Jakarta, IDN Times - Duel Timnas Indonesia kontra Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026 masih sama kuat. Belum ada gol yang tercipta sepanjang babak pertama dalam duel yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (5/10/2026).
Timnas memulai laga dengan baik. Mereka mendominasi permainan. Skema yang diterapkan berhasil merepotkan barisan pertahanan Thailand, bahkan nyaris membuka keunggulan dengan cepat.
Peluang emas itu lahir saat duel baru berusia dua menit. Berawal dari umpan progresi Ole Romeny, Luke Vickery beradu sprint dengan orang terakhir Thailand di lini pertahanan. Sayang, penyelesaian akhirnya bisa digagalkan kiper Thailand, Saranon Ainun.
Thailand yang mengandalkan serangan balik beberapa kali mendapat momentum untuk mengurung pertahanan tuan rumah. Pergerakan Chanathip Songkrasin selaku kreator serangan Gajah Perang kerap mengeksploitasi ruang yang terbuka.
Menit 18, Timnas kembali mendapat peluang hasil kreasi Kevin Diks. Namun, Ole Romeny gagal memanfaatkannya. Tembakannya masih melambung ke atas mistar gawang.
Tak hanya dari permainan terbuka, Pasukan Garuda juga berhasil mengirim teror lewat skema bola mati. Lewat skema itu, Calvin Verdonk yang muncul dari lini kedua nyaris memecah kebuntuan. Sayang, bola masih melipir tipis dari tiang kanan gawang.
Timnas mengurung sepertiga akhir lapangan saat duel memasuki menit krusial. Tetapi, upaya mereka belum berbuah manis dan harus rela bermain imbang tanpa gol hingga peluit jeda babak berbunyi.
