Bayar Penyesalan, Valentino Rossi Mengaspal di Sirkuit Mandalika

- Valentino Rossi membagikan momen mengaspal di Sirkuit Mandalika tanpa agenda balapan
- Kehadiran Rossi menutup penantian penggemar selama lima tahun sejak Sirkuit Mandalika diresmikan pada 2021
- Rossi hadir untuk mendampingi kegiatan VR46 Riders Academy dan melakukan pembinaan kepada 10 pembalap muda Indonesia di Sirkuit Mandalika
Jakarta, IDN Times - Valentino Rossi sempat menyesal selepas pensiun dari MotoGP di akhir 2021. Sebab, dia tak bisa mengaspal di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika sebagai pembalap.
Namun, rasa penyesalan itu terbayar pada Januari 2026. Meski sudah tidak lagi berstatus sebagai pembalap, Rossi akhirnya bisa menjajal Sirkuit Mandalika.
1. Membagikan momen membalap di media sosial pribadi
Dalam media sosial pribadinya, Rossi membagikan momennya mengaspal di Sirkuit Mandalika. Tanpa agenda balapan, plus diliputi suasana santai, Rossi menjajal lintasan dengan motor bernomor 46 yang jadi ciri khasnya.
Suasana santai tampak dalam unggahan Rossi tersebut. Tak ada tekanan kompetisi, yang ada hanyalah rasa penyesalan yang coba dibayar pria asal Italia tersebut.
2. Tuntasnya penantian lima tahun
Kehadiran Rossi di Mandalika menutup penantian penggemar The Doctor selama lima tahun. Sejak Sirkuit Mandalika diresmikan pada 2021, Rossi belum pernah hadir langsung di sana. Alasannya sederhana, yakni Mandalika baru menggelar balapan perdana MotoGP pada 2022, sedangkan Rossi sudah pensiun semusim sebelumnya.
Unggahan akun VR46 Rides Academy, @vr46ridersacademyofficial, menampilkan helm dan kursi bernomor 46 yang terpajang di Mandalika. Rossi juga membagikan foto motor dan aktivitasnya selama di sirkuit.
3. Apa kegiatan Rossi di Mandalika?
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menjelaskan Rossi hadir untuk mendampingi kegiatan VR46 Riders Academy. Rossi melakukan pembinaan dan pelatihan kepada 10 pembalap muda Indonesia di Sirkuit Mandalika. Mengingat lintasan basah, Rossi mengelilingi sirkuit menggunakan mobil safety car, bukan motornya sendiri.
"Jadi mereka belum mau naik motor. Akhirnya in class training bersama VR46 Riders Academy dengan Pertamina Enduro VR46 Racing Team," ujar Priandhi.















