Aston Villa kembali bermain di Liga Europa pada 2025/2026. Ini merupakan keikutsertaan ke-14 mereka di kompetisi antarklub Eropa kasta kedua tersebut. Dari seluruhnya, ada 3 musim ketika klub yang berasal dari Birmingham, Inggris, itu berhasil mencapai perempat final. Kapan saja dan seperti apa hasilnya? Berikut detailnya.
3 Musim Pertama Aston Villa Mencapai Perempat Final Liga Europa

1. Aston Villa kalah dari Barcelona pada perempat final Liga Europa 1977/1978
Musim perdana Aston Villa menembus perempat final Liga Europa terjadi pada 1977/1978. Mereka lolos untuk kedua kalinya ke kompetisi yang saat itu masih bernama Piala UEFA ini berkat berakhir di posisi keempat di Divisi Utama Inggris musim sebelumnya. Penampilan debutnya sendiri terjadi pada 1975/1976. Mereka langsung gugur pada babak pertama akibat kalah dari Royal Antwerp dengan agregat 1-5.
Di Piala UEFA 1977/1978, Villa memulai perjalanan dengan menghadapi Fenerbahce. Mereka melaju dengan mulus ke ronde kedua usai menang telak dengan agregat 6-0. Gornik Zabrze menjadi lawan Villa selanjutnya dan mereka berhasil meraih tiket 16 besar berkat kemenangan 2-0 pada leg pertama serta imbang 1-1 pada leg kedua. Villa mengulang skenario yang sama pada 16 besar. Athletic Club merupakan tim yang mereka singkirkan.
Sayangnya, Villa tidak mampu melewati adangan Barcelona pada perempat final. Mereka hanya imbang 2-2 di kandang pada leg pertama. Hasil tersebut sebetulnya positif karena Villa tertinggal 0-2 lebih dulu. Pada leg kedua, Villa harus bermain dengan sepuluh orang mulai menit 23 akibat kartu merah John Gidman. Villa sempat membuat kejutan lewat gol Brian Little (57’). Namun, Barca sukses membalikkan keadaan melalui gol Migueli (67’) dan Juan Manuel Asensi (77’).
2. Aston Villa dijegal Atletico Madrid pada perempat final Liga Europa 1997/1998
Setelah 1977/1978, Aston Villa baru kembali lolos ke perempat final Liga Europa 20 musim kemudian. Mereka menjadi peserta pada edisi 1997/1998 lewat jalur fair play. Sementara, secara klasemen, Villa berakhir di posisi kelima di English Premier League (EPL) 1996/1997.
Villa kembali kalah dari tim Spanyol pada perempat final Liga Europa 1997/1998. Mereka dijegal Atletico Madrid. Mereka sebetulnya menang 2-1 pada leg kedua. Namun, Villa tumbang 0-1 saat bermain sebagai tamu pada leg pertama sehingga gugur akibat gol tandang.
Performa Villa pada fase sebelumnya juga memang tidak terlalu meyakinkan. Mereka hanya menang dengan agregat 1-0 atas Bordeaux pada ronde pertama dengan leg kedua berjalan sampai babak tambahan. Setelahnya, Villa cuma unggul dengan agregat 2-1 atas Athletic Club dan 3-2 kontra Steaua Bucharest secara comeback.
3. Aston Villa menyingkirkan Bologna pada perempat final Liga Europa 2025/2026
Musim teranyar Aston Villa mencapai perempat final Liga Europa terjadi pada 2025/2026. Kali ini, mereka berhasil meraih tiket semifinal. Villa mengalahkan Bologna dengan sangat meyakinkan. Mereka menang 3-1 ketika bermain tandang pada leg pertama dan berpesta 4-0 saat tampil di depan publik sendiri pada leg kedua.
Sebelumnya, Villa menyingkirkan Lille pada 16 besar dengan agregat 3-0. Sementara, pada fase liga, mereka berhasil menjadi runner-up. Villa mengakhiri 7 dari 8 pertandingan yang dijalani dengan kemenangan. Mereka mengalahkan Bologna 1-0, Feyenoord 2-0, Maccabi Tel Aviv 2-0, Young Boys 2-1, Basel 2-1, Fenerbahce 1-0, dan RB Salzburg 3-2.
Satu laga lain Villa pada fase liga berujung kekalahan mengejutkan 1-2 atas Go Ahead Eagles. Villa sendiri lolos ke Liga Europa 2025/2026 karena bertengger di posisi keenam di Premier League 2024/2025. Mereka duduk di tempat tersebut akibat kekalahan 0-2 dari Manchester United pada pertandingan terakhir sehingga gagal bermain di Liga Champions Eropa (UCL).
Villa akan menjalani semifinal Liga Europa 2025/2026 dengan melawan sesama klub Inggris, Nottingham Forest. Mereka jelas memasang target untuk menjadi juara. Sebab, itu bukan hanya bakal menghadirkan trofi Liga Europa perdana, melainkan juga tiket UCL 2026/2027. Mampukah tim asuhan Unai Emery merealisasikannya?