter tanpa poin dan berada di peringkat ke-28 klasemen sementara fase liga Liga Champions 2026/27.
Inter kini menelan tujuh kekalahan dalam delapan laga Liga Champions terakhir, termasuk empat kekalahan beruntun untuk pertama kalinya; Bonny meminta tim segera bangkit.
Jakarta, IDN Times - Inter Milan kalah secara menyakitkan dari Club Brugge dalam matchday kedua fase liga Liga Champions 2026/27 di Giuseppe Meazza pada, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB, dengan skor 3-4. Kekalahan ini terbilang mengejutkan, karena pada dasarnya Inter main di kandang sendiri.
Akibatnya, Inter terpuruk di papan bawah klasemen fase liga Liga Champions. Selain itu, mereka juga mengukir rekor buruk dalam partisipasinya di Liga Champions sepanjang sejarah.
1. Inter catatkan rekor buruk di Liga Champions
Hasil buruk melawan Club Brugge turut memperpanjang tren negatif Inter di Liga Champions. Mereka tercatat menelan tujuh kekalahan dalam delapan pertandingan terakhir di kompetisi tersebut. Satu-satunya kemenangan dalam periode itu diraih ketika Inter mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor 2-0 pada musim lalu.
Lebih buruk lagi, Inter untuk pertama kalinya menelan empat kekalahan beruntun di Liga Champions. Catatan ini menjadi peringatan serius bagi tim yang ingin kembali bersaing di level tertinggi Eropa.
2. Makin susah lolos ke babak 16 besar
Kekalahan dari Club Brugge membuat Inter belum mengoleksi satu poin pun dari dua pertandingan fase liga Liga Champions 2026/27. Mereka kini berada di peringkat ke-28 klasemen sementara.
Sebelumnya, Inter juga gagal meraih hasil positif pada pertandingan pertama setelah takluk 1-2 dari Real Madrid. Sebanyak dua kekalahan beruntun tersebut membuat posisi Nerazzurri semakin sulit dalam persaingan menuju fase gugur.
3. Ange-Yoan Bonny minta Inter segera bangkit
Penyerang Inter, Ange-Yoan Bonny, mengakui hasil melawan Club Brugge menjadi malam yang mengecewakan bagi timnya. Dia berharap rekan-rekannya segera bangkit dan memperbaiki performa pada pertandingan berikutnya.
"Ini malam yang buruk, frustrasi. Kami harus lekas bangkit," ujar Bonny, seperti dikutip dari situs resmi UEFA.




















