Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Liverpool vs Villarreal Jadi Ajang Adu Taktik Guru dan Murid
Pelatih Liverpool, Andoni Iraola (AFP / Darren Staples)
  • Liverpool akan menjamu Villarreal di Anfield pada 21 Oktober 2026 dalam fase liga Liga Champions 2026/27, mempertemukan pelatih Andoni Iraola dan Inigo Perez.

  • Iraola pernah merekrut Perez sebagai asisten di Rayo Vallecano setelah Perez pensiun pada 2022; keduanya juga pernah bersama di Athletic Bilbao.

  • Iraola dan Perez menghentikan komunikasi jelang laga, meski hubungan mereka baik. Perez memperkirakan pertemuan di Anfield dan setelah pertandingan bisa terasa canggung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Liverpool akan melawan Villarreal di Anfield pada 21 Oktober 2026. Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, dulu bekerja dengan pelatih Villarreal, Inigo Perez. Perez pernah jadi asisten Iraola di Rayo Vallecano. Mereka dulu sering bicara soal bola dan keluarga. Sekarang mereka tidak bicara karena mau bertanding. Mereka mungkin merasa agak canggung saat bertemu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pertemuan di Anfield menghadirkan sisi menarik dari perjalanan profesional yang dibangun Iraola dan Perez sejak bermain hingga bekerja bersama di Rayo Vallecano. Saling mengenal karakter serta tetap menghargai hubungan baik mereka memberi duel ini dimensi personal, sekaligus membuka ruang bagi kedua pelatih untuk memperlihatkan perkembangan kemampuan masing-masing.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Duel Liverpool melawan Villarreal dalam fase liga Liga Champions 2026/27 berpotensi menyajikan pertarungan taktik yang menarik antara Andoni Iraola dan Inigo Perez. Mereka pernah bekerja bersama sebagai mentor dan asisten.

Liverpool akan menjamu Villarreal di Anfield pada Rabu (21/10/2026) dini hari WIB. Iraola dan Perez kini berada di kubu yang berbeda setelah sebelumnya bekerja sama di Rayo Vallecano.

1. Inigo Perez pernah menjadi asisten Andoni Iraola

Saat masih di Rayo Vallecano, Iraola menjabat sebagai pelatih kepala, sedangkan Perez menjadi asistennya. Hubungan profesional tersebut membuat duel kali ini terasa istimewa bagi keduanya.

Perez kini berusia 38 tahun. Ia direkrut Iraola sebagai asisten pelatih setelah memutuskan pensiun sebagai pemain pada musim panas 2022.

Keduanya juga memiliki kedekatan sejak masih aktif bermain sepak bola. Iraola dan Perez pernah cukup lama memperkuat Athletic Bilbao sebelum akhirnya bekerja sama di dunia kepelatihan.

2. Iraola senang bisa jumpa Perez

Iraola mengaku senang bisa kembali bertemu dengan mantan asistennya. Ia menilai hubungan yang terjalin selama bekerja bersama membuat pertandingan ini memiliki arti tersendiri.

"Begitu dia pensiun, saya langsung merekrutnya sebagai asisten dan kami telah melalui banyak hal bersama, jadi merupakan suatu kehormatan untuk bertemu dengannya lagi," ujar Iraola, dikutip dari situs resmi UEFA.

Iraola juga mengakui bahwa dirinya cukup mengenal karakter Perez. Meski demikian, ia tetap mengikuti perkembangan Villarreal dan mengetahui kualitas para pemain yang akan dihadapinya.

"Dia mengenal saya, tetapi saya mengikuti perkembangan mereka dan saya mengenal para pemain.. Saya sering berbicara dengannya, biasanya tentang sepak bola dan keluarga. Namun, karena pertandingan ini semakin dekat, kami tidak berbicara," ujar Iraola

3. Perez mengantisipasi pertemuan yang canggung

Di sisi lain, Perez mengakui belum berbicara dengan Iraola sejak hasil undian Liga Champions mempertemukan kedua tim. Ia memperkirakan pertemuan mereka di Anfield nanti akan terasa sedikit canggung, meski keduanya memiliki hubungan yang baik.

"Kami tumbuh di daerah yang dikenal dengan masyarakatnya yang cenderung tertutup dan tidak banyak bicara. Saya belum berbicara dengannya sejak hasil undian mempertemukan kami," kata Perez.

Ia juga menggambarkan kemungkinan suasana setelah pertandingan. Menurutnya, hasil akhir bisa memengaruhi bagaimana keduanya berinteraksi setelah laga, terutama jika salah satu pihak harus menerima kekalahan.

"Nanti, kami mungkin akan saling menyapa dengan sedikit canggung. Setelah pertandingan, siapa pun yang tidak terlalu senang dengan hasilnya mungkin akan langsung pergi. Padahal, hubungan kami sangat baik," tegasnya.

Pertemuan Liverpool dan Villarreal pun bukan sekadar perebutan poin di Liga Champions. Duel ini juga menjadi kesempatan bagi Iraola dan Perez untuk menunjukkan kemampuan masing-masing setelah menempuh perjalanan karier yang berbeda.

Curated For You

Editorial Team

Related Article