Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

MU Keok dari Newcastle, Carrick: Kami Gagal Manfaatkan Momentum

MU Keok dari Newcastle, Carrick: Kami Gagal Manfaatkan Momentum
Penyerang Manchester United asal Pantai Gading, Amad Diallo, memberi isyarat kepada rekan-rekannya saat membentuk pagar hidup jelang eksekusi tendangan bebas dalam laga Premier League 2025/26 antara Manchester United melawan Fulham di Old Trafford, Manchester, Inggris, 1 Februari 2026. (Paul ELLIS/AFP)
Intinya Sih

  • Manchester United kalah 1-2 dari Newcastle United meski unggul jumlah pemain, dan Michael Carrick menilai timnya gagal memanfaatkan peluang penting di momen krusial pertandingan.
  • Carrick menegaskan kekalahan bukan karena mental pemain, melainkan performa yang belum maksimal, sambil mengakui Newcastle tampil disiplin dan layak meraih kemenangan.
  • Ia meminta tim segera bangkit dan fokus menghadapi Aston Villa, menjadikan kekalahan ini sebagai pelajaran untuk memperbaiki kualitas permainan demi menjaga posisi di papan atas klasemen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Manchester United gagal memanfaatkan momentum saat bertandang ke markas Newcastle United dalam lanjutan Premier League 2025/26. Bertandang ke St James Park pada Kamis (5/3/2026), Setan Merah akhirnya kalah drmatis dengan skor 1-2, meski unggul jumlah pemain.

Pelatih MU, Michael Carrick mengakui timnya tidak mampu memaksimalkan peluang yang ada. Ia menilai, anak asuhnya sebenarnya sempat mengendalikan pertandingan, tetapi gagal meningkatkan kualitas permainan pada momen krusial.

Sebaliknya, Carrick juga memberikan apresiasi kepada Newcastle yang tampil disiplin dan mampu memanfaatkan situasi hingga akhir laga.

“Kami jelas tak senang dengan cara kami bermain dalam laga malam ini. Dari jalannya pertandingan, sebenarnya kami memegang kendali dalam banyak momen. Namun kredit untuk Newcastle, pendekatan bermain mereka di pertandingan ini sangat baik," kata Carrick dikutip laman resmi klub.

1. Sudah unggul, tapi tidak memanfaatkan peluang

Carrick menilai MU seharusnya mampu mengontrol pertandingan dengan lebih baik. Terlebih, Newcastle sempat bermain dengan 10 orang dalam laga tersebut.

Situasi itu seharusnya menjadi keuntungan bagi timnya untuk menekan lawan dan mengunci kemenangan. Namun, menurut Carrick, peningkatan performa yang diharapkan tidak terjadi.

Kegagalan memanfaatkan momentum tersebut akhirnya membuat MU kehilangan kendali permainan hingga akhir laga.

"Kami sudah tahu ini akan menjadi laga yang sulit. Kami sempat menguasai jalannya permainan, hingga berada di posisi yang seharusnya bisa kami manfaatkan untuk menekan lebih jauh. Namun, itu tidak benar-benar kami lakukan. Jadi ya, kami sangat kecewa," ujar Carrick.

2. Bukan soal mental, tapi performa belum maksimal

Carrick menegaskan kekalahan ini bukan disebabkan lemahnya mental atau kurangnya semangat juang para pemain. Ia menilai para pemain tetap memiliki keinginan kuat untuk menang, tapi kualitas permainan tim belum mencapai level yang seharusnya.

“Ini soal kualitas dan performa, bukan soal karakter atau keinginan untuk menang. Sangat mudah menuding hal-hal seperti itu hanya karena Anda tidak memenangkan pertandingan. Newcastle pantas mendapat pujian, mereka memang layak menang malam ini. Jujur saja, itu menyakitkan bagi saya untuk mengatakannya, tetapi memang demikian kenyataannya," bebernya.

Meski kecewa, Carrick mencoba melihat situasi timnya secara santai. Terlebih, MU baru sekali kalah di tangannya, dan posisi klub masih berada di tiga besar.

“Kami baru kalah satu pertandingan, bukan? Jadi memang kami tidak bermain cukup baik, tetapi jika dilihat secara keseluruhan, posisi kami masih cukup bagus. Kekalahan malam ini tentu menyakitkan karena kami tidak suka kalah. Namun kami akan bangkit dan menjadi lebih baik di pertandingan berikutnya.” kata eks pemain Timnas Inggris itu.

3. Fokus ke duel melawan Aston Villa

Carrick memastikan persiapan menuju laga berikutnya akan tetap berjalan seperti biasa. Ia meminta timnya segera bangkit, bekerja lebih keras, dan menjadikan kekalahan ini sebagai pelajaran penting untuk kembali ke jalur kemenangan.

“Sekarang kami harus kembali fokus, bekerja keras lagi, dan melakukan hal-hal yang sebelumnya membuat kami bisa memenangkan pertandingan. Kami tahu kami mampu melakukannya. Kami merupakan tim yang bagus dengan pemain-pemain berkualitas. Hanya saja, malam ini bukan malam kami," beber pelatih berusia 44 tahun itu.

Selanjutnya, MU sudah ditunggu lawan berat yang kini jadi pesaing terdekatnya dalam perebutan posisi tiga klasemen Premier League, yakni Aston Villa. Duel pekan 30 itu menentukan posisi kedua kesebelasan lantaran jika salah satunya kalah, mereka terancam terdepak dari lima besar.

“Persiapan melawan Villa akan seperti pekan-pekan lainnya. Menang atau kalah tentu memengaruhi perasaan Anda, tapi kami harus belajar dan berkembang dari situ. Kami mendapat banyak pujian belakangan ini dan para pemain pantas mendapatkannya," ujar Carrick.

Malam ini kami kecewa, tapi itu tidak mengubah cara kami mempersiapkan pertandingan berikutnya. Kami masih punya banyak yang diperjuangkan. Kami akan menjalani pekan yang baik, bekerja keras, belajar, dan menatap laga selanjutnya dengan optimisme," lanjut dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Sport

See More