6 Musim Villarreal Bermain di Liga Champions per 2025/2026

- Villarreal mencapai semifinal di Liga Champions 2005/2006
- Langkah Villarreal juga dihentikan Arsenal di Liga Champions 2008/2009
- Villarreal menjadi 1 dari 2 tim terburuk di Liga Champions 2025/2026
Villarreal masih jarang bermain di Liga Champions Eropa (UCL) hingga edisi teranyar pada 2025/2026. Sejak kompetisi ini mulai bergulir pada 1955, baru ada 6 musim ketika klub yang terbentuk di Spanyol pada 1923 tersebut terlibat. Semuanya juga terjadi setelah 1992 sebagi era baru dari ajang dengan trofi berjuluk Si Kuping Besar itu. Lantas, kapan saja dan seperti apa hasilnya? Berikut ulasannya.
1. Villarreal melaju sampai semifinal di Liga Champions 2005/2006
Villarreal debut di Liga Champions pada 2005/2006. Mereka berhak mengikuti kualifikasi karena berakhir di posisi ketiga di LaLiga Spanyol 2004/2005. Tim yang saat itu dilatih Manuel Pellegrini ini lolos ke fase grup setelah menyingkirkan Everton dengan agregat 4-2. Meski tanpa pengalaman, Villarreal tampil meyakinkan pada babak grup. Mereka menjadi pemuncak klasemen di atas Benfica, LOSC Lille, dan Manchester United. Villarreal lantas menang gol tandang atas Rangers pada 16 besar (3-3) dan Inter Milan pada perempat final (2-2). Kejutan mereka berakhir usai kalah dengan agregat 0-1 dari Arsenal pada semifinal.
2. Langkah Villarreal juga dihentikan Arsenal di Liga Champions 2008/2009
Setelah 2005/2006, Villarreal kembali bertarung di Liga Champions pada 2008/2009. Kali ini, mereka lolos otomatis ke fase grup karena berstatus runner-up di LaLiga 2007/2008. Tim yang masih dilatih Manuel Pellegrini itu mengakhiri babak grup di posisi kedua di bawah Manchester United dan di atas Celtic serta Aalborg. Mereka menang dengan agregat 3-2 atas Panathinaikos pada 16 besar. Sayangnya, langkah Villareal kembali dijegal Arsenal. Mereka kalah 1-4 pada perempat final.
3. Villarreal menjadi juru kunci di Liga Champions 2011/2012
Villarreal harus menjalani laga kualifikasi di Liga Champions 2011/2012 setelah berakhir di posisi keempat di LaLiga 2010/2012. Mereka kalah 0-1 atas Odense BK pada leg pertama, tetapi merebut tiket babak grup usai menang 3-1 pada leg kedua. Sayangnya, Villarreal gagal bersaing. Tim asuhan Juan Carlos Garrido tersebut tidak meraih poin sama sekali dalam dua pertemuan melawan Bayern Munich, Manchester City, dan Napoli.
4. Villarreal gagal lolos dari fase kualifikasi di Liga Champions 2016/2017
Villarreal kembali berakhir di posisi keempat di LaLiga 2015/2016 sehingga berhak untuk terlibat pada fase kualifikasi Liga Champions 2016/2017. Sayangnya, mereka gagal menembus babak grup. Tim yang saat itu dilatih Fran Escriba tersebut kalah dari AS Monaco dengan agregat 1-3.
5. Villarreal kembali mencapai semifinal di Liga Champions 2021/2022
Villarreal mengulang pencapaiannya pada 2005/2006 di Liga Champions 2021/2022. Klub yang terkenal dengan sebutan Kapal Selam Kuning ini mencapai semifinal. Sayangnya, langkah mereka kembali dihentikan tim asal Inggris. Villarreal menyerah dari Liverpool dengan agregat 2-5. Pada perempat final, mereka menyingkirkan Bayern Munich dengan agregat 2-1. Sementara, pada 16 besar, tim yang saat itu dilatih Unai Emery tersebut membungkam Juventus dengan agregat 4-1. Pada fase grup, Villarreal menjadi runner-up di bawah Manchester United dan di atas Atalanta serta Young Boys. Villarreal sendiri lolos ke UCL 2021/2022 sebagai juara Liga Europa 2020/2021. Di liga domestik, mereka hanya berakhir di posisi ketujuh.
6. Villarreal menjadi 1 dari 2 tim terburuk di Liga Champions 2025/2026
Keterlibatan teranyar Villarreal di Liga Champions terjadi pada musim yang tengah berjalan. Mereka lolos ke fase liga UCL 2025/2026 setelah menempati posisi kelima di LaLiga 2024/2025. Nahas, Villarreal tampil memalukan. Mereka hanya meraih satu poin berkat imbang 2-2 dengan Juventus. Sisanya, tim yang dilatih Marcelino ini kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur, 0-2 dari Manchester City, 0-1 dari Pafos, 0-4 dari Borussia Dortmund, 2-3 dari Copenhagen, 1-2 dari Ajax Amsterdam, dan 0-3 dari Bayer Leverkusen. Hasilnya, Villarreal berakhir di posisi ke-35 dari 36 peserta. Mereka cuma unggul selisih gol dari debutan asal Kazakhstan, Kairat Almaty.
Villarreal bermain buruk di UCL 2025/2026. Namun, performa mereka di liga domestik cukup impresif. Per pekan ke-21, mereka menempati peringkat keempat di LaLiga 2025/2026. Posisi tersebut sudah cukup untuk lolos ke UCL 2026/2027. Mampukah Villarreal melakukannya?

















