Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kejamnya Fabregas ke MU, Sesalkan 10 Menit Terakhir untuk Como di Liga Champions
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas (AFP / Pierro Cruciatti)
  • Como mengalahkan Manchester United 4-1 dalam lanjutan Liga Champions, tetapi Cesc Fabregas menyesali keputusan menurunkan tempo permainan.

  • Gol Joshua Zirkzee pada menit ke-90+1 tercipta setelah intensitas Como menurun dan membuat blok pertahanan melemah.

  • Kemenangan atas Manchester United menjadi catatan positif setelah Como sebelumnya juga menaklukkan RB Leipzig, meski pernah kalah dari Feyenoord.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (22/10/2026)

Como 1907 mengalahkan Manchester United dengan skor 4-1 dalam lanjutan Liga Champions.

menit ke-2

Nico Paz mencetak gol untuk Como.

menit ke-49

Anastasios Douvikas mencetak gol untuk Como.

menit ke-57

Nico Paz mencetak gol keduanya untuk Como.

menit ke-76

Jacobo Ramon turut menyumbangkan gol untuk Como.

menit ke-90+1

Joshua Zirkzee mencetak gol untuk Manchester United setelah Como menurunkan intensitas permainan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Como 1907 mengalahkan Manchester United dengan skor 4-1 dalam lanjutan Liga Champions.
  • Who?
    Cesc Fabregas, Como 1907, Manchester United, dan Joshua Zirkzee terlibat dalam pertandingan tersebut.
  • Where?
    Pertandingan berlangsung di hadapan pendukung sendiri Como.
  • When?
    Pada Kamis (22/10/2026) dini hari WIB.
  • Why?
    Fabregas meminta Como menurunkan tempo karena timnya sudah unggul 4-0 dan masih memiliki pertandingan lain.
  • How?
    Como mencetak empat gol, lalu Manchester United membalas melalui Joshua Zirkzee pada menit ke-90+1 setelah intensitas permainan Como menurun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Como menang besar 4-1 melawan Manchester United. Pelatihnya, Cesc Fabregas, meminta pemain bermain lebih pelan karena sudah unggul dan ada pertandingan lain. Lalu, Joshua Zirkzee mencetak gol untuk MU pada menit terakhir. Fabregas menyesal karena pertahanan Como menjadi lebih lemah, walau Como tetap menang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Como tetap mencatat kemenangan meyakinkan 4-1 atas Manchester United meski kebobolan pada akhir pertandingan. Hasil ini memperkuat catatan positif mereka di Liga Champions setelah sebelumnya menaklukkan RB Leipzig. Pengakuan Fabregas juga menunjukkan evaluasi langsung terhadap keputusan yang memengaruhi jalannya pertandingan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Cesc Fabregas mengungkapkan penyesalannya setelah Como 1907 mengalahkan Manchester United dengan skor telak 4-1 dalam lanjutan Liga Champions pada Kamis (22/10/2026) dini hari WIB. Meski timnya tampil dominan dan unggul empat gol, pelatih Como itu justru menyoroti keputusan yang diambil pada 10 menit terakhir pertandingan.

Fabregas mengaku meminta para pemainnya menurunkan tempo permainan. Keputusan ini kemudian berbuah satu gol untuk Manchester United.

1. Fabregas menyesal meminta Como menurunkan tempo

Pemain Como 1907, Nico Paz, merayakan gol ke gawang lawan (AFP / Piero Cruciatti)

Como tampil impresif di hadapan pendukung sendiri. Nico Paz mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-2 dan ke-57, sementara Anastasios Douvikas serta Jacobo Ramon turut menyumbangkan gol pada menit ke-49 dan ke-76. Namun, gol Joshua Zirkzee pada menit ke-90+1 membuat Fabregas menyesali instruksinya sendiri jelang pertandingan berakhir.

Fabregas secara terbuka mengakui. dirinya meminta para pemain Como mengendurkan intensitas permainan ketika sudah unggul 4-0. Fabregas mempertimbangkan jadwal pertandingan berikutnya dan menilai timnya bisa mengelola sisa laga dengan lebih tenang.

“Saya menyesali 10 menit terakhir,” ujar Fabregas dalam video konferensi pers yang diunggah akun YouTube BeanymanSports.

“Saya sendiri yang meminta tim untuk memperlambat tempo karena masih ada pertandingan lain dan saat unggul 4-0, kami bisa mengelola keadaan dengan lebih baik,” lanjut Fabregas.

2. Gol MU jadi penyesalan Como

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, usai cetak gol ke gawang Ipswich Town (AFP / Paul Ellis)

Keputusan Fabregas menurunkan tempo permainan terasa semakin disesali setelah Manchester United mencetak gol melalui Joshua Zirkzee pada menit ke-90+1. Gol tersebut memang tidak mengubah hasil akhir, tetapi menjadi catatan yang mengganggu bagi pelatih Como.

“Gol mereka menyakitkan saya karena kami sudah menurunkan intensitas dan membiarkan blok pertahanan kami melemah. Namun, itu sepenuhnya kesalahan saya,” kata Fabregas.

3. Catatan manis Como di Liga Champions

potret pertandingan Como 1907 (unsplash.com/davidjones)

Kemenangan atas Manchester United menambah catatan positif Como di Liga Champions musim ini. Sebelumnya, Como juga berhasil menaklukkan RB Leipzig dengan skor 4-1.

Namun, perjalanan Como tidak sepenuhnya mulus. Como juga pernah menelan kekalahan 2-3 dari Feyenoord beberapa waktu lalu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article