Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Klub Serie A 2025/2026 yang Dilatih Mantan Pemain Sendiri

ilustrasi pertandingan
ilustrasi pertandingan (unsplash.com/vb7)
Intinya sih...
  • Inter Milan memilih Cristian Chivu sebagai pelatih baru setelah pengalaman sebagai pemain dan pelatih di klub sebelumnya.
  • Fabio Pisacane dipromosikan menjadi pelatih Cagliari setelah bermain dan bekerja di klub sejak 2015.
  • Paolo Vanoli ditunjuk sebagai pelatih Fiorentina setelah masa lalu bermain untuk klub tersebut, meski belum berhasil membawa kemenangan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Inter Milan memilih Cristian Chivu sebagai pelatih yang baru usai ditinggal Simone Inzaghi. Selain pernah menukangi sejumlah tim akademi mereka, pengalaman Chivu sebagai pemain di klub juga menjadi pertimbangan lain dari manajemen dalam mengambil keputusan tersebut.

Senada dengan keputusan Inter memilih Chivu, ada beberapa klub Serie A Italia 2025/2026 lain yang menugaskan mantan pemain untuk menukangi klub. Siapa saja?

1. Cristian Chivu membela Inter Milan sebagai pemain pada 2007—2014

Inter Milan menunjuk Cristian Chivu sebagai pelatih mereka yang anyar pada 9 Juni 2025. Manajemen memboyongnya dari Parma. Langkah ini sebetulnya terbilang riskan mengingat Parma merupakan klub pertama dalam karier kepelatihan Chivu di level senior. Namun, para petinggi Inter Milan yakin untuk mengambil keputusan tersebut karena sudah menyaksikan secara langsung kinerjanya sebelum berlabuh di Parma. Sebab, Chivu memang memulai kiprahnya sebagai juru taktik di Inter Milan. Ia menukangi beberapa tim akademi mereka sejak 2018.

Namun, tidak hanya pengalamannya sebagai pelatih, masa lalu Chivu saat masih bermain juga menjadi pertimbangan besar bagi manajemen. Mantan bek tengah ini tercatat sebagai penggawa Inter Milan pada 2007—2014. Dengan begitu, Chivu pun merupakan bagian dari skuad yang meraih treble winners pada 2009/2010. Secara keseluruhan, Chivu membantu Inter Milan menggondol sembilan trofi. Ia membuat 169 penampilan, 3 gol, dan 8 assist. Chivu bahkan terpilih sebagai pemain terbaik Inter Milan dalam 2 tahun beruntun pada 2009—2010.

2. Fabio Pisacane membela Cagliari pada 2015—2021 dan mendapat promosi untuk menjadi pelatih mereka pada awal 2025/2026

Selain Inter Milan, Cagliari menjadi salah satu klub Serie A lain yang mengalami pergantian pelatih pada awal 2025/2026. Cagliari kehilangan Davide Nicola. Sebagai penggantinya, mereka memilih untuk mempromosikan Fabio Pisacane. Pria berusia 39 tahun tersebut memang sudah bekerja di klub sejak 2022. Ia awalnya bertugas sebagai staf pelatih. Setelah setahun, Pisacane lantas ditugaskan di tim akademi. Ia kemudian bertanggung jawab sebagai pelatih tim U-19 sejak 2023.

Namun, koneksi antara Cagliari dan Pisacane sebetulnya sudah terjalin sejak 2015. Saat itu, Pisacane masih bermain dan bergabung dengan Cagliari dari Avellino. Mantan bek tengah ini bertahan selama 5,5 musim sebelum pindah ke Lecce. Selama membela Cagliari, Pisacane mencatatkan 153 penampilan, 5 gol, dan 3 assist. Pada musim pertamanya, Pisacane sukses membawa Cagliari promosi ke Serie A. Pisacane pensiun setelah hanya bermain selama 6 bulan bersama Lecce dan akhirnya kembali ke Cagliari.

3. Paolo Vanoli bermain untuk Fiorentina pada 2000—2002 dan baru ditunjuk sebagai pelatih mereka pada 7 November 2025

Fiorentina memecat Stefano Pioli pada awal November 2025. Meski baru menukangi tim sejak awal musim, manajemen memutuskan untuk mengambil langkah tersebut karena Pioli yang tidak bisa mempersembahkan 1 kemenangan pun dalam 10 pertandingan pertama di Serie A 2025/2026. Sebagai penggantinya, para petinggi klub memilih Paolo Vanoli yang sudah menganggur sejak Juli 2025 usai berpisah dengan Torino.

Vanoli tercatat sebagai pemain Fiorentina pada 2000—2002. Mantan bek kiri tersebut datang dari Parma. Ia kemudian pergi secara gratis dan sempat menganggur sebelum akhirnya bergabung dengan Bologna. Selama membela Fiorentina, Vanoli mengukir 59 penampilan, 3 gol, dan 3 assist. Ia membantu mereka menjuarai Coppa Italia pada musim pertamanya. Sayangnya, per 30 November 2025 ini, Vanoli masih belum bisa mempersembahkan kemenangan dari tiga laga perdananya.

4. Cesc Fabregas mengakhiri kariernya sebagai pemain di Como dan langsung memulai karier kepelatihannya bersama mereka

Serie A 2025/2026 merupakan musim kedua Como kembali bermain di kompetisi teratas Italia. Mereka bisa dibilang sebagai kuda hitam karena penampilan yang impresif. Salah satu faktor kunci di balik kesuksesan itu adalah sang pelatih, Cesc Fabregas. Pria asal Spanyol ini bisa membuat tim promosi sekecil Como bermain menghibur dengan penuh identitas. Menariknya, Como memang menjadi bukti keseriusan Fabregas terjun ke dunia kepelatihan.

Ia memilih bergabung dengan mereka pada 2022 saat masih masih aktif bermain dan klub berada di Serie B. Tidak hanya itu, Fabregas juga ikut menjadi pemegang saham. Fabregas lantas pensiun di Como pada 2023 dengan catatan 17 penampilan dan 2 assist. Pada 2023/2024, ia tiga kali berganti posisi di Como, yaitu pelatih U-19, pelatih sementara di tim senior, dan asisten di tim senior. Fabregas akhirnya dipercaya sebagai kepala pelatih yang baru mulai 2024/2025.

Dari empat klub di atas, hanya Como yang bisa dibilang benar-benar mendapat manfaat dari keputusan untuk menunjuk mantan pemainnya sebagai pelatih. Namun, itu tidak terlepas karena Cesc Fabregas yang sudah menukangi mereka sejak 2024/2025. Sementara tiga klub lainnya memang baru diasuh mantan pemain mulai 2025/2026 ini. Fiorentina bahkan menunjuk Paolo Vanoli ketika musim sudah berjalan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More

Kunci Dejan/Bernadine Juara Syed Modi India International

01 Des 2025, 05:30 WIBSport