Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sanksi FIFA Buat Persib Dicabut, Bisa Daftarkan Pemain Lagi

Sanksi FIFA Buat Persib Dicabut, Bisa Daftarkan Pemain Lagi
Persib Bandung dan Persebaya Surabaya bertemu di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, untuk memperebutkan juara pertama Piala Presiden 2026, Kamis (6/8/2026) malam. (IDN Times/Yuko Utami)
  • FIFA mencabut permanen larangan registrasi pemain Persib pada 11 Agustus 2026 setelah klub menyelesaikan kewajiban pembayaran terkait sengketa kontrak Robert Rene Alberts tahun 2022.
  • FIFA meminta PSSI segera mencabut larangan tersebut, sehingga Persib kembali bisa mendaftarkan pemain baru setelah perkara lama dinyatakan selesai dan ditutup.
  • Manajemen Persib menyebut penyelesaian ini sebagai bentuk tanggung jawab serta profesionalisme, lalu mengalihkan fokus untuk mempersiapkan tim menghadapi kompetisi musim 2026/27.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Persib Bandung mendapat kabar baik. Sanksi FIFA yang sempat membelitnya, terkait masalah kontrak dengan Robert Rene Alberts pada 2022, resmi dicabut pada 11 Agustus 2026.

"PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memastikan bahwa FIFA Registration Ban telah resmi dicabut secara permanen oleh FIFA setelah Persib menyelesaikan kewajiban pembayaran. Kepastian tersebut disampaikan melalui surat resmi FIFA bertanggal 11 Agustus 2026 dengan Ref. No. FDD-28859," tulis Persib.

  1. 1. Persib sudah bisa mendaftarkan pemain lagi

    Selepas sanksi ini dicabut, FIFA menyatakan larangan Persib untuk mendaftarkan pemain baru telah dicabut secara permanen, serta meminta PSSI untuk segera memprosesnya sesuai prosedur.

    "Alhamdulillah, kami bersyukur proses ini telah diselesaikan dengan baik. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA terkait perkara lama yang berkaitan dengan periode 2022, kami langsung menentukan langkah yang diperlukan dan menyelesaikan kewajiban pembayaran sesuai dengan mekanisme yang berlaku," tulis Persib.

    "FIFA kemudian secara resmi menyatakan proses perkara ini telah ditutup dan FIFA Registration Ban terkait perkara tersebut telah dicabut secara permanen," lanjutnya.

  2. 2. Bagian dari tanggung jawab Persib

    Manajemen Persib menilai penyelesaian tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab klub dalam menghormati setiap keputusan regulator sekaligus menjaga tata kelola sebagai klub sepak bola profesional. Penyelesaian perkara tersebut sekaligus mencerminkan pendekatan manajemen Persib dalam menghadapi setiap dinamika yang berkaitan dengan klub, dengan mengedepankan pertimbangan rasional, objektif, dan terukur.

    "Ketika terdapat kewajiban yang harus diselesaikan, kami menentukan prioritas dan mengambil langkah yang diperlukan agar persoalan tersebut dapat diselesaikan. Prinsip ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam menjaga profesionalisme dan tata kelola Persib," tulis Persib.

  3. 3. Persib siap menatap musim 2026/27

    Dengan ditutupnya proses perkara dan dicabutnya sanksi FIFA secara permanen untuk perkara tersebut, Persib kini dapat kembali memusatkan perhatian pada persiapan tim menghadapi musim kompetisi 2026/27. Persib juga bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi seluruh Bobotoh.

    "Saat ini, fokus kami adalah mempersiapkan tim menghadapi musim 2026/27. Kami ingin seluruh energi dan perhatian klub diarahkan pada persiapan kompetisi, sehingga tim dapat tampil sebaik mungkin dan memberikan prestasi," tulis Persib.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More