Meksiko mengukir sejarah dengan menjadi negara pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia ketiga kalinya. Bukan hanya sekadar status tuan rumah, tetapi Meksiko juga menunjukkan penampilan gemilang di Piala Dunia 2026. Meski harus terhenti di babak 16 besar, Meksiko terbilang impresif sebelum akhirnya gugur di tangan Inggris.
Performa apik Meksiko tersebut mencuri atensi ketika fase grup. Dianggap hanya sebagai pelengkap karena status tuan rumah, Meksiko membuktikan bisa bersaing. Raul Jimenez dan kolega menyapu bersih tiga laga dengan kemenangan tanpa kebobolan. Meksiko memulai turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan. Setelah itu, Meksiko menang 1-0 atas Korea Selatan. Pada laga terakhir grup, Meksiko menghajar Ceko tiga gol tanpa balas.
Berkat penampilan kokoh tersebut, Meksiko masuk daftar elite sebagai tim yang nirbobol selama fase grup. Meksiko menjadi tim keenam yang berhasil melakukannya sepanjang sejarah Piala Dunia. Meksiko mengikuti jejak impresif Belanda, Brasil, Italia, Argentina, dan Uruguay.
Ketangguhan tersebut kemudian diteruskan Meksiko di babak 32 besar. Bertarung kontra Ekuador, Meksiko mendulang kemenangan 2-0. Namun, Meksiko belum mampu melangkah lebih jauh setelah kalah 2-3 dari Inggris di babak 16 besar. Meksiko berhasil memberikan perlawanan meski akhirnya gugur. Kendati kalah, Meksiko tersingkir setelah berjuang maksimal di tanah sendiri.
Status tuan rumah memang bukan jaminan bisa memenangi Piala Dunia. Sepanjang sejarahnya, baru ada enam negara yang mampu merengkuh trofi ketika menjadi tuan rumah. Kendati begitu, Meksiko telah menciptakan sejarah tersendiri pada 2026. Meski tak melaju jauh, performa mereka merupakan salah satu yang terbaik dalam keikutsertaanya di Piala Dunia.