Spanyol ke Semifinal Piala Dunia, De La Fuente Kirim Psywar ke Prancis

- Spanyol melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Belgia 2-1, dan kini bersiap menghadapi Prancis dengan semangat tinggi dari pelatih Luis de la Fuente.
- De la Fuente menegaskan keyakinannya bahwa Spanyol mampu menaklukkan Prancis berbekal mentalitas baja, permainan kolektif, serta performa konsisten sejak fase grup.
- Sang pelatih juga mengingatkan rekor positif Spanyol atas Prancis sebagai dorongan psikologis menjelang laga semifinal yang menentukan tiket ke final.
Jakarta, IDN Times - Spanyol lolos ke semifinal Piala Dunia 2026 usai menyingkirkan Belgia 2-1 pada Sabtu (11/7/2026) dini hari WIB. Ujian berat pun sudah menanti mereka, karena harus menghadapi Prancis dalam perebutan tiket final.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, ternyata sangat antusias melahap ancaman dari Les Bleus. Pelatih berusia 65 tahun itu bahkan langsung menabuh genderang perang, dengan meyakini kalau anak-anak asuhnya mampu memasukkan Prancis ke dalam daftar korbannya.
1. Bangga dengan karakter pantang menyerah tim

Psywar itu dilontarkan De la Fuente dengan sebuah bukti dan modal positif. Spanyol tampil superior, dilengkapi dengan karakter serta mentalitas baja di atas lapangan.
Mentalitas itu terlihat dari cara Lamine Yamal dan kawan-kawan menyingkirkan Portugal dan Belgia. La Furia Roja berhasil mencetak gol kemenangan di menit kritis, untuk menghindari skenario perpanjangan waktu.
Modal positif Spanyol adalah penampilan yang konsisten, kolektif, dan solid. Sejak babak penyisihan grup, mereka baru kebobolan sekali usai dijebol Belgia di perempat final.
"Itulah karakter tim ini. Merupakan sebuah kehormatan bagi saya bisa melatih tim yang memiliki komitmen tinggi dan selalu ingin berkembang," kata De la Fuente usai laga, dikutip dari laman resmi FIFA.
2. Pede bisa hancurkan Prancis di semifinal

Semua aspek itu mempertebal keyakinan De la Fuente kalau Spanyol dapat mengatasi Prancis dan melaju ke partai puncak. Demi mewujudkan itu, La Furia Roja berjanji memberikan segalanya.
"Sangat wajar jika kami yakin bisa mengalahkan Prancis. Kami akan bekerja keras untuk mewujudkannya!" ucap De la Fuente.
3. Ingatkan Prancis soal sejarah rekor pertemuan

De la Fuente juga menyinggung rekam jejak pertemuan terakhir antara kedua raksasa Eropa tersebut. Spanyol punya sejarah apik saat berhadapan dengan Prancis, yang dijadikan modal psikologis jelang laga krusial nanti.
"Kami merupakan satu-satunya tim yang berhasil mengalahkan mereka dua kali, sebuah tim hebat akan menghadapi tim hebat lainnya," ujar De la Fuente.


















