Misi Valentino Rossi dalam Debutnya Ngaspal di Sirkuit Mandalika

- Uji ketangguhan pelumas di lintasan teknis Mandalika: Selama sesi latihan intensif dua hari, motor Ducati V4 dan V2 dipacu menggunakan oli Pertamina Enduro untuk menciptakan pelumas performa tinggi.
- Visi besar The Doctor untuk pembalap muda: Pembentukan akademi VR46 sebagai wadah berbagi pengalaman pembalap sejak awal karier, dengan kolaborasi strategis bersama Pertamina Enduro dalam proyek besar timnya di MotoGP.
- Puji antusiasme fans dan potensi Indonesia: Rossi memuji gairah luar biasa masyarakat Indonesia terhadap MotoGP dan menyebut kehadiran sirkuit internasional seperti Mandalika sebagai momentum emas bagi talenta lokal.
Jakarta, IDN Times - Legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi, akhirnya merasakan sensasi balapan di Pertamina Mandalika International Circuit. Momen itu dirasakan Rossi dalam sesi latihan yang berlangsung dua hari, 29-30 Januari 2026.
Kehadiran The Doctor bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan untuk memantau langsung jalannya program Pertamina Enduro VR46 Riders Academy. Dalam kesempatan langka ini, Rossi turun ke lintasan sembari melakukan observasi teknis terhadap motor-motor anak didiknya yang sedang berlatih.
1. Uji ketangguhan pelumas di lintasan teknis Mandalika

Selama sesi latihan intensif dua hari, motor Ducati V4 dan V2 milik para pembalap akademi dipacu menggunakan oli Pertamina Enduro. Rossi tampak sibuk berdiskusi dengan tim teknis dan mekanik di pit lane untuk mengevaluasi performa mesin secara detail.
Sirkuit Mandalika yang dikenal memiliki kombinasi tikungan teknis dan trek lurus cepat menjadi laboratorium pengujian yang sempurna bagi mereka. Kolaborasi teknis ini bertujuan menciptakan pelumas performa tinggi yang mampu bersaing dan mendukung ekosistem balap internasional.
2. Visi besar The Doctor untuk pembalap muda

Pemilik tim VR46 itu menegaskan akademinya dibentuk sebagai wadah berbagi pengalaman pembalap sejak awal karier mereka. Kolaborasi dengan Pertamina Enduro dinilai sebagai langkah strategis dalam proyek besar timnya di kancah MotoGP.
"Riders Academy dibentuk untuk mendukung pembalap sejak awal perjalanan karier mereka. Kami bangga bisa bersama-sama mengembangkan dunia balap motor," ujar Rossi dalam keterangan resminya.
3. Puji antusiasme fans dan potensi Indonesia

Rossi tak lupa memuji gairah luar biasa masyarakat Indonesia terhadap MotoGP. Menurutnya, kehadiran sirkuit berstandar internasional seperti Mandalika adalah momentum emas bagi talenta lokal untuk berkembang.
"Indonesia memiliki antusiasme yang sangat tinggi terhadap MotoGP, banyak pembalap muda dengan mimpi besar. Ini dapat menjadi momen yang tepat bagi mereka untuk menargetkan ambisi tertinggi," ujar sang legenda.


















