Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Tim yang Menaklukan Angkernya Azteca di Piala Dunia Lawan Meksiko

3 Tim yang Menaklukan Angkernya Azteca di Piala Dunia Lawan Meksiko
Estadio Azteca (commons.wikimedia.org/Arne Müseler)
Intinya Sih
  • Estadio Azteca dikenal angker bagi lawan Meksiko karena ketinggian 2.241 meter dan dukungan fanatik, dengan rekor impresif delapan kemenangan serta hanya satu kekalahan di Piala Dunia.
  • Uni Soviet pada 1970 dan Paraguay pada 1986 menjadi dua tim pertama yang berhasil menahan imbang Meksiko di Azteca lewat hasil tanpa gol dan skor 1-1.
  • Inggris mematahkan keangkeran Azteca pada Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 3-2 atas Meksiko, menjadi tim pertama yang mengalahkan tuan rumah di stadion legendaris tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Estadio Azteca merupakan tempat yang angker bagi lawan-lawan yang menghadapi Meksiko. Azteca yang berdiri pada 2.241 meter di atas permukaan laut membuat oksigen lebih tipis. Selain itu, tim lawan harus menghadapi para pendukung Meksiko dikenal begitu militan.

Azteca telah tiga kali menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 1970, 1986, dan 2026. Rekor Meksiko terbilang impresif dengan mencatatkan 8 kemenangan, 2 keimbangan, dan 1 kekalahan. Meksiko bahkan mencatatkan delapan clean sheet.

Namun, keangkeran Azteca mampu dipatahkan Inggris pada 16 besar Piala Dunia 2026. The Three Lions menjadi tim pertama yang mampu mengalahkan Meksiko di Azteca dalam sebelas pertandingan Piala Dunia. Berikut tiga tim yang membuat Meksiko gagal menang di Piala Dunia ketika bermain di Azteca per 7 Juli 2026.

1. Uni Soviet menahan imbang Meksiko tanpa gol pada pertandingan pembuka fase grup Piala Dunia 1970

Meksiko pertama kali menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 1970. Pertandingan pembuka digelar di Azteca yang mempertemukan Meksiko dengan Uni Soviet. Sebelum pertandingan tersebut, Uni Soviet sempat beradaptasi dengan melakukan pertandingan menghadapi El Salvador, Bulgaria, dan Meksiko agar terbiasa dengan ketinggian dan cuaca panas.

Persiapan tersebut cukup membantu bagi para pemain Uni Soviet. Mereka berhasil mengimbangi permainan tuan rumah. Pertandingan tersebut berakhir tanpa pemenang setelah kedua tim gagal mencetak gol.

Hasil imbang tersebut menjadi modal bagus dalam menghadapi dua pertandingan berikutnya yang juga dihelat di Azteca. Uni Soviet berhasil mengalahkan Belgia 4-1 dan El Salvador 2-0. Hasil tersebut membuat Uni Soviet tampil sebagai juara Grup 1 diikuti Meksiko. Sayang, perjalanan mereka terhenti pada perempat final setelah kalah dari Uruguay.

2. Paraguay bermain imbang 1-1 dengan Meksiko pada fase grup Piala Dunia 1986

Paraguay dan Meksiko tergabung di Grup B Piala Dunia 1986 bersama Belgia dan Irak. Paraguay dijadwalkan bertemu Meksiko di Azteca pada pertandingan kedua fase grup. Pada pertandingan pertama, Paraguay mengalahkan Irak 1-0 sementara Meksiko mengalahkan Belgia 2-1.

Meksiko unggul cepat pada menit ketiga melalui Luis Flores. Paraguay cukup kesulitan untuk menembus barisan pertahanan tuan rumah. Gol yang ditunggu baru terjadi pada menit ke-85 berkat aksi Julio Cesar Romero.

Petaka menghampiri Paraguay pada injury time babak kedua. Wasit menunjuk titik putih setelah pemain Meksiko dijatuhkan di kotak terlarang. Beruntung, Hugo Sanchez yang maju sebagai eksekutor gagal menembus jala Roberto Fernandez. Skor 1-1 membuat kedua tim berbagi satu poin.

Setelah menghadapi Meksiko, Paraguay bermain imbang 2-2 dengan Belgia. Mereka lolos ke 16 besar sebagai runner-up di bawah Meksiko. Sayang, perjalanan Paraguay langsung dihadang Inggris dengan skor 0-3.

3. Inggris memberi kekalahan pertama bagi Meksiko di Azteca pada 16 besar Piala Dunia 2026

Inggris bertemu menghadapi Meksiko di Azteca pada 16 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut jelas tak mudah bagi anak asuh Thomas Tuchel. Sebab, Meksiko selalu meraih kemenangan dari fase grup hingga 32 besar tanpa kebobolan di Azteca.

Sementara, Inggris punya pengalaman buruk ketika Piala Dunia dihelat di Meksiko. Pada 1970, Inggris takluk 2-3 dari Jerman Barat pada perempat final setelah memimpin 2-0 lebih dahulu. Pada 1986, The Three Lions dikalahkan Argentina pada perempat final Piala Dunia 1986 dengan skor 1-2. Faktor ketinggian serta cuaca panas membuat Inggris kesulitan.

Inggris yang sempat ditekan pada awal pertandingan mampu unggul 2-0 lebih dahulu. Dua gol tersebut dicetak hanya dalam waktu sekitar 98 detik oleh Jude Bellingham. Meksiko mencetak satu gol sebelum turun minum melalui Julian Quinones.

Pada menit ke-54, Inggris bermain dengan sepuluh pemain setelah Jarell Quansah mendapat kartu merah. Quansah diusir keluar lapangan setelah melakukan tekel keras terhadap Jesus Gallardo. Inggris justru menambah melalui tendangan penalti Harry Kane.

Meksiko sempat menipiskan kedudukan berkat penalti Raul Jimenez. Inggris yang memasukkan beberapa bek tambahan terus ditekan oleh Meksiko. Beruntung, mereka mampu mempertahankan kemenangan hingga pertandingan berakhir. Inggris sudah ditunggu Norwegia pada perempat final.

Keangkeran Estadio Azteca berhasil ditaklukan oleh tiga tim di atas. Inggris bahkan berhasil memberikan kekalahan pertama bagi Meksiko di Piala Dunia ketika bermain di Azteca.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More