Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Musim Pertama Lazio Unbeaten dalam 7 Pekan Awal Serie A

4 min read
7 Musim Pertama Lazio Unbeaten dalam 7 Pekan Awal Serie A
ilustrasi pertandingan (unsplash.com/vb7)
  • Lazio belum terkalahkan hingga pekan ketujuh Serie A 2026/2027 di bawah Gennaro Gattuso, dengan enam kemenangan dan satu imbang; satu-satunya hasil seri terjadi melawan AC Milan.
  • Catatan musim ini menjadi kali ketujuh Lazio tak terkalahkan dalam tujuh pekan awal Serie A, setelah musim 1937/1938, 1965/1966, 1972/1973, 1988/1989, 1995/1996, dan 1999/2000.
  • Dari enam musim sebelumnya, awal tak terkalahkan terpanjang terjadi pada 1972/1973 dengan 10 laga dan 1999/2000 dengan sembilan laga; musim 1999/2000 berakhir dengan gelar juara Lazio.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lazio belum terkalahkan per pekan ketujuh Serie A Italia 2026/2027. Tim yang dilatih Gennaro Gattuso itu meraih 6 kemenangan dan 1 keimbangan hingga 21 Oktober 2026 pukul 9:00 WIB. Catatan ini menambah rekor unbeaten I Biancocelesti dalam 7 pekan awal Serie A. Berdasarkan data Transfermarkt, musim sekarang merupakan ketujuh kalinya mereka mampu melakukannya.

  1. 1. Lazio meraih 6 kemenangan dan 1 keimbangan dalam 7 pekan awal Serie A 2026/2027

    Lazio hanya gagal menang dalam 7 pekan awal Serie A 2026/2027 ketika ditahan AC Milan 2-2 pada pekan kelima. Saat itu, mereka sebetulnya unggul dulu 2-0. Sisanya, Mattia Zaccagni dan kolega menyapu bersih 6 pertandingan dengan kemenangan dan hanya kebobolan 2 gol. Mereka mengalahkan Bologna 1-0, Genoa 1-0, Udinese 2-1, Venezia 2-0, Venezia 3-1, dan Juventus 3-0.

  2. 2. Lazio unbeaten dalam 9 pekan awal Serie A 1999/2000

    Sebelum 2026/2027, terakhir kali Lazio tidak terkalahkan dalam 7 pekan awal Serie A terjdi pada 1999/2000. Mereka melewati 9 pertandingan pertama dengan 6 kemenangan dan 3 keimbangan. Tim yang saat itu dilatih Sven-Goran Eriksson ini mengalahkan Cagliari 2-1, Torino 3-0, Parma 2-1, Udinese 3-0, Lecce 4-2, dan Hellas Verona 4-0. Mereka ditahan Bari 0-0, AC Milan 4-4, dan Inter Milan 1-1. Lazio menelan kekalahan perdananya usai dibungkam AS Roma 1-4 pada pekan kesepuluh. Mereka lantas menuntaskan 24 laga terakhir dengan 15 kemenangan, 6 keimbangan, dan 3 kekalahan. Hasilnya, Giuseppe Favalli dan kolega keluar sebagai juara.

  3. 3. Lazio menang 4 kali dan imbang 4 kali dalam 8 pekan awal Serie A 1995/1996

    Lazio berakhir di posisi ketiga untuk ketiga kalinya secara beruntun di Serie A 1995/1996. Mereka unbeaten dalam 8 pekan awal pada musim ini. Tim yang saat itu diasuh Zdenek Zeman tersebut menang 4 kali dan imbang 4 kali. Lazio menang 4-1 atas Piacenza, 1-0 atas Cagliari, 2-0 atas Padova, 4-0 atas Juventus, dan imbang 3-3 dengan Bari, 2-2 dengan Udinese, 0-0 dengan AS Roma, serta 0-0 dengan Inter Milan. Total, Lazio mengumpulkan 17 kemenangan, 8 keimbangan, dan 9 kekalahan di Serie A 1995/1996.

