Jakarta, IDN Times - I.League mengadopsi sistem penjadwalan modern yang juga digunakan oleh sepak bola Inggris hingga Jepang. Kebijakan ini diambil demi menyusun kalender pertandingan yang lebih terstruktur.
Dengan cara ini, Presiden Direktur I.League, Ferry Paulus, menyatakan operator dapat merespons kebutuhan khusus klub peserta secara sistematis. Penyusunan jadwal musim baru dapat memproses ratusan ribu variabel dan masukan klub yang dikumpulkan sejak beberapa bulan sebelum jadwal dirilis.
"Semua penjadwalan kami pada tahun ini menggunakan sistem yang diadopsi dari kompetisi besar seperti Premier League, J.League, dan kompetisi besar lainnya," kata Ferry di Kantor I.League, Selasa (11/8/2026).
