Berakhirnya Ligue 1 Prancis 2025/2026 diikuti oleh sejumlah perubahan di kursi kepelatihan. Beberapa klub memutuskan mengakhiri kerja sama dengan pelatihnya karena hasil kurang memuaskan. Sementara itu, beberapa pelatih memilih mencari tantangan baru. Per 6 Juni 2026, tercatat tujuh pelatih Ligue 1 yang dipastikan berpisah dengan klubnya setelah 2025/2026 berakhir.
7 Pelatih Ligue 1 yang Berpisah pada Akhir 2025/2026

1. Vahid Halilhodzic gagal menyelamatkan FC Nantes dari degradasi
Vahid Halilhodzic baru ditunjuk sebagai pelatih FC Nantes pada 10 Maret 2026. Ia ditugaskan untuk menyelamatkan klub tersebut dari zona degradasi. Namun, setelah menjalani delapan laga, FC Nantes tak beranjak dari posisi 17 dan akhirnya harus degradasi ke Ligue 2 2026/2027. Pelatih asal Bosnia & Herzegovina itu dipecat pada 19 Mei 2026, 2 hari setelah Ligue 1 2025/2026 usai.
2. Benoit Tavenot tak bisa membawa FC Metz beranjak dari posisi juru kunci
Sama seperti Vahid Halilhodzic, Benoit Tavenot juga dipecat karena gagal membawa FC Metz selamat dari degradasi. Ia baru ditunjuk pada 20 Januari 2026 saat FC Metz berada di posisi 18. Namun, hingga akhir musim, pelatih asal Prancis itu tak bisa membawa FC Metz beranjak dari posisi juru kunci. Ia dipecat pada 22 Mei 2026.
3. Bruno Genesio menolak memperpanjang kontrak di LOSC Lille
LOSC Lille di bawah arahan Bruno Genesio mengakhiri Ligue 1 2025/2026 di posisi ketiga. Namun, pada akhir musim, kontraknya habis dan pelatih asal Prancis itu menolak memperpanjangnya. Oleh karena itu, Genesio dan LOSC LIlle resmi berpisah pada 25 Mei 2026. Itu ditandai dengan ditunjuknya Davide Ancelotti sebagai pelatih baru.
4. Sebastien Pocognoli dipecat AS Monaco
Sebastien Pocognoli ditunjuk sebagai pelatih AS Monaco pada 10 Oktober 2025 untuk menggantikan Adi Huetter. Saat itu, ia ditugaskan untuk membawa AS Monaco naik dari posisi ketujuh. Namun, hingga Ligue 1 2025/2026 berakhir, AS Monaco tetap berada di posisi ketujuh. Ia pun dipecat pada 1 Juni 2026. Per 6 Juni 2026, AS Monaco sedang dekat dengan Filipe Luis.
5. Alexandre Dejeux memilih untuk meninggalkan SCO Angers
Alexandre Dejeux memilih untuk meninggalkan SCO Angers pada 3 Juni 2026. Keputusan tersebut disetujui sang pelatih maupun klub. Padahal, pihak klub sudah berencana menawari kontrak baru hingga Juni 2028.
6. Carles Martinez (FC Toulouse) mengambil peran baru sebagai pelatih Bayer Leverkusen
Setelah 3 musim (2023–2026) membawa FC Toulouse tampil gemilang, Carles Martinez memilih hengkang. Pelatih asal Spanyol itu menolak perpanjangan kontrak demi mengambil peran baru sebagai pelatih Bayer Leverkusen. Sedangkan, FC Toulouse masih mencari pelatih baru untuk memimpin tim di Ligue 1 2026/2027.
7. Olivier Pantaloni memilih berpisah dengan FC Lorient
Olivier Pantaloni memilih berpisah dengan FC Lorient pada 30 Juni 2026 mendatang. Pelatih asal Prancis itu menolak perpanjangan kontrak yang diajukan pihak klub. Ia merasa bahwa pihak klub masih meragukannya dengan klausul pemutusan hubungan kerja yang memberatkan. Padahal, penampilan FC Lorient di bawah arahan Pantaloni cukup memuaskan. Mereka finis di posisi sepuluh di Ligue 1 2025/2026.
Tujuh perpisahan pada akhir Ligue 1 2025/2026 menunjukkan bahwa posisi pelatih sangat dipengaruhi oleh hasil dan target yang ditetapkan klub. Kini, baik para pelatih maupun klub yang ditinggalkan akan bersiap membuka lembaran baru untuk menghadapi 2026/2027.