Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Napoli vs Chelsea: Duel Hidup-Mati Partenopei

ilustrasi Napoli (commons.wikimedia.org/napuliker)
ilustrasi Napoli (commons.wikimedia.org/napuliker)
Intinya sih...
  • Napoli terancam tersingkir jika gagal menang karena berada di luar zona play-off.
  • Chelsea juga berambisi menang untuk mengamankan posisi delapan besar dan terancam terlempar ke play-off.
  • Pertandingan Napoli vs Chelsea menjadi ajang reuni antara Conte dan Chelsea, menambah daya tarik pertemuan mereka.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Liga Champions akan menggelar 18 laga secara serentak, dalam partai pamungkas fase liga musim 2025/26, Kamis (28/1/2026). Salah satu yang menarik dinantikan adalah duel Napoli kontra Chelsea.

Menjadi menarik karena pertandingan tersebut bak hidup dan mati, khususnya bagi Napoli. Skuad berjuluk Partenopei itu dipastikan tersingkir dari turnamen, andai gagal membungkam The Blues.

1. Kenapa Napoli terancam tersingkir jika gagal menang?

Napoli terancam tersingkir akibat berada di luar zona play-off atau 24 besar. Mereka terjebak di posisi ke-25 klasemen dengan torehan delapan poin, sama dengan Olympiakos, Athletic Bilbao, dan PSV Eindhoven yang bertengger di atasnya.

Skenario teraman Napoli tentu membungkam Chelsea. Nasib baiknya, tim asuhan Antonio Conte akan bermain di depan publiknya sendiri, Stadio Diego Armando Maradona.

2. Chelsea juga berambisi menang

Masalahnya, Napoli dipastikan tidak akan mudah untuk menunaikan misi tersebut. Itu karena Chelsea juga membidik poin penuh, guna mengamankan posisi delapan besar untuk lolos langsung ke fase gugur.

The Blues terancam terlempar ke play-off jika gagal menang di Naples. Setidaknya terdapat delapan tim yang masih berpotensi menggusur Chelsea yang kini berada di posisi delapan.

3. Jadi ajang reuni Conte dan Chelsea

Bumbu reuni menambah daya tarik dalam pertemuan mereka. Mengingat, Conte dan Chelsea pernah menulis sejarah bersama.

Conte pernah membawa Chelsea juara Premier League musim 2016/17. Pada musim berikutnya, ia menyumbang trofi Piala FA, sebagai kado perpisahannya yang memilih cabut ke Inter Milan.

"Saya sangat mengenal (Chelsea). Saya tahu ambisi mereka selaku juara Piala Dunia Antarklub. Kami harus memberikan yang terbaik. Kami tidak boleh meremehkan mereka. Kami tahu apa artinya bermain di kandang sendiri. Akan sangat menyenangkan melihat gelombang biru mendukung kami," kata Conte di laman resmi UEFA.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in Sport

See More

9 Sepeda Statis Terbaik dan Murah, Cocok Dipakai di Rumah

29 Jan 2026, 06:03 WIBSport