Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Modric Simpati dengan Ronaldo soal Konflik di Timnas Portugal

2 min read
Modric Simpati dengan Ronaldo soal Konflik di Timnas Portugal
Cristiano Ronaldo mencoba melewati penjagaan bek Spanyol Marc Cucurella saat Portugal menghadapi Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Arlington, 6 Juli 2026. (Foto: Paul ELLIS/AFP)
  • Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp Timnas Portugal saat jeda UEFA Nations League setelah hanya bermain sekali dari empat kesempatan, lalu mengaku merasa dibohongi pelatih Jorge Jesus.

  • Ronaldo berpotensi terkena larangan bermain karena aturan FPF terhadap pemain yang meninggalkan tim nasional tanpa prosedur, meski ia disebut siap menerima konsekuensinya.

  • Luka Modric berharap polemik segera selesai dan Ronaldo mendapat perpisahan layak dari Portugal; keduanya pernah enam musim bersama Real Madrid serta memenangkan empat Liga Champions.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Luka Modric menyampaikan simpatinya kepada Cristiano Ronaldo di tengah polemik yang melibatkan megabintang Portugal tersebut dan pelatih Jorge Jesus.

Sosok asal Kroasia itu berharap, persoalan itu segera diselesaikan dengan baik, terlebih Ronaldo kini berada di penghujung kariernya bersama Timnas Portugal.

Ronaldo dikabarkan meninggalkan kamp Timnas Portugal di tengah agenda UEFA Nations League pada jeda internasional. Dari empat kesempatan yang tersedia, ia hanya bermain satu kali.

Setelah kejadian tersebut, Ronaldo memberikan klarifikasi. Ia mengaku merasa dibohongi oleh Jorge Jesus karena sudah diminta melakukan pemanasan, tetapi pada akhirnya tidak dimainkan.

  1. 1. Ronaldo berpotensi dapat sanksi

    Ronaldo pun berpotensi menghadapi sanksi larangan bermain. Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) memiliki aturan tegas terkait pemain yang meninggalkan tim nasional tanpa mengikuti prosedur yang berlaku.

    Meski demikian, Ronaldo disebut siap menerima konsekuensi atas tindakannya. Situasi ini pun memunculkan kekhawatiran terhadap hubungan Ronaldo di akhir masa bermainnya untuk Timnas.

  2. 2. Modric berharap masalah Ronaldo segera selesai

    Sebagai mantan rekan setim Ronaldo di Real Madrid, Modric turut menaruh perhatian terhadap polemik tersebut. Dia mengaku belum berbicara langsung dengan Ronaldo sehingga belum mengetahui secara pasti apa yang sebenarnya terjadi.

    Meski begitu, Modric menyayangkan persoalan tersebut muncul di negara asal Ronaldo. Ia menilai mantan rekannya itu layak mendapatkan perpisahan yang pantas dari Timnas Portugal.

    “Sayang sekali hal itu terjadi di negaranya. Ronaldo pantas mendapatkan perpisahan yang layak. Saya berharap semuanya bisa diselesaikan, karena dia adalah pemain terhebat dalam sejarah Portugal,” ujar Modric, dilansir Tribuna.

  3. 3. Modric dan Ronaldo pernah enam musim bersama di Real Madrid

    Modric dan Ronaldo pernah bermain bersama di Real Madrid selama enam musim, yakni dari 2012 hingga 2018. Keduanya menjadi bagian penting dari era kejayaan Los Blancos di kompetisi domestik maupun Eropa.

    Selama periode tersebut, mereka membantu Madrid meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk empat trofi Liga Champions. Kebersamaan itu membuat Modric memahami besarnya kontribusi Ronaldo.

    Kini, Modric berharap polemik yang sedang dihadapi mantan rekannya tersebut dapat segera berakhir agar Ronaldo dapat menutup perjalanannya bersama Timnas Portugal dengan layak.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More