Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jempol Erick Thohir Buat Gebrakan Persija yang Gaet Shin Tae Yong
Prosesi perkenalan Shin Tae Yong sebagai pelatih baru Persija di JIS. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • Erick Thohir mengapresiasi langkah Persija Jakarta merekrut Shin Tae Yong sebagai pelatih baru untuk musim 2026/27, menilai hal itu bisa meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola Indonesia.
  • Erick berharap klub-klub Indonesia juga mendatangkan pemain top, termasuk pemain asing berkualitas, agar mutu liga semakin meningkat dan kompetitif di setiap musimnya.
  • PSSI mendorong adanya standarisasi pemain asing di I.League supaya klub memiliki acuan jelas dalam transfer, sekaligus mencegah pemborosan dan menjaga integritas kompetisi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan tanggapan terkait gebrakan Persija Jakarta, yang merekrut Shin Tae Yong untuk musim 2026/27. Erick mengapresiasi langkah Macan Kemayoran.

Shin Tae Yong diperkenalkan sebagai pelatih Persija pada Senin (8/6/2026). Eks pelatih Timnas Indonesia itu diikat dengan kontrak berdurasi tiga tahun, dan diberikan kebebasan untuk meracik skuad dengan modal yang cukup fantastis.

1. Apa kata Erick Thohir?

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (IDN Times/Tino).

Menurut Erick, langkah Persija patut diacungi jempol. Semakin banyak pelatih top yang berkiprah di klub-klub Indonesia, kian besar pula peluang peningkatan kualitas kompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

"Bagus dong. Artinya, semakin banyak pelatih bagus yang didatangkan klub-klub. Itu harusnya bikin kualitas klub-klub makin bagus," kata Erick usai menyaksikan kemenangan Timnas Indonesia 1-0 atas Mozambik, Selasa (9/6/2026).

2. Selain pelatih, Erick juga berharap klub datangkan pemain top

Pesepak bola Borneo FC Samarinda Mariano Peralta berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Madura United pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (5/4/2026). ANTARA FOTO/Jaipul/rzl/nym.

Erick juga berharap klub-klub bisa mendatangkan pemain top untuk mengarungi roda kompetisi musim 2026/27. Pemain asing berkualitas juga menjadi faktor penting yang memengaruhi mutu kompetisi.

"Semakin banyak pemain yang datang ke liga kita dengan kualitas bagus. Mestinya liganya juga makin bagus," ujar pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI tersebut.

3. Pentingnya standarisasi pemain asing

Bola resmi dari Adidas untuk Super League dan Championship musim 2025/26. (IDN Times/Tino).

PSSI juga sudah mendorong I.League selaku operator kompetisi untuk melakukan standardisasi pemain asing. Dengan begitu, klub memiliki acuan saat beraktivitas di bursa transfer.

Tanpa standar yang baik, klub justru hanya menghambur-hamburkan uang. Pemain asing yang didatangkan sudahlah mahal, tetapi tak berkontribusi untuk tim maupun peningkatan kualitas kompetisi.

"Itulah saya minta ke liga, standardisasi pemain asing ini harus makin hari kian baik. Jangan justru membawa pemain asing yang tidak memberikan kontribusi baik ke sepak bola Indonesia. Malah main mata, match fixing, ya bahkan tidak mendidik juga para pemain Indonesia untuk berkembang. Itu yang sudah kami rapatkan di Exco. Liga harus terus meningkatkan kualitas pemain-pemain asing yang bermain di Indonesia," kata Erick.

Editorial Team

Related Article