Lamine Yamal: Kalau Ada yang Harus Takut, itu Prancis!

- Lamine Yamal menegaskan Prancis seharusnya takut menghadapi Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026, dengan percaya diri tinggi berkat rekor tak terkalahkan dan kemenangan atas Prancis sebelumnya.
- Pelatih Luis de la Fuente menyoroti keunggulan Spanyol sebagai satu-satunya tim yang mampu mengalahkan Prancis dua kali beruntun, memperkuat keyakinan tim menuju final.
- Mikel Merino kembali jadi pahlawan lewat gol penentu kemenangan di fase gugur, mencatat rekor unik sebagai pemain pengganti yang dua kali mencetak gol kemenangan di Piala Dunia.
Jakarta, IDN Times - Lamine Yamal melontarkan peringatan keras jelang semifinal Piala Dunia 2026. Bintang muda Spanyol itu menegaskan Prancis seharusnya merasa takut saat bentrok dengan timnya dalam berebut tiket ke final.
Prancis vs Spanyol dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di Dallas Stadium, Arlington, Rabu (15/7/2026).
Kepercayaan diri Yamal bukan tanpa alasan. Spanyol datang dengan performa impresif, rekor tak terkalahkan yang panjang, serta kemenangan atas Prancis dalam dua pertemuan terakhir.
La Furia Roja memastikan tempat di semifinal Piala Dunia setelah menundukkan Belgia 2-1 di Los Angeles. Mikel Merino kembali menjadi pahlawan kemenangan lewat gol yang dicetaknya setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Hasil tersebut membawa Spanyol kembali menembus semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak edisi 2010. Pada turnamen di Afrika Selatan itu, mereka sukses mengangkat trofi juara dunia.
1. Lamin Yamal optimistis Sapnyol jinakkan Les Bleus
Spanyol menunjukkan catatan tak terkalahkan yang sempurna. Tim asuhan Luis de la Fuente kini telah melewati 36 pertandingan tanpa kekalahan sejak terakhir kali kalah 0-1 dari Kolombia pada Maret 2024.
Dalam periode tersebut, mereka membukukan 27 kemenangan dan sembilan hasil imbang.
Kini, mereka hanya selangkah lagi menuju final Piala Dunia 2026. Namun, lawan yang dihadapi adalah Prancis, yang notabene mengejar final ketiga beruntun di ajang ini.
"Kalau ada yang harus takut, itu Prancis. Kami sudah menyingkirkan mereka di Euro 2024 dan UEFA Nations League 2024/25," ujar Yamal, dikutip BeIN Sports.
"Kami sama-sama tim hebat, bahkan menurut saya dua tim terbaik saat ini. Tapi kami tidak punya rasa takut," lanjutnya.
2. Luis de la Fuente: Spanyol satu-satunya tim yang mengalahkan Prancis
Optimisme serupa juga disampaikan pelatih Spanyol, Luis de la Fuente. Ia kini menjadi pelatih dengan rekor pertandingan terbanyak di Piala Dunia dan Piala Eropa tanpa pernah menelan kekalahan, yakni 13 laga dengan catatan 12 kemenangan dan satu hasil imbang.
"Wajar kalau kami percaya diri bisa mengalahkan mereka. Saya rasa mereka juga sama khawatirnya menghadapi kami," kata De la Fuente.
Menurutnya, Spanyol merupakan satu-satunya tim yang mampu mengalahkan Prancis dalam dua pertemuan beruntun. Itu dinilainya sebagai pertemuan dua tim terbaik dunia.
3. Merino dan catatan apiknya di babak gugur
Di balik keberhasilan Spanyol, Mikel Merino kembali menjadi sosok pembeda. Gelandang Arsenal itu mencetak rekor sebagai pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak gol kemenangan sebagai pemain pengganti dalam dua laga berbeda di fase gugur.
Sebelumnya, ia juga menjadi penentu kemenangan saat menghadapi Portugal di 16 besar sebelum kembali melakukannya saat melawan Belgia di perempat final.
De la Fuente pun tidak ragu memberikan pujian kepada Merino yang kembali tampil menentukan bagi La Roja.
"Dia luar biasa. Dia memiliki begitu banyak kualitas dan merupakan pemain kelas dunia," bebernya.
"Dia bisa bermain di tim mana pun, dan kami sangat beruntung memilikinya. Kami tahu, kapan pun kami membutuhkannya, dia selalu siap memberikan kontribusi," sambung De la Fuente.



















