Misteri Adu Argumen Guardiola dan Haaland Usai ManCity Menang Dramatis

- Manchester City menang 3-2 atas Leeds United di Etihad Stadium.
- Pep Guardiola dan Erling Haaland terlibat adu argumen setelah pertandingan.
- Guardiola yakin Haaland akan kembali mencetak gol, meski belum mencetak gol dalam tiga laga terakhir.
Jakarta, IDN Times - Pemandangan yang memancing opini publik muncul usai Manchester City menang susah payah atas Leeds United di Etihad Stadium, Sabtu (29/11/2025), dengan skor 3-2. Setelah peluit panjang berbunyi, terjadi adu argumen antara manajer ManCity, Pep Guardiola, dengan bomber andalannya, Erling Haaland.
Keduanya terlihat beradu argumen di atas lapangan. Haaland beberapa kali menghindari kontak mata dengan Guardiola dalam situasi tersebut. Namun, Guardiola terus menekan Haaland hingga percakapan selesai dan keduanya tersenyum ke arah kamera.
1. Haaland mati kutu saat lawan Leeds United
Guardiola diduga sedang menyemprot Haaland saat itu. Sebab, dalam duel melawan Leeds, Haaland benar-benar mati kutu.
Bomber Norwegia tersebut cuma bisa melepaskan satu tembakan dengan potesi gol 0,13. Haaland juga tak terlibat tiga gol ManCity dan nihil peluang emas yang diciptakan.
Faktanya, Haaland juga sudah tak mencetak gol di tiga laga beruntun ManCity. Ini menjadi catatan terburuk buat Haaland dalam kariernya.
2. Guardiola yakin Haaland kembali cetak gol
Meski begitu, Guardiola yakin Haaland bakal kembali mencetak gol. Bahkan, Guardiola optimistis Haaland mampu menorehkan rekor 100 gol di Premier League.
"Dia pasti akan melakukannya di laga berikutnya," ujar Guardiola dilansir BBC Sport.
3. Persoalannya adalah istirahat
Haaland cuma butuh sekali membobol gawang lawan demi mencetak 100 gol di Premier League. Jika menjebol gawang lawan pada laga berikutnya, maka Haaland akan mencatatkan rekor sebagai pemain tercepat yang cetak 100 gol di kompetisi kasta tertinggi Inggris itu.
"Mari bicara soal istirahat. Tubuhnya besar, menit demi menit, ada waktunya Anda bisa lebih segar. Istirahat bukan soal kaki, tapi juga pikiran. Ini bukan seperti Phil Foden atau Jeremy Doku. Mereka bisa beristirahat. Erling pria besar, kami butuh tenaganya," kata Guardiola


















