Performa buruk Girona di LaLiga 2025/2026 telah terlihat sejak awal-awal musim. Hingga pekan 11, mereka tercecer di peringkat terbawah dengan menelan 6 kekalahan, 3 di antaranya terjadi selama 3 pekan pertama. Girona sempat berhasil memperbaiki performa pada pertengahan musim. Tiga kemenangan beruntun serta satu hasil imbang sejak pekan 18 hingga 21 membuat tim besutan Michel naik ke peringkat kesembilan.
Sayangnya, Girona tak mampu mempertahankan performa apik tersebut. Menjelang akhir musim, mereka kesulitan memenangi laga. Sejak pekan 31 hingga 37, Girona tak pernah menang hingga harus turun ke peringkat ke-18. Hasil imbang 1-1 saat menjamu Elche pada pekan penutup lantas membuat Girona turun ke peringkat ke-19 dan resmi turun kasta. Anak asuh Michel hanya memiliki 41 poin dari hasil 9 menang, 14 imbang, serta 15 kalah, hanya terpaut 1 poin dari Osasuna di peringkat ke-17 sebagai posisi aman terakhir.
Degradasi pada 2025/2026 menjadi akhir pahit bagi perjalanan Girona yang sempat mencuri perhatian dalam beberapa musim terakhir. Setelah mampu menembus Liga Champions Eropa dan bersaing di papan atas LaLiga, performa mereka terus menurun hingga akhirnya gagal bertahan di kasta tertinggi. Kini, Michel dan anak asuhnya harus berjuang keras di LaLiga 2 demi mengembalikan Girona ke level terbaiknya.