Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kisah Van Dijk Batal Pensiun dari Timnas Belanda Gegara Xavi
Para pemain Belanda merayakan gol Virgil van Dijk ke gawang Jepang (AFP / Aric Becker)
  • Virgil van Dijk mengurungkan niat pensiun setelah menemukan kepercayaan, rasa hormat, dan kegembiraan dari Xavi Hernandez.

  • Van Dijk akan memimpin Belanda menghadapi Jerman pada laga perdana Grup B UEFA Nations League 2026/27.

  • Selain menjadi kapten, Van Dijk memikul peran mentor bagi bek muda di Liverpool dan Belanda.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Oktober 2015

Virgil van Dijk menjalani debut bersama Timnas Belanda.

Piala Dunia 2026

Belanda tersingkir dari turnamen setelah kalah dari Maroko lewat adu penalti. Van Dijk kemudian sempat mempertimbangkan pensiun.

Jumat (25/9/2026)

Belanda dijadwalkan menjamu Jerman pada laga perdana Grup B UEFA Nations League musim 2026/27.

kini

Van Dijk akan memimpin rekan-rekannya sebagai kapten di bawah arahan Xavi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Virgil van Dijk membatalkan rencana pensiun dari Timnas Belanda.
  • Who?
    Virgil van Dijk, Xavi Hernandez, Timnas Belanda, dan bek-bek muda.
  • Where?
    Timnas Belanda dan Liverpool menjadi lingkup peran Van Dijk sebagai kapten serta mentor.
  • When?
    Keputusan itu muncul setelah Piala Dunia 2026 dan menjelang laga Jumat (25/9/2026).
  • Why?
    Van Dijk menemukan kepercayaan, rasa hormat, dan kegembiraan saat berbicara dengan Xavi.
  • How?
    Van Dijk berbicara empat mata dengan Xavi, lalu memilih melanjutkan masa baktinya bersama Timnas Belanda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Virgil van Dijk tidak jadi berhenti bermain untuk Belanda. Ia berbicara dengan pelatih baru, Xavi, dan merasa dipercaya serta dihormati. Sekarang Van Dijk tetap menjadi kapten Belanda. Ia akan memimpin tim melawan Jerman. Ia juga membantu bek-bek muda agar tetap tenang saat mendapat tekanan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Keputusan Van Dijk untuk tetap bermain memberi Timnas Belanda sosok kapten yang berpengalaman sekaligus mentor bagi bek muda. Perannya tidak hanya berkaitan dengan pertandingan, tetapi juga membantu rekan-rekan menghadapi tekanan publik. Kehadiran pengalaman, kerja sama tim, dan dukungan bagi pemain muda menjadi bagian penting dari era baru di bawah Xavi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Virgil van Dijk mengurungkan niatnya untuk pensiun dari Timnas Belanda. Rencana itu sempat dipikirkan Van Dijk setelah dirinya hanya mampu mengantarkan De Oranje ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Belanda tumbang cepat akibat disingkirkan Maroko lewat adu penalti. Mundurnya Ronald Koeman dari kursi pelatih memperbesar rencananya untuk meninggalkan panggung internasional.

Namun, Negeri Kincir Angin yang memulai era baru di bawah nakhoda Xavi Hernandez mengaburkan rencana tersebut. Van Dijk pun memilih lanjut.

1. Percakapan singkat yang kembalikan gairah bermain

Emosi Van Dijk sempat berkecamuk saat mempertimbangkan keputusan pensiun. Jelas, setelah melakoni 96 caps dan mencetak 13 gol sejak debut pada Oktober 2015 lalu, tentu tidak mudah bagi Van Dijk untuk mengakhiri masa baktinya.

Saat mempertimbangkan keputusan tersebut, Van Dijk merasa membutuhkan jaminan kepercayaan, rasa hormat, dan kegembiraan dari sosok pelatih baru agar semangat bermainnya kembali menyala. Semua kriteria itu langsung ia temukan saat berbicara empat mata dengan Xavi.

"Jelas ini adalah keputusan besar. Hal itu terasa sejak detik pertama, jadi percakapan tidak perlu berlangsung lama. Saya sangat menantikan empat pertandingan penting ini," kata Van Dijk dikutip dari ESPN, Kamis (24/9/2026).

2. Modal clean sheet di Liverpool dan peran rekan setim

Kini, Van Dijk akan memimpin rekan-rekannya sebagai kapten untuk memulai era baru di bawah arahan Xavi. Tantangannya begitu berat karena harus menjamu Jerman pada laga perdana Grup B UEFA Nations League musim 2026/27, Jumat (25/9/2026) dini hari WIB.

Menatap laga penting tersebut, Van Dijk membawa modal psikologis yang positif berkat performa apiknya bersama Liverpool pada awal musim ini.

"Orang-orang di depan dan gelandang melakukan kerja keras, dan itu adalah dasar yang bagus untuk membangun. Saya tahu bagaimana terkadang itu bisa berhasil, di mana mungkin hanya bek atau kiper yang mendapat pujian untuk itu, tapi ini berkat semua orang," ujar Van Dijk.

3. Jadi mentor bek muda

Di luar tugasnya sebagai kapten, Van Dijk juga memikul tanggung jawab besar sebagai mentor bagi bek muda, baik di Liverpool maupun Belanda. Van Dijk berharap mereka bisa santai menghadapi tekanan publik.

"Jadi mari kita tetap tenang, terus bekerja, dan berusaha untuk tetap menjadi penting bagi kita seperti yang dia lakukan hari ini lagi," ucap sang kapten.

Curated For You

Editorial Team

Related Article