Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Israel Kena Sanksi FIFA Akibat Laporan Palestina

Israel Kena Sanksi FIFA Akibat Laporan Palestina
Logo FIFA (doc. FIFA)
Intinya Sih
  • FIFA menjatuhkan sanksi kepada Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) setelah terbukti melanggar prinsip fair play dan melakukan tindakan diskriminatif, dengan denda sebesar 150.000 franc Swiss atau sekitar Rp3,21 miliar.
  • Selain denda, IFA diwajibkan menjalankan program anti-diskriminasi mencakup reformasi internal, pengawasan, serta kampanye edukasi selama satu musim penuh dan menampilkan banner pesan anti-rasisme di tiga laga kandang.
  • FIFA menuntut IFA mengambil langkah nyata dalam 60 hari, termasuk mengalokasikan sepertiga denda untuk program pencegahan diskriminasi yang harus disetujui FIFA sebelum dijalankan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Keputusan terbaru FIFA kembali jadi sorotan dunia. FIFA menjatuhkan sanksi kepada Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) Israel Football Association (IFA). Keputusan ini diambil menyusul laporan yang diajukan Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) atas dugaan pelanggaran diskriminasi.

“Menindaklanjuti proposal yang diajukan oleh Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) pada Kongres FIFA ke-74 serta keputusan Dewan FIFA untuk menugaskan Komite Disiplin FIFA menyelidiki dugaan pelanggaran diskriminasi yang diajukan oleh PFA, Komite Disiplin FIFA memutuskan bahwa Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) telah melakukan berbagai pelanggaran terhadap kewajibannya sebagai anggota FIFA,” bunyi pernyataan resmi FIFA, Jumat (20/3/2026).

1. FIFA jatuhkan denda 150.000 Franc Swiss pada Israel

ilustrasi sepak bola
ilustrasi sepak bola (unsplash.com/janoschphotos)

Komite Disiplin FIFA menyatakan, IFA terbukti melakukan beberapa pelanggaran terhadap kode disiplin, khususnya terkait perilaku ofensif dan diskriminasi. Sebagai akibatnya, federasi sepak bola Israel dijatuhi denda sebesar 150.000 franc Swiss atau senilai Rp3,21 miliar.

“Sebagai konsekuensinya, Komite Disiplin FIFA menjatuhkan sanksi berikut kepada IFA atas pelanggaran Pasal 13 (perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play) dan Pasal 15 (diskriminasi dan pelecehan rasial) dalam Kode Disiplin FIFA (FDC), IFA diwajibkan membayar denda sebesar CHF 150.000,” bunyi pernyataan FIFA.

2. Wajib jalankan program Anti-Diskriminasi

ilustrasi sepak bola
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Anastasia Shuraeva)

Tidak hanya denda, FIFA juga mewajibkan IFA untuk menjalankan program pencegahan diskriminasi secara menyeluruh. Program ini mencakup reformasi internal, pengawasan, hingga kampanye edukasi selama satu musim penuh.

IFA juga diwajibkan menampilkan banner bertuliskan pesan anti-diskriminasi di tiga pertandingan kandang level FIFA berikutnya. Pesan tersebut berbunyi: “Football Unites the World – No to Discrimination”, sebagai simbol komitmen melawan rasisme di sepak bola.

“IFA diwajibkan menampilkan pada tiga pertandingan kandang berikutnya di kompetisi FIFA level A sebuah banner yang signifikan dan sangat terlihat dengan tulisan “Football Unites the World – No to Discrimination” disertai logo Asosiasi Sepak Bola Israel. Ukuran, tata letak, dan posisi banner di stadion harus diajukan oleh Asosiasi Sepak Bola Israel kepada FIFA paling lambat 15 hari sebelum setiap pertandingan untuk mendapatkan persetujuan,” tulis FIFA.

3. FIFA tuntut aksi nyata

ilustrasi sepak bola
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Mustafa Fatemi)

IFA diwajibkan oleh FIFA untuk tidak sekadar membayar denda, tetapi juga mengambil langkah nyata dalam melawan diskriminasi. Dalam waktu 60 hari sejak keputusan diterima, FIFA menegaskan, IFA harus mengalokasikan sepertiga dari total denda untuk menjalankan program komprehensif yang bertujuan mencegah insiden serupa terulang di masa depan.

Tak bisa asal dijalankan, program tersebut harus lebih dulu mendapat persetujuan FIFA dan mencakup reformasi internal, penyusunan protokol baru, sistem pemantauan, hingga kampanye edukasi di stadion dan kanal resmi selama satu musim penuh. 

“Rencana tersebut harus disetujui oleh FIFA dan berfokus pada area berikut: reformasi, protokol, pemantauan, serta kampanye edukasi di stadion dan kanal resmi selama satu musim penuh. Sisa denda harus dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak pemberitahuan keputusan,” tulis FIFA.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in Sport

See More