7 Kekalahan Inggris di Perempat Final Piala Dunia sebelum 2026

Tim Nasional Inggris berhasil menembus perempat final Piala Dunia 2026. Laga menghadapi Norwegia akan menjadi penampilan kesepuluh mereka pada fase tersebut sepanjang sejarah turnamen. The Three Lions harus waspada lantaran mereka pernah merasakan tujuh kekalahan pada perempat final sebelum 2026.
1. Inggris takluk 2-4 dari Uruguay pada 1954
Penampilan pertama Inggris di perempat final Piala Dunia terjadi pada 1954, saat bertemu Uruguay. Setelah kebobolan cepat pada menit 5, The Three Lions menyamakan kedudukan berkat sepakan kaki kiri Nat Lofthouse pada menit 16. Uruguay merespons dengan tampil lebih dominan hingga menambah dua gol lewat Obdulio Varela (39’) dan Juan Schiaffino (46’). Sir Tom Finney memperkecil ketertinggalan pada menit 67. Namun, Uruguay kembali menambah gol dan menutup duel dengan kemenangan 4-2.
2. Inggris dikalahkan Brasil 1-3 pada 1962
Inggris sempat memberikan perlawanan kepada Brasil pada perempat final Piala Dunia 1962. Setelah tertinggal oleh gol Mane Garrincha pada menit 31, The Three Lions menyamakan kedudukan berkat gol Gerry Hitchens 7 menit berikutnya. Namun, Selecao tampil lebih baik selama babak kedua. Inggris tak mampu menambah gol, sementara Brasil menciptakan dua gol melalui Vava (53’) dan gol kedua Garrincha (59’).
3. Inggris kalah dramatis dari Jerman pada 1970
Inggris kalah menyakitkan dari Jerman pada 1970. Skuad yang ditangani Sir Alf Ramsey awalnya unggul 2-0 berkat gol Alan Mullery (31’) dan Martin Peters (50’). Namun sebelum waktu normal berakhir, Der Panzer menyamakan kedudukan lewat shooting Franz Beckenbauer (68’) dan sundulan Uwe Seeler (82’), yang membuat laga harus berlanjut ke tambahan waktu. Gerd Mueller lantas muncul sebagai mimpi buruk Inggris. Dengan sepakan kaki kanan, ia mencetak gol kemenangan untuk Jerman pada menit 108.
4. Diwarnai gol kontroversial Maradona, Inggris takluk dari Argentina pada 1986
Mimpi Inggris untuk menjuarai Piala dunia 1986 harus terhenti pada perempat final lantaran kalah 1-2 dari Argentina. Duel pada 22 Juni 1986 tersebut menjadi panggung bagi Diego Maradona. Lewat gol kontroversial yang akhirnya disebut gol tangan tuhan, ia menjebol gawang Inggris pada menit 51. Empat menit berikutnya, Maradona melakukan solo run impresif sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor. Sementara itu, Inggris hanya mampu membalas satu gol lewat aksi Gary Lineker pada menit 81.
5. Unggul jumlah pemain, Inggris kalah dari Brasil pada 2002
Michael Owen membawa Inggris unggul lebih dahulu sejak menit 23 saat bersua Brasil pada perempat final Piala Dunia 2002. Namun beberapa saat sebelum babak pertama usai, Selecao menyamakan kedudukan lewat sepakan Rivaldo. Ronaldinho muncul sebagai pahlawan kemenangan Brasil dengan golnya pada menit 50. The Three Lions juga tak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain sejak menit 57.
6. Lewat adu penalti, Inggris disingkirkan Portugal pada 2006
Inggris dan Portugal menyajikan pertarungan sengit pada perempat final Piala dunia 2006. Dengan tak adanya gol hingga akhir babak tambahan waktu, pertandingan harus berlanjut ke adu penalti. Sayangnya dari 4 eksekutor Inggris, hanya 1 yang berhasil mencetak gol, yaitu Owen Hargreaves. Sementara itu dari 5 penendang Portugal, hanya ada 2 yang gagal.
7. Inggris tak melaju ke semifinal pada 2022 karena kalah dari Prancis
Inggris kebobolan oleh gol Aurelien Tchouameni pada menit 17 saat bertemu Prancis pada 2022. Usaha The Three Lions untuk menyamakan skor berbuah gol penalti Harry Kane pada menit 54. Namun, Prancis kembali unggul lewat sundulan Olivier Giroud pada menit 78. Inggris memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan pada menit 84. Sayangnya, eksekusi penalti Kane gagal.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa perempat final kerap menjadi fase yang sulit dilewati Inggris di Piala Dunia. Meski beberapa kali tampil meyakinkan sejak fase grup, The Three Lions sering gagal memanfaatkan momentum pada laga-laga penentuan. Kini, menghadapi Norwegia pada perempat final Piala Dunia 2026, mereka tentu berharap tak menambah catatan negatif tersebut dan kembali melangkah ke semifinal.



















