Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Musim Terbaik West Ham United sebelum Degradasi di EPL 2025/2026
West Ham United (unsplash.com/Samuel Regan-Asante)

West Ham United harus merasakan kenyataan pahit pada 2025/2026. Klub asal London Timur tersebut menjadi 1 dari 3 tim yang gagal bertahan di English Premier League. Meski meraih kemenangan telak 3-0 atas Leeds United pada pekan penutup, The Hammers finis di peringkat ke-18 dengan 39 poin, terpaut 2 poin dari Tottenham Hotspur yang berada di posisi aman terakhir.

Hasil buruk ini otomatis mengakhiri perjuangan West Ham United di kasta teratas Inggris sejak berstatus sebagai tim promosi pada 2012/2013. Selama lebih dari sedekade, The Hammers mencatatkan pencapaian fluktuatif. Tiga musim berikut ini menjadi periode terbaik bagi The Hammers.

1. Dengan beberapa catatan apik, West Ham United finis di peringkat ketujuh pada 2015/2016

Sejak menjalani persaingan sebagai tim promosi di Premier League 2012/2013, West Ham United selalu gagal menembus peringkat sepuluh besar dalam 3 musim beruntun. The Hammers lantas mencatatkan lonjakan peringkat yang cukup signifikan pada 2015/2016. Di bawah kendali Slaven Bilic, mereka finis di peringkat ke-7 dengan torehan 62 poin usai berada di posisi ke-12 pada musim sebelumnya.

Pada awal musim 2015/2016, West Ham United sempat bertengger di peringkat ketiga berkat 6 kemenangan dalam 10 laga pertama. The Hammers juga mencatatkan tren apik pada pertengahan musim dengan meraih tiga kemenangan beruntun sejak pekan 19 hingga 20, termasuk mengalahkan Liverpool 2-0. Menjelang akhir musim, skuad besutan Bilic tak terkalahkan sejak pekan 26 hingga 36. Kekalahan beruntun pada dua laga terakhir lantas membuat West Ham United turun dari posisi ke-5 ke peringkat ke-7.

2. West Ham United mengakhiri musim 2020/2021 di posisi keenam

West Ham United berhasil menembus papan atas hingga finis di peringkat keenam di Premier League 2020/2021. Pencapaian ini terjadi pada musim penuh pertama David Moyes menangani tim. The Hammers mengumpulkan 65 poin dari hasil 19 menang, 8 imbang, dan 11 kalah, hanya terpaut 4 poin dari Liverpool di peringkat ketiga.

Dalam perjalanan musim ini, West Ham United mengukir tren yang terus membaik usai kalah dalam dua laga pertama. Setelah konsisten bersaing di papan tengah, skuad besutan Moyes naik ke papan atas berkat empat kemenangan beruntun sejak pekan 17 hingga 20. The Hammers lantas meraih kemenangan dalam dua laga terakhir, termasuk menang telak 3-0 atas Southampton pada pekan penutup.

3. West Ham United masih bisa finis di peringkat ketujuh di tengah jadwal padat pada 2021/2022

West Ham United yang masih ditangani David Moyes sedikit mengalami penurunan performa pada 2021/2022. Mereka finis di peringkat ketujuh Premier League. Pada musim ini, The Hammers juga mengukir sejarah dengan melaju hingga semifinal Europa League sebagai debutan.

Pada musim ini, West Ham United tampil lebih baik pada paruh pertama. Kemenangan beruntun sejak pekan 8 hingga 11 membuat mereka bertengger di peringkat keempat. Namun, The Hammers memiliki catatan buruk pada penghujung musim dengan hanya meraih 1 kemenangan dalam 7 laga terakhir.

Degradasi pada 2025/2026 tentu menjadi pukulan besar bagi West Ham United setelah sempat menikmati periode kompetitif. Meski demikian, catatan finis di papan atas serta keberhasilan bersaing di kompetisi Eropa menunjukkan bahwa The Hammers pernah menjadi salah satu tim yang diperhitungkan di Premier League. Kini, West Ham United dituntut segera bangkit demi mengakhiri petualangan singkat di Championship dan kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article