Jadwal Tanding Lazio pada Oktober 2026, Tersulit Hadapi Juventus!

- Lazio memulai Serie A 2026/2027 tanpa kekalahan, mengoleksi 13 poin dari lima laga dan menempati peringkat ketiga di bawah arahan pelatih baru Gennaro Gattuso.
- Pada Oktober, Lazio hanya menjalani empat laga Serie A: menjamu Monza pada 11 Oktober, bertandang ke Juventus 19 Oktober, menghadapi Parma 25 Oktober, lalu melawan Sassuolo 28 Oktober.
- Duel tandang melawan Juventus dipandang paling berat, sementara Lazio juga perlu mewaspadai Parma dan Sassuolo meski jadwal Oktober tanpa kompetisi lain memberi waktu pemulihan lebih longgar.
Lazio perlahan menemukan konsistensinya pada awal 2026/2027. Gennaro Gattuso sebagai pelatih baru berhasil membawa tim kompetitif. Meski pada laga debut di Coppa Italia berakhir kekalahan, Gattuso berbenah dan menunjukkan penampilan berbeda di Serie A Italia 2026/2027. Hingga pekan kelima, Lazio menduduki peringkat ketiga berkat unbeaten lewat koleksi 13 poin. Pada Oktober ini, kans tim ibu kota meneruskan catatan apik tersebut sangat besar sebab jadwal yang tidak terlalu padat. Lazio hanya akan memainkan empat pertandingan di Serie A 2026/2027. Seperti apa peluangnya?
1. Lazio berpeluang mendulang kemenangan ketika menjamu AC Monza
Lazio menerima kunjungan AC Monza pada pekan keenam Serie A 2026/2027. Stadio Olimpico menjadi arena pertarungan kedua tim pada Minggu (11/10/2026). Sebagai tuan rumah, Lazio berpotensi bisa mendapatkan tiga poin dengan mudah.
Hal tersebut berdasarkan performa yang timpang di antaranya kedua tim. AC Monza terpuruk di papan bawah dengan hanya 1 kali menang dari 5 laga. Secara kualitas skuad, Lazio juga lebih unggul. Ini membuat Lazio diprediksi bisa meraih kemenangan.
2. Pada pekan ketujuh Serie A, Juventus menunggu Lazio di Turin
Laga berat mesti dijalani Lazio pada pekan ketujuh Serie A 2026/2027. Pasukan Gennaro Gattuso melakoni kunjungan ke Turin untuk menantang Juventus. Kedua tim bentrok memperebutkan tiga poin di Allianz Stadium pada Senin (19/10/2026).
Menilik kiprah pada awal musim, kedua tim sama-sama konsisten. Kendati Juventus sudah kalah sekali, bukan berarti Lazio bisa menang mudah. Terlebih lagi, Lazio bertindak sebagai tim tamu. Performa yang apik membuat kedua tim diprediksi berjalan ketat.
Secara statistik, kedua tim mampu saling mengalahkan. Dari 5 laga, Lazio unggul tipis dengan 2 kemenangan. Juventus hanya sekali menang, sedangkan laga sisanya berakhir sama kuat. Lazio berpeluang bisa mencuri tiga poin. Meski tak mudah, kans tersebut terbuka.
3. Lazio berpotensi besar menang saat menghadapi Parma di ibu kota
Pada pekan kedelapan Serie A 2026/2027, Lazio kembali bermain di kandang. Kali ini, Lazio menerima kunjungan Parma di Stadio Olimpico pada Minggu (25/10/2026). Di atas kertas, lazio diprediksi bisa mendulang kemenangan di hadapan pendukungnya.
Status tuan rumah menjadi keuntungan. Selain itu, Parma juga dalam performa buruk hingga sang pelatih mengundurkan diri. Dengan adanya nakhoda baru, Parma diprediksi tidak langsung kompetitif. Hal ini menjadi peluang yang mesti dimanfaatkan Lazio.
Kendati begitu, bukan berarti Lazio bisa menang mudah. Walau unggul kualitas pemain, riwayat pertemuan menunjukkan hasil berbeda. Dalam 2 musim terakhir, Lazio dan Parma sama-sama mengantongi 1 kemenangan. Sementara, dua laga lainnya hanya imbang. Dengan kondisi ini, Lazio tetap harus waspada agar tidak terpeleset menderita kekalahan di kandang.
4. Pada akhir Oktober, Lazio bertamu ke markas Sassuolo
Hanya berjarak 3 hari, Lazio menutup Oktober dengan melakoni laga tandang. Pada partai lanjutan pekan kesembilan Serie A 2026/2027, Lazio bertamu ke markas Sassuolo. Mapei Stadium menjadi arena pertarungan kedua tim pada Kamis (28/10/2026).
Lazio punya riwayat cukup buruk ketika bermain di kandang Sassuolo. Dari 5 kunjungan terakhir di Serie A, Lazio hanya bisa memenangi 2 laga. Musim 2025/2026, lawatan Lazio berakhir dengan kekalahan 0-1. Dengan performa yang tengah inkonsisten, Lazio punya peluang mendapatkan tiga poin meski Sassuolo diprediksi menghadirkan perlawanan ketat
Sepanjang Oktober, Lazio hanya akan bermain di Serie A. Ini menjadi keuntungan besar mengingat tim-tim pesaing lainnya mentas di ajang Eropa. Jadwal yang tidak terlalu padat membuat kans Lazio menyapu bersih seluruh laga dengan kemenangan terbuka lebar. Mampukah tim Elang Ibu Kota meneruskan catatan tidak terkalahkannya di Serie A?
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















