3 Kemenangan Kandang Terakhir AC Milan atas Juventus di Serie A

- AC Milan akan menjamu Juventus di Giuseppe Meazza pada 27 April 2026 dalam laga penting pekan ke-34 Serie A yang berpotensi menentukan posisi papan atas klasemen.
- Dalam sepuluh pertemuan kandang terakhir di Serie A, AC Milan hanya mencatat tiga kemenangan atas Juventus, menunjukkan dominasi Bianconeri dalam satu dekade terakhir.
- Tiga kemenangan kandang terakhir Milan terjadi pada musim 2022/2023 (2-0), 2019/2020 (4-2), dan 2016/2017 (1-0) dengan kontribusi gol dari Tomori, Diaz, Ibrahimovic, Kessie, Leao, Rebic, dan Locatelli.
AC Milan mendapat ujian berat pada pekan 34 Serie A Italia 2025/2026. Mereka akan berebut kemenangan dengan sesama tim papan atas, Juventus, di Giuseppe Meazza. Dual tersebut akan berlangsung pada Senin (27/4/2026) pukul 01.45 WIB.
Bagi Rossoneri, meraih kemenangan saat menjamu Juventus di Serie A bukan perkara mudah, khususnya dalam kurun waktu sedekade terakhir. Dari 10 kesempatan terakhir, AC Milan hanya mencatatkan 3 kemenangan. Berikut tiga kemenangan kandang terakhir Rossoneri atas Juventus di Serie A per 24 April 2026.
1. AC Milan menang 2-0 pada 2022/2023
AC Milan selalu gagal meraih kemenangan saat menjamu Juventus di Serie A 2024/2025 dan 2023/2024. Dengan demikian, pertemuan pada 2022/2023 menjadi terakhir kalinya bagi Rossoneri meraih kemenangan. Rossoneri menutup duel pada pekan 9 tersebut dengan keunggulan dua gol tanpa balas, yang sekaligus menjadi momen balas dendam usai sempat kalah 1-3 pada 2020/2021.
Kemenangan tersebut tak didapat dengan mudah. Usai saling melepaskan serangan, AC Milan baru mampu membuka keunggulan pada menit 45+1. Fikayo Tomori hadir sebagai pemecah kebuntuan, dengan sepakan keras kaki kiri dari jarak yang begitu dekat usai shooting Olivier Giroud terhenti oleh badannya. Kemenangan ini dilengkapi dengan gol Brahim Diaz yang tercipta dengan cara yang luar biasa pada menit 54. Ia melakukan solo run dari tengah lapangan dan melewati dua pemain lawan sebelum melepaskan sepakan keras ke gawang.
2. AC Milan meraih poin penuh berkat keunggulan 4-2 pada 2019/2020
AC Milan selalu kalah 0-2 saat menjamu Juventus dalam 2 musim beruntun Serie A pada 2017–2019. Dua hasil negatif itu akhirnya berhenti pada 2019/2020. Pertemuan di Giuseppe Meazza pada pekan 31 Serie A musim tersebut berakhir dengan keunggulan 4-2 untuk tuan rumah yang ditangani Stefano Pioli.
Setelah skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai, Rossoneri dikejutkan oleh dua gol tim tamu dalam kurun waktu 8 menit lewat aksi Adrien Rabiot (47’) dan Cristiano Ronaldo (53’). Untungnya, AC Milan memberikan respons apik dengan menyamakan kedudukan lewat penalti Zlatan Ibrahimovic (62’) dan sepakan kaki kanan Franck Kessie (66’). Setelah Rafael Leao membawa Rossoneri berbalik unggul pada menit 67, Ante Rebic menutup rentetan gol pada laga ini dengan sepakan kaki kiri pada menit 80.
3. Berkat gol Manuel Locatelli, AC Milan menang tipis 1-0 pada 2016/2017
AC Milan meraih kemenangan tipis dengan susah payah saat menjamu Juventus pada pekan 9 Serie A 2016/2017. Di bawah kendali Vincenzo Montella, Rossoneri menutup duel tersebut dengan skor 1-0. Hasil positif ini mengakhiri rentetan kekalahan AC Milan dalam 3 pertemuan selama 3 musim sebelumnya.
Manuel Locatelli menjadi sosok pencetak gol penentu kemenangan Rossoneri pada laga ini. Ketika Suso menguasai bola dan dikawal ketat Medhi Benatia di sisi kanan, Locatelli berlari dari belakang dan menerima umpan dari Suso, memanfaatkan ruang lebar tanpa penjagaan. Locatelli lalu melepaskan sepakan keras kaki kanan ke gawang Bianconeri dan tak mampu diantisipasi Gianluigi Buffon pada menit 65.
Melihat catatan pertemuan dalam beberapa musim terakhir, duel antara AC Milan dan Juventus di Giuseppe Meazza pada Senin (27/4/2026) pukul 01.45 WIB diprediksi kembali berlangsung sengit dan penuh tensi tinggi. Kedua tim sama-sama memiliki kualitas untuk saling mengalahkan, terlebih dengan kepentingan besar di papan atas klasemen pada fase krusial menjelang akhir musim Serie A 2025/2026. Meski Rossoneri akan mendapat dukungan penuh dari publik tuan rumah, Juventus tetap bukan lawan yang mudah ditaklukkan.


















