8 Klub yang Beli Pemain dengan Harga 100 Juta Euro

Dalam beberapa tahun terakhir, harga pesepak bola pada bursa transfer musim panas melambung tinggi. Bagaimana tidak, terdapat cukup banyak transfer senilai 100 juta euro bahkan lebih.
Artinya, harga pemain tersebut setidaknya bernilai Rp1,55 triliun. Beberapa klub memang berani menggelontorkan dana tersebut untuk mendatangkan mereka.
1. Paris Saint-Germain

Paris Saint-Germain memang dikenal sebagai klub yang kaya raya. Klub tersebut sudah melakukan transfer senilai 100 juta euro sebanyak dua kali.
PSG membeli Naymar dengan harga 222 juta euro dari Barcelona atau setara Rp3,4 triliun pada 2017. Ada pula Kylian Mbappe yang dibeli dengan harga 180 juta euro atau Rp2,7 triliun dari AS Monaco pada 2018.
2. Barcelona

Setelah mendapatkan dana besar dari penjualan Neymar ke PSG, Barcelona mendatangkan bintang Liverpool, Philippe Coutinho, pada 2018. Tak tangung-tanggung, Barcelona berani mengeluarkan dana sebesar 145 juta euro Rp2,2 triliun.
Sayangnya, penampilan Coutinho tak sesuai yang diharapkan. Ia kerap menjadi pemanas bangku cadangan sebelum akhirnya dijual ke Aston Villa pada bursa transfer musim panas 2022 ini.
Barcelona juga sempat membeli Ousmane Dembele seharga 105 juta euro atau Rp1,6 triliun. Dembele kurang tampil meyakinkan selama membela Barcelona karena cedera yang dialaminya.
3. Atletico Madrid

Atletico Madrid pernah melakukan pembelian yang sangat mahal. Pembelian yang dimaksud adalah pembelian Joao Felix dari Benfica pada 2019 lalu. Kala itu, dia dibeli dengan harga 126 juta euro.
Jika dirupiahkan, angka tersebut setara Rp1,8 triliun. Joao Felix berhasil menjadi talenta menjanjikan milik Atletico Madrid hingga saat ini walau performa kerap naik turun.
4. Chelsea

Pada bursa transfer musim panas 2021 lalu, Chelsea mencetak rekor transfer. Mereka mendatangkan Romelu Lukaku dari Inter Milan dengan harga 113 juta euro atau setara Rp1,7 triliun.
Sayangnya, penampilan Lukaku tak setajam apa yang diharapkan para pendukungnya. Hal itulah yang membuat Lukaku tak betah bersama Chelsea. Ia dikabarkan akan kembali ke Inter Milan.
5. Real Madrid

Berbicara tentang pembelian mahal, Real Madrid pastinya masuk dalam daftar. Real Madrid sudah dua kali melakukan pembelian pemain dengan harga di atas 100 juta euro, yaitu Gareth Bale dan Eden Hazard.
Bale dibeli dari Tottenham Hotspur dengan harga 101 juta euro atau Rp1,5 triliun. Begitu pula dengan Hazard yang dibeli dari Chelsea dengan harga sekitar Rp1,5 triliun. Bale sempat tampil gemilang bersama Real Madrid, sedangkan Hazard gagal bersinar bersama Los Blancos.
6. Juventus

Klub raksasa Italia, Juventus, juga pernah melakukan pembelian fantastis. Pada 2018, mereka membeli Cristiano Ronaldo dari Real Madrid dengan harga 117 juta euro atau setara Rp1,8 triliun.
Sayangnya, Ronaldo tak mampu menyumbang trofi Liga Champions Eropa bagi Juventus. Padahal itu yang menjadi target klub.
Pada 2021 lalu, Juventus menjual Ronaldo ke Manchester United dengan harga murah. Harganya cuma 15 juta euro atau sekitar 234 miliar.
7. Manchester United

Paul Pogba merupakan rekrutan fenomenal yang pernah dimiliki Manchester United. Pogba dibeli mahal dari Juventus dengan harga 105 juta euro atau Rp1,6 triliun.
Penampilan Pogba sebenarnya cukup bagus selama membela Setan Merah. Sayangnya, dia harus dilepas Manchester United secara gratis karena tak menginginkan perpanjangan kontrak.
Juventus diyakini menjadi klub terfavorit yang bisa mendatangkan Pogba secara gratis. Mereka bisa reuni di Italia.
8. Manchester City

Satu lagi klub yang masuk dalam daftar ini. Mereka Manchester City dengan pembelian Jack Grealish. Sang pemain dibeli Manchester City dari Aston Villa dengan harga fantastis, yaitu 118 juta euro atau Rp1,8 triliun.
Grealish sendiri tampil inkonsisten bersama Manchester City pada musim pertamanya. Walau begitu, dia diyakini akan menjadi salah satu bintang Manchester City di lini depan dalam beberapa musim mendatang.
Kedelapan klub tersebut berani mengeluarkan dana sebesar 100 juta euro bahkan lebih untuk satu pemain saja. Walau begitu, tak semua pemain mahal itu bersinar di klubnya masing-masing.



















