Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Toronto Tempo, Tim WNBA Pertama dari Kanada

5 Fakta Toronto Tempo, Tim WNBA Pertama dari Kanada
Maddison Rocci #9, Kia Nurse #11 dan Aaliyah Nye #13 dari Toronto Tempo berpose untuk foto setelah bermain melawan Connecticut Sun dalam pertandingan pramusim di Coca-Cola Coliseum pada 29 April 2026 di Toronto, Kanada. (AFP/Getty Images/Bailey McLean)
Intinya Sih
  • Toronto Tempo menjadi tim WNBA pertama dari luar Amerika Serikat, menandai sejarah baru dengan debut resminya pada musim 2026 sebagai tim ekspansi ke-14 liga.
  • Nama dan warna Toronto Tempo dipilih melalui sayembara publik, mencerminkan semangat Kanada lewat warna Tempo Bordeaux dan Borealis Blue yang terinspirasi bendera serta cahaya utara.
  • Sandy Brondello ditunjuk sebagai pelatih kepala berpengalaman, sementara Serena Williams bergabung sebagai salah satu pemilik, memperkuat komitmen terhadap pengembangan olahraga basket putri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

WNBA 2026 akan dimulai Mei ini. Pertandingan makin padat sebab ada dua tim baru, Toronto Tempo dan Portland Fire, yang resmi bergabung. Mereka akan memanaskan persaingan di antara tim-tim berpengalaman.

Toronto Tempo sendiri diumumkan masuk asosiasi pertama kali pada Mei 2024. Namun, mereka baru bisa berkompetisi pada 2026 ini. Pada April 2026, Tempo akhirnya debut dalam pramusim WNBA. Seperti apa kiranya mereka? Siapkah bersaing dengan yang lain, terutama para tim juara?

1. Toronto Tempo adalah tim internasional pertama di WNBA

Toronto Tempo menjadi tonggak sejarah perjalanan WNBA di dunia internasional. Sebab, mereka menjadi tim pertama yang bermarkas di luar wilayah Amerika Serikat, yakni Kanada. Sejak WNBA dimulai pada 1997, semua tim yang berpartisipasi selalu berasal dari AS.

Kehadiran Tempo tentu saja disambut meriah warga Kanada dan fans WNBA secara internasional. Sudah lama warga Amerika Utara menantikan kehadiran tim basket profesional putri di WNBA seperti halnya Toronto Raptors dan Vancouver Grizzlies (relokasi ke Memphis) di NBA. Pada Mei 2026 ini, Tempo akan resmi menjalani musim perdana sebagai tim ekspansi ke-14 di WNBA.

2. Pemilihan nama dan warna tak lepas dari Kanada

Nama Toronto Tempo diumumkan kepada publik pada Desember 2024. Proses pemilihan namanya sendiri melalui sayembara bertajuk "Name Your Team" yang diikuti masyarakat umum. Tercatat, lebih dari 10 ribu nama telah diterima. Pada akhirnya "Toronto Tempo" dipilih sebagai nama resmi mereka.

Kata "tempo" sendiri memiliki makna dan filosofi yang unik. "Tempo berarti sebuah langkah, kecepatan, dan detak jantung. Itu semua yang kamu rasakan ketika menginjakkan kaki di jalanan kota ini dan di dalam energi tiap orang yang menyebut Kanada sebagai rumah mereka," ungkap Teresa Resch, Presiden Toronto Tempo seperti dikutip situs resmi WNBA.

Warna resmi Tempo juga terbilang unik lewat pilihan yang mereka sebut Tempo Bordeaux dan Borealis Blue. Tempo Bordeaux merupakan warna merah yang identik dengan bendera Kanada yang melambangkan keberanian dan ketangguhan. Borealis Blue terinspirasi dari Aurora Borealis (cahaya utara) yang biasa muncul di langit Kanada.

3. Sandy Brondello didapuk menjadi pelatih Toronto Tempo

Manajemen Toronto Tempo tak ingin menjalani musim debut ala kadarnya. Mereka serius untuk berkompetisi di WNBA. Ini dibuktikan dengan menggaet pelatih berpengalaman, yang dulunya pemain WNBA, Sandy Brondello.

Brondello memiliki jejak luar biasa sebagai kepala pelatih tim basket putri. Ia merupakan kepala pelatih Timnas Putri Australia. Di sana, Brondello pernah meraih medali perunggu dari Olimpiade 2024 Paris. Sementara, di WNBA, ia pernah juara pada 2014 saat mengarsiteki Phoenix Mercury dan juara pada 2024 saat menjadi kepala pelatih New York Liberty. Sebagai pelengkap, ia juga pernah menyabet Coach of the Year WNBA 2014.

4. Bermarkas di Toronto dan akan road trip ke Vancouver dan Montreal sebagai tuan rumah

Markas resmi Toronto Tempo adalah Coca-Cola Coloseum yang berlokasi di Toronto. Pertandingan perdana mereka dalam pramusim juga digelar di sana. Meski begitu, Tempo akan menjamu para tamunya di beberapa arena di Toronto, Vancouver, dan Montreal sepanjang musim reguler WNBA nanti.

Road trip dilakukan untuk menyapa para penggemar di seluruh wilayah Kanada. Ada empat arena yang dipakai. Mereka terdiri dari Coca-Cola Colosium (Toronto), Scotiabank Arena (Toronto), Bell Centre (Montreal), dan Rogers Arena (Vancouver).

5. Serena Williams menjadi salah satu pemilik Toronto Tempo

Pemilik utama Toronto Tempo adalah Larry Tanenbaum dari Kilmer Sports Ventures, yang juga pemilik tim NBA, Toronto Raptors. Namun, sorotan turut mengarah ke tempat lain. Sebab, Serena Williams, atlet tenis populer, menjadi salah satu investor mereka.

Salah satu petenis perempuan terbaik dunia ini berkomitmen dalam mengembangkan dan memberdayakan potensi olahraga perempuan. Basket salah satunya. Sebagai pemilik, Williams pun mengambil peran penting dalam pemilihan desain jersey hingga pembuatan dan kolaborasi pernak-pernik Tempo.

6. Memiliki roster elite dengan pengalaman bermain di WNBA

Layaknya tim ekspansi, Toronto Tempo mendapatkan hak untuk memilih sebelas unprotected player dari tim-tim WNBA yang sudah terbentuk. Beberapa pemain yang didapatkan dari draf ekspansi itu merupakan pemain bintang dan berpengalaman. Misalnya, Marina Mabrey dari Connecticut Suns, Nyara Sabally dari New York Liberty, dan Julie Allemand dari Los Angeles Sparks.

Di samping itu, Sandy Brondello turut memperkuat kedalaman timnya dengan memboyong pemain-pemain yang kualitasnya tidak bisa disebut kaleng-kaleng. Sebut saja Temi Fagbenle dari Golden State Valkyries, Brittney Sykes dari Seatle Storm, Isabelle Harrison dari New York Liberty, dan Kia Nurse dari Chicago Skyes. Nama terakhir merupakan pemain veteran asal Kanada.

Kehadiran Toronton Tempo di WNBA 2026 patut untuk disambut meriah. Selain menambah persaingan, mereka juga dapat membuka peluang yang lebih besar bagi talenta-talenta dari Kanada dan Amerika Serikat. Bahkan, mungkin di level internasional.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Related Articles

See More