Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mission Possible, 3 Alasan Kenapa AS Roma Bisa Kalahkan Liverpool

Mission Possible, 3 Alasan Kenapa AS Roma Bisa Kalahkan Liverpool
twitter.com/EdDzeko

Leg kedua babak semifinal Liga Champions akan kembali digelar tengah pekan ini. Liverpool menjadi kandidat terkuat yang bakalan melaju ke babak final, karena mengantongi keunggulan 5-2 atas AS Roma di leg pertama.

Namun Liverpool tentunya harus sangat waspada. Karena AS Roma sendiri tentunya akan bermain habis-habisan di Olimpico, Kamis (3/5/2018) dinihari nanti. Masih ingat di kepala kita bagaimana mereka mampu menundukkan Barcelona dengan skor 3-0 di Olimpico, pada babak perempat final kemarin.

Dengan kisah yang tak berbeda, AS Roma kini memiliki misi yang sama, yaitu harus mampu menang dengan skor 3-0 jika ingin lolos ke babak final.

Sebelum menyaksikan laga hidup mati tersebut, yuk kita simak dulu ulasannya, dilansir dari Uefa.com dan Asroma.com.

1. Misi comeback AS Roma episode kedua

twitter.com/BBCSport
twitter.com/BBCSport

AS Roma kembali akan menjalani misi sulit di Liga Champions. Kini mereka harus mampu menang 3-0 saat menjamu Liverpool di Olimpico Kamis (3/5/2018) dinihari nanti. Hal ini tentunya bukanlah hal yang mustahil bagi Roma. Karena mereka pernah melakukannya di babak perempat final saat melawan Barcelona.

Kekalahan 5-2 di leg pertama memang menjadi pukulan yang telak bagi AS Roma. Apalagi mantan pemainnya, yaitu Mohamed Salah menjadi aktor utama kekalahan mereka, di mana sang pemain mampu mencetak dua gol dan dua assist.

Kini AS Roma harus segera bangkit untuk kembali menyelesaikan misi sulit episode keduanya. Kebangkitan pun mulai terlihat saat Roma berhasil menang di Liga Italia pekan ke-35 kemarin (28/4/2018) saat melawan Chievo.

Dalam pertandingan tersebut mereka mampu menang dengan skor 4-1. Hebatnya lagi, mereka mampu menang dengan 10 pemain, karena bek mereka Juan Jesus harus menerima kartu merah pada menit ke-55.

Hal ini tentunya menjadi modal yang positif bagi mereka untuk menghadapi Liverpool nanti. Kemenangan tersebut menjadi bukti jika pasukan Di Francesco telah siap untuk mengalahkan Liverpool dengan skor besar. Mampukah AS Roma kembali mengulang comeback mereka?

2. Menanti kembali 'magic' Edin Dzeko

twitter.com/EdDzeko
twitter.com/EdDzeko

Edin Dzeko akan menjadi tumpuan AS Roma di lini depan untuk membobol gawang Liverpool. Saat ini sang pemain pun sedang onfire. Dia mampu mencetak dua gol saat mengalahkan Chievo di Serie A Italia.

Liverpool patut waspada dengan pemain asal Bosnia tersebut. Karena dia selalu menjadi awal kebangkitan dari AS Roma. Hal tersebut terbukti saat melawan Barcelona, di mana dia mencetak dua gol dalam dua laga perempat final tersebut.

Magic Dzeko kembali berlanjut saat timnya tertinggal 5-0 dari Liverpool. Di menit ke-80 dia berhasil mencetak gol yang kemudian diikuti gol rekannya, Perotti pada menit ke-84. Sehingga pertandingan berakhir 5-2 dan membuat Roma masih memiliki kesempatan lolos ke final.

Di leg kedua nanti Dzeko tentu akan kembali mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk serigala Roma, demi mampu lolos ke babak final. Striker lainnya seperti Perotti dan Schick tampaknya akan menjadi partner Dzeko dalam pertandingan itu, seperti saat melawan Barcelona. So, mampukah magic Olimpico kembali terulang di babak semifinal nanti? Kita lihat saja.

3. Keangkeran stadion Olimpico di Liga Champions

twitter.com/MisterDiFra
twitter.com/MisterDiFra

Saat bermain di Olimpico, AS Roma belum terkalahkan sekalipun di Liga Champions musim ini. Bahkan lebih luar biasanya lagi, dari 4 laga kandangnya tersebut mereka belum pernah kebobolan. Chelsea dan Barcelona menjadi korban keangkeran stadion tersebut.

Mereka mampu dikalahkan AS Roma dengan skor 3-0. Tentunya Romanisti kali ini akan memberikan dukungan berlipat-lipat lagi bagi AS Roma. Mereka akan menjadi pemain ke-12 AS Roma dalam pertandingan tersebut.

Di sisi lain, Liverpool merupakan klub paling subur di Liga Champions musim ini. Trio striker mereka, Salah-Firmino-Sane telah mencetak total 28 gol, di mana Salah dan Firmino sama-sama telah mencetak 10 gol, sedangkan Mane 8 gol.

Dengan statistik itu akankah Liverpool menjadi korban selanjutnya stadion Olimpico ataukah Liverpool yang akan semakin beringas untuk lolos ke final?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest in Sport

See More

Cerita Veddriq, Sempat Sakit Jelang Kejuaraan Asia

17 Apr 2026, 18:53 WIBSport