Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Awal Berliku Alex Marquez pada 3 Seri Pembuka MotoGP 2026

Awal Berliku Alex Marquez pada 3 Seri Pembuka MotoGP 2026
Alex Marquez saat menjalani pekan balap GP Malaysia 2025. (commons.wikimedia.org/Liauzh)
Intinya Sih
  • Alex Marquez gagal naik podium dalam tiga seri awal MotoGP 2026 dan kini berada di posisi kedelapan klasemen dengan 28 poin, tertinggal jauh dari Marco Bezzecchi.
  • Meski performanya menurun, Alex tetap optimistis dan percaya Ducati serta Gresini Racing mampu memperbaiki Desmosedici GP26 agar lebih kompetitif menghadapi sisa musim.
  • Menjelang seri Eropa di Jerez, Alex fokus membenahi manajemen ban dan performa kualifikasi demi peluang bangkit setelah tertinggal lebih dari 50 poin di klasemen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Alex Marquez menghadapi permulaan yang menantang di MotoGP 2026. Pembalap Gresini Racing itu gagal naik podium dalam tiga seri perdana. Capaian tersebut berbanding terbalik dengan hasil musim lalu.

Marquez menyadari dirinya sedang dalam periode sulit. Ia belum tampil maksimal meski dibekali motor Desmosedici GP26. Hal tersebut terjadi bersamaan dengan performa Aprilia yang lebih unggul ketimbang Ducati.

1. Alex Marquez gagal naik podium pada tiga seri balap perdana MotoGP 2026

Alex Marquez gagal meraup hasil menjanjikan pada tiga seri awal MotoGP 2026. Pembalap berkebangsaan Spanyol itu tak mampu menembus posisi tiga besar pada balapan sprint dan utama. Bahkan, Alex gagal mencetak poin saat pekan balap pembuka di Chang International Circuit, Thailand.

Hasil balapan sprint terbaik sejauh ini adalah finis keempat di GP Amerika Serikat. Sementara itu, capaian tertinggi Marquez pada balapan utama adalah finis keenam di GP Brasil. Adapun torehan Marquez dalam tiga pekan balap pembuka MotoGP 2026 adalah sebagai berikut:

  • GP Thailand:

- Balapan sprint: Finis kesebelas;

- Balapan utama: Gagal finis;

  • GP Brasil:

- Balapan sprint: Finis ketujuh;

- Balapan utama: Finis keenam;

  • GP Amerika Serikat:

- Balapan sprint: Finis keempat;

- Balapan utama: Finis ketujuh;

Pencapaian tersebut menempatkan Marquez berada di peringkat kedelapan lewat perolehan 28 poin. Ia unggul 15 poin atas rekan setimnya, Fermin Aldeguer, yang bertengger di peringkat ke-14. Namun, Alex tertinggal 53 poin dari Marco Bezzecchi yang bercokol di puncak klasemen.

Hal ini berbanding terbalik ketimbang tiga seri perdana MotoGP 2025. Marquez secara beruntun finis kedua pada balapan sprint dan utama di GP Thailand, Argentina, dan Amerika Serikat. Hasil tersebut menempatkannya di posisi puncak klasemen dengan keunggulan 1 poin atas kakak kandungnya, Marc Marquez.

2. Alex Marquez masih optimistis terhadap performanya pada sisa MotoGP 2026

Alex Marquez menyadari kondisinya saat ini tidak lebih baik ketimbang tiga balapan pertama musim lalu. Walau begitu, pembalap bernomor motor 73 tersebut masih bersemangat untuk tampil lebih kompetitif. Marquez percaya pada dukungan Ducati untuk Gresini Racing di tengah periode sulit.

"Hal ini tidak membuatku frustrasi. Aku ingin terus bekerja dan sangat termotivasi untuk melangkah lebih jauh. Rasanya sudah hampir tercapai, tetapi kami masih kekurangan sesuatu. Aku pikir tidak adanya GP Qatar pada awal April justru menjadi hal positif karena memberi kami waktu untuk menganalisis segala sesuatunya dengan lebih baik," kata Alex Marquez dilansir Crash.

Optimisme Marquez justru menjadi isyarat penting bagi Ducati. Pabrikan asal Italia itu harus bekerja keras memperbaiki kekurangan pada Desmosedici GP26 yang kini sedikit tertinggal ketimbang motor Aprilia RS-GP. Apalagi, juara Moto2 2019 itu berpeluang pindah ke tim lain mengingat kontraknya bersama Gresini Racing akan rampung akhir musim nanti.

3. Alex Marquez punya sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi sebelum memasuki rangkaian seri balap Eropa

MotoGP 2026 akan memasuki rangkaian seri balap di Eropa pada akhir April. GP Spanyol yang berlangsung di Sirkuit Jerez bakal menjadi seri pembuka di benua tersebut pada 24--26 April 2026. Rentetan seri balap Eropa berpeluang mengubah peta persaingan di kejuaraan. Itu bisa terjadi dengan catatan Ducati membawa peningkatan pada motor mereka.

Di sisi lain, Alex Marquez dapat memanfaatkan balapan di Benua Biru untuk bangkit dari masa sulit. Ia bisa tampil lebih baik asalkan bisa memperbaiki kekurangan dalam hal manajemen ban dan performa kualifikasi. Dua aspek tersebut menjadi kunci penting bagi Marquez agar dapat bersaing di barisan depan secara lebih intens.

"Karakter sirkuit di Eropa sangat berbeda. Namun, kami sudah tertinggal lebih dari 50 poin. Motor ini membutuhkan gaya balap yang berbeda. Aku secara pribadi lebih kesulitan ketimbang pembalap lain. Itulah sebabnya aku harus tetap bekerja keras dan pantang menyerah karena masih tersisa 19 seri balap," tegas Alex Marquez dikutip Corsedimoto.

Alex Marquez masih punya waktu meningkatkan performanya saat memacu Desmosedici GP26. Namun, tantangan yang harus dihadapi tidaklah mudah karena Aprilia saat ini dalam performa gemilang. Akankah Marquez kembali ke papan atas seperti musim lalu? Menarik untuk ditunggu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More