Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Iran Sindir AS soal Piala Dunia 2026: Takut Kami Tampil?
FIFA WORLD CUP (https://unsplash.com/id/@myprofittutor)
  • Iran menegaskan kesiapan penuh tim nasionalnya untuk tampil di Piala Dunia 2026 meski hubungan dengan Amerika Serikat sedang memanas.
  • Pemerintah dan Kedutaan Besar Iran menyindir keras wacana penggantian mereka dengan Italia, menyebutnya sebagai bentuk tekanan politik dan kebangkrutan moral AS.
  • FIFA memastikan Iran lolos secara sah melalui kualifikasi resmi, sementara peluang Italia menggantikan sangat kecil karena gagal di babak play-off.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ketegangan geopolitik kembali merambah lapangan hijau. Menjelang Piala Dunia 2026, polemik keikutsertaan Iran menjadi sorotan, menyusul memanasnya hubungan dengan Amerika Serikat.

Isu ini berkembang bukan sekadar rumor. Pernyataan bernuansa politis hingga usulan kontroversial muncul dari lingkaran kekuasaan di Amerika Serikat, sehingga memicu respons keras dari Teheran.

Iran secara terbuka menyindir wacana yang meragukan kehadiran mereka di Piala Dunia. Pemerintah setempat menilai narasi tersebut sebagai bentuk tekanan politik yang dibungkus dalam isu keamanan.

Kontroversi semakin melebar ketika utusan Trump, Paolo Zampolli, mengusulkan agar Italia dipertimbangkan sebagai pengganti Iran jika situasi memburuk.

1. Iran siap mentas di Piala Dunia 2026

Usulan tersebut bahkan disebut telah disampaikan kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino. Zampolli secara terbuka mengakui adanya faktor emosional dalam gagasan itu.

“Ya, saya sempat memberikan pertimbangan kepada Trump dan presidan FIFA. Saya orang Italia asli, dan Impian saya adalah melihat Italia berlaga di Piala Dunia, apalagi salah satu tuan rumahnya adalah Amerika,” ujar Zampolli.

Pemerintah Iran pun langsung merespons tegas. Melalui juru bicara resminya, Fatemeh Mohejarani, ditegaskan bahwa tim nasional siap tampil sesuai jadwal.

“Kementerian Pemuda dan Olahraga telah mengumumkan kesiapan penuh tim sepak bola nasional kami untuk hadir di Piala Dunia 2026 di AS, atas perintah menteri,” kata Mohejarani.

2. Sindiran keras Iran kepada Amerika Serikat

Sementara, Kedutaan besar Iran juga ikut merespons hal tersebut. Menurut mereka, rumor Iran diganti Italia di Piala Dunia 2026 dinilai sebagai kebangkrutan moral AS.

"Upaya untuk mencoret Iran dari Piala Dunia hanya mengungkapkan 'kebangkrutan moral' Amerika Serikat. Mereka bahkan takut akan kehadiran sebelas pemain muda Iran di lapangan," tulisnya lewat Platform X.

Dari sisi regulasi, wacana tersebut nyaris tak memiliki dasar. FIFA menegaskan Iran lolos melalui jalur resmi dan tidak ada alasan hukum untuk mencoret mereka.

3. Iran lolos secara sah melalui kualifikasi Piala Dunia 2026

Iran sendiri lolos secara sah melalui kualifikasi, dan hingga saat ini tidak ada keputusan resmi yang mengubah status tersebut.

FIFA sendiri dikabarkan telah menyiapkan solusi teknis, termasuk opsi pemusatan latihan di luar wilayah Amerika Serikat guna mengantisipasi kendala non-teknis.

Di sisi lain, peluang Italia masuk sebagai pengganti sangat tipis. Mereka gagal lolos setelah tersingkir di babak play-off, sehingga tidak memenuhi kriteria partisipasi.

Hingga kini, semua indikator menunjukkan Iran tetap akan berlaga di Piala Dunia 2026. Namun selama tensi geopolitik belum mereda, isu ini berpotensi terus bergulir dan menjadikan turnamen nanti bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga panggung tarik-menarik kepentingan global.

Editorial Team