Potret aksi MilkLife Kickers di Singa Cup 2026, Kamis (5/11/2026). (Dok. Megapro).
Janeeta Alodya mengakui kekalahan dari wakil Singapura memberikan banyak bahan evaluasi bagi tim. Dia menilai lawan tampil sangat terorganisir, baik saat bertahan maupun menyerang, yang membuat timnya sulit berkembang.
"Untuk pertandingan selanjutnya, kami akan memperbaiki komunikasi antarlini supaya bisa meningkatkan kekompakan," ujar pemain yang akrab disapa Anet itu.
Terlepas dari hasilnya, Program Director MilkLife Soccer, Teddy Tjahjono, menegaskan pengalaman bertanding di luar negeri ini adalah tujuan utama dari pembinaan akar rumput. Keikutsertaan di Singa Cup menjadi bukti jalur pembinaan sepak bola putri tanah air terus berjalan konsisten di setiap jenjang usia.
"Sama seperti yang kami lakukan kemarin bersama MilkLife Strikers di kategori U12, keikutsertaan MilkLife Kickers juga merupakan wujud upaya kami memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada para pemain terbaik dari MilkLife Soccer Challenge All-Stars. Tujuannya sederhana, kami ingin memastikan jenjang pembinaan ini terus berjalan di setiap tingkatan kelompok umur. Hari ini, para pemain mendapatkan pengalaman berharga dengan menghadapi tim asal Australia dan Singapura. Melihat penampilan mereka hari ini, saya optimistis para pemain akan terus berkembang ke arah yang lebih baik," ucap Teddy.