Serie A Italia 2025/2026 telah berakhir dengan Inter Milan berhasil keluar sebagai juara. Terdapat catatan menarik sepanjang gelaran kasta tertinggi sepak bola Italia ini, termasuk dalam hal pertahanan tim. Berikut lima klub dengan jumlah kebobolan paling sedikit di Serie A 2025/2026.
5 Klub dengan Kebobolan Paling Sedikit di Serie A 2025/2026

1. Como 1907 hanya kebobolan 29 gol
Como 1907 berhasil membuat kejutan di Serie A 2025/2026. Ini tidak terlepas dari performa lini belakang mereka yang sangat kokoh. Anak asuh Cesc Fabregas secara tak terduga menjelma menjadi tim dengan pertahanan terbaik. Mereka hanya kebobolan 29 gol dari 38 pertandingan.
Ketangguhan di area pertahanan menjadi kunci bagi Como untuk bersaing di papan atas sepanjang musim. Minimnya jumlah gol yang bersarang ke gawang Jean Butez membawa dampak positif bagi pencapaian klub. Berkat konsistensi permainan yang ditunjukkan, klub berjuluk I Lariani ini sukses mengunci posisi keempat di klasemen akhir Serie A. Hasil mengesankan tersebut sekaligus memastikan langkah mereka untuk mencetak sejarah baru dengan lolos ke Liga Champions Eropa 2026/2027.
2. AS Roma kemasukan 31 gol dari 38 pertandingan
AS Roma menjalani musim debutnya di bawah asuhan Gian Piero Gasperini pada 2025/2026. Tidak butuh waktu lama, pelatih berusia 68 tahun tersebut langsung memberikan dampak positif terutama di sektor pertahanan. Klub berjuluk I Giallorossi ini tercatat hanya kemasukan 31 gol dari 38 pertandingan yang mereka lakoni di Serie A.
Ketangguhan sektor belakang tersebut sukses mengantarkan AS Roma menyegel posisi ketiga pada akhir musim sekaligus mengamankan tiket menuju Liga Champions. Solidnya lini pertahanan AS Roma musim ini tidak lepas dari performa gemilang Mile Svilar di bawah mistar gawang. Kiper berkebangsaan Serbia tersebut sukses membukukan 18 kali clean sheet berkat penyelamatan-penyelamatan krusial yang ia lakukan sepanjang musim.
3. Juventus mengakhiri musim dengan kebobolan 34 gol
Juventus mengakhiri Serie A 2025/2026 dengan berada di peringkat keenam lewat raihan 69 poin. Dari 38 pertandingan yang dilakoni, mereka meraih 19 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 7 kekalahan. Gawang mereka menjadi salah satu yang sulit untuk ditembus dengan hanya kebobolan 34 gol.
Performa gemilang lini belakang Juventus tidak lepas dari kombinasi solid antara bek-bek yang mereka miliki. Bersama Luciano Spalletti, Nyonya Tua menggunakan skema empat bek. Bremer dan Llyod Kelly menjadi duet di posisi bek tengah. Sementara itu, sektor bek sayap diisi oleh Pierre Kalulu dan Andrea Cambiaso.
4. Inter Milan menjadi juara Serie A 2025/2026 dengan kebobolan 35 gol
Inter Milan menunjukkan dominasi sepanjang Serie A 2025/2026. Solidnya lini pertahanan menjadi salah satu kunci utama tim asuhan Cristian Chivu dalam mengunci scudetto ke-21 mereka. Berdasarkan statistik akhir, Nerazzurri tercatat hanya kebobolan 35 gol dari 38 pertandingan.
Performa impresif Yann Sommer di bawah mistar gawang membuat Inter Milan sulit dibobol. Kiper asal Swiss tersebut tampil sangat sigap dengan berhasil mengemas 16 clean sheet. Selain itu, koordinasi antara Alessandro Bastoni dan kolega di lini belakang membuat penyerang lawan kewalahan memasuki area penalti mereka. Ketajaman lini serang yang diimbangi kedisiplinan lini pertahanan membuat Inter Milan sulit dikalahkan klub Serie A lainnya.
5. AC Milan dibobol tim lawan sebanyak 35 kali
AC Milan menampilkan organisasi pertahanan yang solid di Serie A 2025/2026. Klub berjuluk Rossoneri ini hanya kemasukan 35 gol dari 38 pertandingan yang mereka lakoni. AC Milan sukses mengamankan posisi kelima di klasemen akhir dan berhak menyegel satu tiket menuju Liga Europa musim depan.
Di bawah asuhan Massimiliano Allegri, AC Milan menggunakan tiga bek tengah. Fikayo Tomori, Matteo Gabbia, dan Strahinja Pavlovic saling bekerja sama di jantung pertahanan. Selain koordinasi ketiga pemain tersebut, kehadiran Mike Maignan di bawah mistar gawang juga sangat krusial dalam menghalau serangan lawan.
Pertahanan yang kuat menjadi salah satu kunci klub bisa bersaing. Sebagian besar tim di atas finis di papan atas klasemen Serie A 2025/2026. Ini tidak terlepas dari lini belakang mereka yang mampu meminimalisir kebobolan.