Kompetisi antarklub Eropa dulu mengenal aturan gol tandang. Gol yang dicetak di markas lawan pada fase knockout memiliki nilai lebih besar dibanding gol di rumah sendiri. Jika agregat dalam dua pertemuan seimbang, tim yang mencetak lebih banyak gol tandang berhak lolos. Namun, aturan tersebut telah ditiadakan sejak 2021/2022.
Perubahan itu bertujuan positif, yaitu mencegah tim-tim tuan rumah bermain terlalu defensif. Namun, beberapa klub sempat dirugikan karenanya. Mereka tak otomatis lolos meski lebih subur di markas lawan selama 90 menit dan akhirnya malah tersingkir. Di UEFA Champions League (UCL), empat klub berikut ini pernah mengalaminya per Februari 2026.
