Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Konflik AS-Israel vs Iran Ganggu Penerbangan Pemain Diaspora Timnas?
Timnas Indonesia lawan Irak di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Dok. PSSI)
  • PSSI khawatir konflik AS-Israel dan Iran bisa mengganggu penerbangan pemain diaspora Timnas Indonesia yang bermain di Eropa menuju Jakarta untuk ajang FIFA Series Maret 2026.
  • Federasi masih memantau situasi global dan mencari rute penerbangan paling aman agar para pemain dapat tiba tepat waktu tanpa hambatan transportasi udara akibat eskalasi konflik.
  • Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026 di SUGBK, menandai era baru di bawah pelatih John Herdman sebelum berpotensi melawan Bulgaria atau Kepulauan Salomon.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Timnas Indonesia segera beraksi di FIFA Series pada Maret 2026. Mereka akan menjamu Saint Kitts and Nevis, Bulgaria, dan Kepulaian Solomon di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), tetapi muncul kekhawatiran jelang perhelatan tersebut.

Kekhawatiran itu buntut eskalasi konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran yang terus meningkat. Lantas, seperti apa kekhawatiran yang sedang dipikirkan PSSI tersebut?

1. Khawatir ganggu penerbangan pemain diaspora Timnas

Exco PSSI, Arya Sinulingga (kiri) dan Ketua PSSI Pers, Robbi Yanto di Jakarta, Jumat (6/3/2026). (IDN Times/Tino).

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengakui konflik AS-Israel versus Iran itu berpotensi mengganggu penerbangan pemain diaspora Timnas yang sedang merumput di Eropa. Sebab, peperangan itu berdampak pada transportasi udara.

"Tapi, juga saya sedikit khawatir mengenai hal ini penerbangan teman-teman kalau yang bisa bertanding, dari Eropa dan sebagainya. Kita tahu situasi di Timur Tengah seperti itu. Nanti coba dicari cara bagaimana supaya apakah memungkinkan untuk terbang ke Indonesia atau tidak," kata Arya Sinulingga saat menghadiri buka bersama PSSI Pers, di Lapangan C Senayan, pada Jumat (6/3/2026).

2. Masih dipelajari federasi

Timnas Indonesia lawan Arab Saudi di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Dok. PSSI)

Arya mengaku, federasi belum mendapat jawaban untuk mengatasi kekhawatiran itu. PSSI masih memantau situasi terlebih dahulu, sembari mencari skema penerbangan yang aman.

"Situasi sekarang kita belum tahu bagaimananya, lewat mana. Apakah lewat Amerika Serikat atau tidak, kita belum tahu juga. Nanti kita lihat urgensi skuad-skuadnya bagaimana, dari apakah pelatih bisa mencari langkah-langkah. Nanti kita secara teknis akan melihat mana yang terbaik," ujar Arya.

3. Timnas hadapi Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia lawan Arab Saudi di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Dok. PSSI)

Timnas dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026. Partai ini sekaligus menandakan era baru Pasukan Garuda di bawah nahkoda John Herdman.

Jika menang, Timnas akan menghadapi pemenang dalam duel Bulgaria kontra Kepulauan Salomon.

Editorial Team