  4. 4. Lazio hanya menang 1 kali dan imbang 6 kali dalam 7 pekan awal Serie A 1988/1989

    Lazio unbeaten dalam 7 pekan awal Serie A 1988/1989. Namun, hanya satu yang berakhir dengan kemenangan. Mereka mengalahkan Hellas Verona 3-1 pada pekan keenam. Sisanya, tim yang saat itu dipimpin Giuseppe Materazzi tersebut seri 0-0 dengan Cesena, 1-1 dengan Torino, 0-0 dengan AC Milan, 1-1 dengan Como, 1-1 dengan Napoli, dan 0-0 dengan Bologna. Lazio bahkan menutup musim ini dengan lima kemenangan saja. Sisanya, mereka imbang 19 kali dan kalah 10 kali. Hasilnya, Lazio cuma bisa bertengger di peringkat sembilan.

  5. 5. Lazio tidak terkalahkan dalam 10 pekan awal Serie A 1972/1973

    Lazio sangat mendominasi pada 10 pekan awal Serie A 1972/1973. Mereka bertengger di puncak klasemen dengan 6 kemenangan dan 4 keimbangan. Padahal, Lazio berstatus tim promosi. Skuad besutan Tommaso Maestrel itu menang 1-0 atas Fiorentina, 2-1 atas Vicenza, 2-1 atas Ternana, 1-0 atas AS Roma, 2-0 atas Palermo, dan 2-1 atas Cagliari. Empat pertandingan lain berakhir seri 0-0 dengan Inter Milan, 1-1 dengan Juventus, 1-1 dengan Atalanta, dan 0-0 dengan Sampdoria. Sayangnya, mereka gagal bersaing sampai akhir musim. Hasilnya, Lazio hanya duduk di posisi ketiga di bawah Juventus dan AC Milan.

  6. 6. Lazio menang 3 kali dan imbang 6 kali dalam 9 pekan awal Serie A 1965/1966

    Lazio hanya berakhir di posisi 13 dari total 18 peserta di Serie A 1965/1966. Padahal, tim asuhan Umberto Mannocci tersebut unbeaten dalam 9 pekan awal. Mereka memang hanya menang tiga kali atas Varese (2-1), AS Roma (1-0), dan Vicenza (2-1). Enam laga sisanya tuntas dengan seri melawan AC Milan (0-0), Torino (2-2), Foggia (1-1), Bologna (1-1), Atalanta (0-0), dan SPAL (2-2). Setelahnya, performa Lazio menurun drastis. Mereka cuma mampu menambah 5 kemenangan dalam 25 laga pemungkas. Lazio kemudian imbang 7 kali dan kalah hingga 13 kali.

  7. 7. Lazio menang 4 kali dan imbang 5 kali dalam 9 pekan awal Serie A 1937/1938

    Musim pertama ketika Lazio unbeaten dalam 7 pekan awal Serie A terjadi pada 1937/1938. Saat itu, mereka tidak terkalahkan hingga pekan kesembilan. Tim yang dilatih Giuseppe Viola ini menang 4 kali dan imbang 5 kali. Mereka unggul 2-1 atas Genova, 2-0 atas Bologna, 3-1 atas Bari, dan 3-0 atas Livorno. Lazio lantas imbang 0-0 dengan Triestina, 0-0 dengan Lucchese, 1-1 dengan AS Roma, 2-2 dengan AC Milan, dan 1-1 dengan Juventus. Pada akhir musim, Lazio hanya berada di posisi 8 dari 16 kontestan.

    Lazio pernah unbeaten lebih lama pada awal Serie A sebelum 2026/2027. Permulaan yang positif bahkan membantu mereka menjadi juara pada 1999/2000. Kini, menarik untuk dinantikan sampai kapan Lazio mampu menjaga tren tidak terkalahkannya di Serie A 2026/2027 dan hasil akhir apa yang bakal mereka raih.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More