Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Panas! UEFA Ancam Boikot Piala Dunia Imbas Manuver Kontroversial FIFA
Spanyol juara Piala Dunia 2026 (AFP / Jewel Samad)
  • UEFA mempertimbangkan boikot Piala Dunia dan akan menggelar pertemuan darurat dengan 55 asosiasi untuk merespons rencana FIFA menjual sebagian hak komersial turnamen.
  • Penolakan Eropa dipicu kekhawatiran investor swasta memengaruhi keputusan FIFA, termasuk kemungkinan perubahan format kompetisi yang membuat kalender makin padat dan beban pemain bertambah.
  • FIFA menyatakan penjualan saham akan mendanai pengembangan sepak bola, menaikkan dana tahunan tiap dari 211 asosiasi dari 8 juta menjadi 20 juta dolar AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - UEFA berencana mengambil langkah ekstrem dalam merespons manuver FIFA yang hendak menjual sebagian hak komersial Piala Dunia. Konfederasi Sepak Bola Eropa itu mempertimbangkan untuk memboikot turnamen tersebut.

Dilansir BBC, UEFA akan menggelar pertemuan darurat secara virtual dengan 55 asosiasi yang berada di bawah benderanya. Pertemuan itu untuk membahas rencana tindakan balasan terhadap proposal kontroversial yang digagas langsung Presiden FIFA, Gianni Infantino.

1. Eropa jadi kekuatan utama penolakan

Kemarahan UEFA tentu saja berakar pada potensi investor swasta yang dapat memengaruhi keputusan FIFA. Mereka menolak keras gagasan privatisasi aset sepak bola, meski FIFA berdalih langkah ini akan mendistribusikan lebih banyak uang ke asosiasi sepak bola seluruh dunia.

Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dilaporkan tidak pernah diajak berkonsultasi perihal wacana ini. Meski anggota UEFA hanya menyumbang seperempat dari total 211 anggota FIFA, mereka sadar memiliki daya tawar yang kuat.

2. Beban jadwal kompetisi terancam bertambah

FIFA beralasan penjualan saham ini bertujuan mempercepat pertumbuhan sepak bola secara global. Namun, alasan tersebut justru memunculkan kekhawatiran baru di Eropa.

Banyak pihak menilai investor nantinya akan mendorong FIFA merombak sistem Piala Dunia dan Piala Dunia Antarklub demi meningkatkan keuntungan semata.

Kekhawatiran utamanya adalah kalender sepak bola yang terancam semakin padat. Kondisi tersebut juga berpotensi memperparah beban fisik pemain, terlebih UEFA baru saja memperluas format kompetisi antarklub Eropa.

3. Janjikan suntikan dana triliunan untuk federasi

Infantino berdalih nilai keuntungan dari gebrakan ini akan dibagikan secara merata untuk mengembangkan sepak bola di seluruh penjuru dunia. Pemasukan tersebut nantinya akan didistribusikan kembali kepada 211 asosiasi sepak bola anggota FIFA.

Dana tahunan masing-masing asosiasi akan ditingkatkan menjadi 20 juta dolar AS, dari yang sebelumnya cuma 8 juta dolar AS. Angka tersebut jelas merupakan tawaran yang sangat menggiurkan, khususnya bagi negara-negara berkembang. Namun, UEFA menilai wacana kontroversial ini bak menjual jiwa dari sepak bola itu sendiri.

Curated For You

Editorial Team

Related Article