Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Laga Pertama Roberto Mancini Pimpin Timnas Italia, Menjanjikan!

3 min read
4 Laga Pertama Roberto Mancini Pimpin Timnas Italia, Menjanjikan!
ilustrasi bola (pixabay.com/jordanwahba)
  • Roberto Mancini kembali melatih Italia pada UEFA Nations League 2026/2027 setelah federasi berbenah menyusul kegagalan tampil di tiga edisi Piala Dunia beruntun.
  • Dalam empat laga awal, Italia kalah 0-2 dari Belgia, lalu bangkit menang 4-1 di kandang Turki, bermain imbang 1-1 melawan Prancis, dan menang 3-1 atas Turki.
  • Hasil tersebut membuat Italia mengumpulkan tujuh poin dan menempati peringkat kedua Grup A, di bawah Prancis yang memimpin klasemen dengan 10 poin.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kegagalan Italia berpartisipasi di Piala Dunia dalam tiga edisi beruntun membuat federasi berbenah. Roberto Mancini kembali ditunjuk menukangi Gli Azzurri untuk yang kedua kalinya setelah periode pertamanya pada 2018–2023. Harapannya, pelatih 61 tahun itu bisa membangkitkan gairah kompetitif skuad. UEFA Nations League 2026/2027 menjadi panggung pertamanya memimpin Timnas Italia lagi. Seperti apa kiprahnya? Berikut hasil empat laga pertama Roberto Mancini bersama Gli Azzurri per 11 Oktober 2026.

  1. 1. Italia menelan kekalahan dari Belgia pada laga pertama Roberto Mancini kembali

    Roberto Mancini gagal menghadirkan kemenangan pada laga perdananya setelah kembali menangani Italia. Menjamu Belgia di Stadio Olimpico, Roma, Italia tak mampu berbuat banyak. Gli Azzurri justru dipermalukan di hadapan pendukungnya dengan skor 0-2. 

    Italia sejatinya bukan tanpa perlawanan pada laga ini. Tuan rumah justru bertarung ketat dengan Belgia di sepanjang permainan. Namun, klinisnya lini serangan menjadi pembeda besar. Meski sama-sama bergantian menyerang, Belgia bisa meraih kemenangan berkat permainan efektif. Italia kalah setelah gawangnya dibobol Mika Godts dan Dodi Lukebakio.

  2. 2. Kemenangan pertama Italia hadir dengan pesta gol di kandang Turki

    Italia bangkit pada laga kedua UEFA Nations League 2026/2027. Bertolak ke Ataturk Sports Kompleksi, Italia menantang Turki. Anak-anak asuhan Roberto Mancini sukses membawa pulang tiga poin berkat kemenangan meyakinkan 4-1 atas Turki. 

    Evaluasi pada laga sebelumnya dibuktikan ketika bersua Turki. Italia mampu bermain klinis dengan mampu memimpin 3-0 pada babak pertama. Alessandro Bastoni membuka keran gol Italia ketika laga berjalan 9 menit. Davide Frattesi lalu menggandakan skor menit 22. Hanya 5 menit kemudian, Michael Kayode membuat Italia memimpin tiga gol. 

    Setelah jeda, Turki membuka asa melalui gol Baris Alper Yilmaz pada menit 47. Namun, Italia merespons cepat dengan kembali membuat gol 3 menit kemudian. Kali ini, Pio Esposito yang mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Italia unggul 4-1. Turki sempat beberapa kali mengancam. Beruntungnya, Italia mempertahankan skor hingga bubaran.

  3. 3. Italia tertahan ketika menyambangi markas Prancis pada partai ketiga

    Italia bertandang ke Stade de France untuk menghadapi Prancis pada partai ketiga UEFA Nations League 2026/2027. Di atas kertas, Prancis diunggulkan mendulang kemenangan. Namun, Italia mampu menghadirkan perlawanan sengit hingga laga berakhir imbang. 

    Pada laga ini, Italia tidak terlalu dominan dengan Prancis lebih agresif. Meski begitu, Italia menunjukkan ketangguhannya hingga nirbobol pada babak pertama. Setelah turun minum, pertahanan Italia jebol lewat gol Michael Olise pada menit 55. Beruntungnya, Italia bisa menyamakan skor via gol Alessandro Bastoni. Skor 1-1 ini bertahan hingga akhir permainan.

  4. 4. Italia kembali ke jalur kemenangan dengan mengalahkan Turki di kandang sendiri

    Setelah pertarungan sulit kontra Prancis, Italia kembali bernapas lega ketika berhadapan dengan Turki. Bentrok di Stadio Renato Dall’Ara, Bologna, Italia masih terlalu tangguh untuk Turki. Pasukan Roberto Mancini kembali mengalahkan Turki dengan skor 3-1.

    Meski menang, Italia mendapatkan perlawanan sengit dari Turki. Namun, klinisnya lini serangan membuat Italia bisa mendulang tiga poin. Gianluca Scamacca membuka keran gol Italia pada babak pertama. Setelah jeda, Turki sempat menyamakan skor lewat gol Aral Simsir. Italia lalu tampil agresif dan mengunci kemenangan lewat dua gol Riccardo Calafiori dan Pio Esposito. 

    Italia menunjukkan performa menjanjikan di bawah asuhan Roberto Mancini. Kendati sempat kalah pada laga pertama, Italia mampu bangkit untuk mendulang poin. Berkat hasil di atas, Italia mengoleksi tujuh poin untuk berada di peringkat kedua klasemen Grup A UEFA Nations League 2026/2027. Italia hanya kalah dari Prancis yang menduduki posisi teratas lewat 10 poin.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More