Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Lucien Laurent, Pencetak Gol Pertama Piala Dunia dan Tawanan Perang
ilustrasi olahraga sepak bola (unsplash.com/Konstantin Evdokimov)
  • Lucien Laurent, pesepak bola amatir asal Prancis, mencetak sejarah sebagai pencetak gol pertama di Piala Dunia 1930 saat masih bekerja di pabrik Peugeot.
  • Gol bersejarah itu tercipta pada menit ke-19 melawan Meksiko di Montevideo, membawa Prancis menang 4-1 dalam laga pembuka turnamen perdana tersebut.
  • Setelah karier singkatnya bersama Timnas Prancis dan pengalaman pahit ditawan saat Perang Dunia II, Laurent hidup panjang hingga menyaksikan Prancis juara dunia 1998 sebelum wafat tahun 2005.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Piala Dunia selalu melahirkan momen menarik, tetapi tidak ada yang menandingi catatan sejarah Lucien Laurent. Penyerang Timnas Prancis ini menorehkan namanya sebagai pemain pertama yang mencetak gol di Piala Dunia. Namun, di balik legenda tersebut, tersimpan kisah perjuangan luar biasa seorang pesepak bola amatir yang harus membagi waktu sebagai buruh pabrik hingga sempat menjadi tawanan Perang Dunia II.

1. Masih berstatus pesepak bola amatir saat membela Timnas Prancis di Piala Dunia 1930

Sebelum sepak bola menjadi industri seperti sekarang, Lucien Laurent harus membagi waktunya antara bermain dan bekerja. Ia pemain klub semiprofesional, Cercle Athletique de Paris, sebelum akhirnya direkrut FC Sochaux-Montbeliard pada 1930. Menariknya, Sochaux adalah tim bentukan pabrik otomotif, Peugeot, tempat Laurent bekerja sehari-hari. Dilansir CBC, akibat statusnya sebagai pemain amatir, ia tidak menerima gaji selama bertanding di Uruguay dan hanya mendapatkan kompensasi dalam jumlah sedikit dari Federasi Sepak Bola Prancis.

2. Gol pertama dalam sejarah Piala Dunia dicetak Lucien Laurent ke gawang Meksiko pada 13 Juli 1930

Momen magis yang mengubah hidup Lucien Laurent terjadi pada laga pembuka Piala Dunia edisi perdana pada 13 Juli 1930 di Estadio Pocitos, Montevideo. Prancis berjumpa Meksiko dalam laga yang disaksikan 4 ribu pasang mata. Dilansir FIFA.com, Laurent melepas tendangan voli yang mengoyak jala gawang Meksiko pada menit ke-19. Gol bersejarah tersebut membawa Prancis memimpin 1-0 sebelum akhirnya mereka menyudahi pertandingan dengan kemenangan 4-1.

3. Produktivitas Lucien Laurent terbilang minim, yakni hanya mencetak 2 gol dari 10 penampilan

Meski menyandang status mentereng, produktivitas Lucien Laurent di level internasional sebenarnya terbilang minim. Ia tercatat hanya mengoleksi total sepuluh penampilan bersama Timnas Prancis dari 1930 hingga 1935. Dilansir FBref.com, sepanjang karier singkatnya bersama skuad Les Bleus, Laurent hanya mampu melesakkan dua gol. Gol keduanya lahir dalam laga persahabatan melawan Inggris pada Mei 1931 yang berakhir dengan kemenangan telak Prancis 5-2.

4. Lucien Laurent sempat ditawan tentara Jerman ketika Perang Dunia II berkecamuk

Nasib Lucien Laurent tidak berjalan mulus karena harus ikut mengangkat senjata saat Perang Dunia II berkecamuk. Ia bergabung dengan angkatan bersenjata Prancis demi membela tanah airnya dari invasi pasukan Nazi Jerman. Malangnya, Laurent ditangkap pasukan musuh. Dilansir The Guardian, ia menghabiskan waktu selama 3 tahun sebagai tawanan perang di wilayah Saxony dan baru dibebaskan pada 1943. Laurent sempat bermain untuk Besancon RC sebelum akhirnya pensiun pada 1946.

5. Menjadi saksi hidup keberhasilan Les Bleus menjadi kampiun Piala Dunia 1998

Lucien Laurent dianugerahi umur panjang hingga bisa menyaksikan langsung perkembangan pesat sepak bola modern pada akhir abad ke-20. Dilansir The Ringer, ia satu-satunya anggota skuad Prancis di Piala Dunia 1930 yang masih hidup saat negaranya sukses mengangkat trofi Piala Dunia 1998. Ia bahkan hadir langsung di Stade de France, menyaksikan Les Bleus menaklukkan Brasil dengan skor 3-0. Laurent mengembuskan napas terakhir pada 11 April 2005 dalam usia 97 tahun di Besancon.

Uniknya, Lucien Laurent dalam berbagai wawancara menyebut gol yang dicetaknya di Piala Dunia 1930 sebagai "biasa-biasa saja". Namun, melihat bagaimana namanya tercatat dalam sejarah, sang buruh pabrik mobil ini jelas tidak bisa dipandang sebelah mata. Seperti yang dikatakan banyak orang: hal-hal pertama selalu diingat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article