Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Misi Mancini, Rebut Hati Fans dan Bikin Timnas Italia Bagus Lagi
ilustrasi jersey dengan logo Timnas Italia (unsplash.com/SalahRegouane)
  • Roberto Mancini kembali melatih Timnas Italia untuk periode keduanya, setelah sebelumnya menukangi Azzurri pada 2018-2023 dan memenangkan Euro 2020.

  • Mancini memahami kekecewaan fans atas kepergiannya yang mendadak pada 2023, serta menyatakan perlu menerima perasaan suporter yang merasa dikhianati.

  • Ia bertekad merebut kembali hati fans dengan membenahi Italia dan mengembalikannya sebagai tim besar, jelang Nations League melawan Belgia, Turki, dan Prancis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Roberto Mancini menerima ekspresi kekecewaan fans Timnas Italia usai sempat ditinggal mendadak beberapa tahun lalu. Kini, dia siap merebut hati fans dan bikin Gli Azzurri ciamik lagi.

Mancini kembali menukangi Italia. Dia ditunjuk untuk membenahi Azzurri, usai sempat gagal dibawa lolos ke Piala Dunia 2026 oleh Gennaro Gattuso.

1. Kali kedua Mancini melatih Italia

Bagi Mancini, ini kali keduanya ia melatih Italia. Periode pertamanya terjadi pada 2018 hingga 2023, dengan sempat memenangkan titel Euro 2020.

Pada 2023, Mancini mendadak cabut karena alasan bersitegang dengan Presiden FIGC, Gabriele Gravina. Tak lama berselang, Mancini malah gabung Timnas Italia.

2. Cabut tiba-tiba sempat bikin fans kesal

Keputusan cabut itu bikin sebagian fans Timnas Italia kesal. Roberto Mancini memakluminya, dan ia bertekad merebut hati penggemar lagi.

"Saya tidak merasa pantas mendapat pujian (soal sukses raih trofi Euro 2020 itu) karena itu sudah berlalu. Ketika seorang suporter merasa dikhianati, dia berhak merasa kecewa. Kita harus menerimanya," kata Mancini, dilansir ESPN FC.

3. Siap membawa Italia ke tempat seharusnya

Mancini mengungkapkan, kekecewaan dari fans akan dia obati dengan cara membawa Timnas Italia ke tempat seharusnya. Sudah lama, Italia jauh dari posisi sebagai tim besar di Eropa dan dunia.

"Saya rasa untuk memenangkan kembali hati mereka, kita harus bekerja dengan baik dan mengembalikan tim nasional ke tempat yang semestinya agar semuanya kembali tenang," kata Mancini.

Timnas Italia akan melawan Belgia, Turki, dan Prancis di UEFA Nations League, 26 September sampai 6 Oktober. Terakhir Mancini juga bisa membawa 'Gli Azzurri' finis ketiga di ajang itu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article