Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Laga Pertama Juergen Klopp Memimpin Timnas Jerman, Sekali Menang

3 min read
4 Laga Pertama Juergen Klopp Memimpin Timnas Jerman, Sekali Menang
ilustrasi logo Timnas Jerman (unsplash.com/dbrandaof)
  • Juergen Klopp kembali melatih setelah hiatus dua tahun dan memulai kiprahnya bersama Timnas Jerman di UEFA Nations League 2026/2027.
  • Dalam empat laga awal, Jerman meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan, termasuk kemenangan 2-0 atas Serbia.
  • Jerman mengoleksi lima poin dan berada di posisi ketiga Grup B, di bawah Belanda serta Yunani yang sama-sama mengantongi delapan poin.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Juergen Klopp kembali ke pinggir lapangan setelah terakhir kali bersama Liverpool pada 2024. Kali ini, pelatih berusia 59 tahun tersebut beradu taktik di pentas internasional bersama Timnas Jerman. Setelah hiatus 2 tahun, Klopp kembali meracik strategi dan UEFA Nations League 2026/2027 menjadi panggung perdananya bersama Die Mannschaft. Setelah berakhirnya jeda internasional, performa Jerman terlihat masih belum konsisten di bawah asuhannya. Lalu, seperti apa hasilnya? Berikut empat laga awal Juergen Klopp bersama Timnas Jerman per 8 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB.

  1. 1. Laga perdana Juergen Klopp memimpin Jerman berakhir imbang kontra Belanda

    Juergen Klopp melakoni debutnya dengan langsung menghadapi Belanda. Tidak hanya Jerman yang ditangani pelatih anyar, tetapi juga sang lawan. Belanda memulai era baru juga bersama Xavi Hernandez. Dua nakhoda baru ini beradu taktik untuk pertama kalinya. Namun, hasil imbang 1-1 menghiasi akhir laga menjadi bukti ketangguhan masing-masing tim. 

    Pada partai perdana fase grup UEFA Nations League ini, Jerman bertindak sebagai tim tamu. Mentas di Johan Cruyff ArenA, Jerman memulai laga dengan menjanjikan. Felix Nmecha mampu membawa Jerman unggul dulu berkat golnya pada babak pertama. Namun, Belanda memegang penuh kendali permainan pada paruh kedua. Klopp hampir langsung menang pada laga debutnya. Sayangnya, Belanda memaksa laga imbang lewat gol Cody Gakpo menit 90+2. 

  2. 2. Jerman menderita kekalahan dari Yunani dengan skor tipis 1-0

    Jerman gagal mendulang poin penuh pada laga kedua UEFA Nations League 2026/2027. Bermain di kandang sendiri, WWK Arena, Jerman dibuat frustrasi dengan ketangguhan Yunani. Kendati mendominasi permainan, Jerman kecolongan sehingga mengalami kekalahan 0-1. Yunani menang berkat gol yang dibuat Dimitrios Kourbelis pada menit 74.

    Anak-anak asuhan Juergen Klopp dibuat geregetan oleh solidnya pertahanan Yunani. Dari 16 peluang, Jerman menghasilkan 5 ancaman berbahaya. Namun, tidak ada gol yang tercipta. Selain barisan belakang yang kokoh dan tanpa celah, Konstantinos Tzolakis juga menjadi tembok di bawah mistar gawang Yunani. Kendati Jerman melakukan serangan demi serangan, tiga poin gagal didapatkan. Ini menjadi kekalahan pertama Klopp bersama Jerman.

  3. 2. Juergen Klopp memberikan kemenangan pertama untuk Jerman saat bersua Serbia

    Setelah dua kali gagal menang, Juergen Klopp baru memberikan tiga poin pertama pada laga ketiga. Jerman mendulang kemenangan 2-0 ketika berhadapan dengan Serbia. Kali ini, Die Mannschaft benar-benar memegang penuh kendali permainan hingga bisa menang. 

    Kendati meraih kemenangan, masih banyak pekerjaan rumah yang dilakukan dari hasil laga ini. Sebab, Jerman sejatinya bisa mencetak gol lebih jika melihat statistik. Jerman membuat 30 peluang, tetapi hanya 8 yang berbuah sasaran. Dua di antaranya berhasil dikonversi menjadi gol. Tom Bischof dan Florian Wirtz menjadi pencetak gol kemenangan Jerman pada laga ini.

  4. 4. Jerman kembali gagal mengalahkan Yunani pada partai keempat UEFA Nations League

    Jerman lagi-lagi dibuat tak berdaya ketika bersua Yunani pada laga keempat UEFA Nations League 2026/2027. Setelah mengalami kekalahan pada pertemuan pertama di kandang, Jerman gagal membalasnya ketika bertandang ke Toumba Stadium. Kedua tim imbang 0-0. 

    Konstantinos Tzolakis kembali menjadi aktor penggagal Jerman meraih kemenangan. Ketangguhannya di bawah mistar gawang Yunani masih membuat anak-anak asuhan Juergen Klopp frustrasi. Padahal, Jerman agresif lewat 23 peluang dengan 5 tepat sasaran. Namun, hasilnya nihil dengan tidak ada gol. Alhasil, kedua tim mesti berbagi angka pada akhir laga.

    Dari 4 laga pertamanya, Juergen Klopp hanya mampu menghadirkan 1 kemenangan. Hasil 2 kali imbang dan 1 kekalahan menjadi bahan yang perlu dievaluasi agar bisa konsisten pada laga-laga selanjutnya. Dengan hasil tersebut, Jerman menempati urutan ketiga Grup B UEFA Nations League lewat torehan 5 poin di bawah Belanda dan Yunani yang mengoleksi 8 angka.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More