Luis de la Fuente sukses membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Rekor pun menghampirinya setelah keberhasilan juara La Roja tersebut. Ia mengantarkan tim Matador merengkuh trofi kedua Piala Dunia ketika berusia 65 tahun 28 hari. Ini membuatnya memecahkan rekor sebagai pelatih tertua yang mampu menjuarai Piala Dunia.
5 Pelatih Tertua yang Juara Piala Dunia, Luis de la Fuente Ukir Rekor!

1. Luis de la Fuente membawa Spanyol juara Piala Dunia 2026 pada usia 65 tahun 28 hari
Luis de la Fuente memecahkan rekor sebagai pelatih tertua yang pernah memenangi Piala Dunia. Pada edisi 2026, juru taktik kelahiran Haro ini juara ketika berusia 65 tahun 28 hari. Ia melewati catatan Vicente del Bosque ketika membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010.
Capaian De La Fuente tersebut gemilang. Di bawah asuhannya, Spanyol sukses juara dengan tanpa kekalahan. Dari 8 laga, Spanyol hanya 1 kali imbang ketika ditahan tanpa gol oleh Tanjung Verde. Setelah itu, Spanyol melenggang tanpa kekalahan hingga juara.
Hebatnya lagi, Spanyol juga memecahkan rekor sebagai juara dengan jumlah kebobolan paling sedikit. Spanyol hanya kemasukan satu gol ketika menang 2-1 atas Belgia di perempat final. Penampilan kokoh ini menjadi kunci kesuksesan La Roja. Berkat tangan dingin De La Fuente, Spanyol berhasil mengawinkan gelar juara Piala Dunia 2026 dengan Euro 2024.
2. Bersama Spanyol, Vicente del Bosque memenangkan Piala Dunia 2010 ketika berusia 59 tahun 220 hari
Vicente de Bosque memegang rekor ini selama 16 tahun sebelum dipecahkan Luis de la Fuente. Di Piala Dunia 2010, sang pelatih berusia 59 tahun 220 hari ketika mengukir sejarah. Di bawah kendalinya, Spanyol memenangi Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.
Kala itu, Spanyol menjadi unggulan berkat statusnya sebagai kampiun Euro 2008. Namun, Del Bosque merupakan suksesor Luis Aragones. Keberhasilan juara di Euro mampu disempurnakan oleh Del Bosque. Kendati sempat dikejutkan dengan kekalahan 0-1 dari Swiss pada laga pertama fase grup, Spanyol bangkit dengan selalu menang hingga mampu juara.
3. Pada usia 58 tahun 295 hari, Helmut Schoen membawa Jerman Barat juara Piala Dunia 1974
Helmut Schoen merupakan pelatih legendaris yang menukangi Jerman Barat pada 1964–1978. Salah satu racikan terbaiknya hadir ketika Jerman Barat menjuarai Piala Dunia 1974. Juru taktik kelahiran Dresden ini mampu juara ketika usianya 58 tahun 295 hari.
Piala Dunia 1974 menjadi partisipasi ketiganya sebagai pelatih. Sebelumnya, Schoen melakoni debut dengan membawa Jerman Barat menjadi runner up edisi 1966. Berselang 4 tahun, Jerman Barat mesti puas berada di tempat ketiga. Setelah dua percobaan, sejarah kemudian tercipta pada 1974. Schoen berhasil menghadirkan trofi Piala Dunia kedua bagi Jerman Barat.
4. Marcelo Lippi berusia 58 tahun 88 hari saat membantu Italia merengkuh trofi pada 2006
Marcelo Lippi mengantarkan Italia merengkuh trofi Piala Dunia keempat pada 2006. Kala itu, usianya memasuki 58 tahun 88 hari. Pada partai final yang bersejarah, Italia menang adu penalti 5-3 kontra Prancis setelah bermain imbang 1-1 pada waktu normal dan perpanjangan.
Laju Italia di Piala Dunia 2006 terbilang susah payah. Maklum saja, Italia kala itu banyak dihuni pemain yang sudah tak lagi muda. Namun, pengalaman mereka mampu dikombinasikan dengan nama-nama muda yang bersinar. Konsistensi dan kekompakan tim menjadi kunci juara. Hingga saat ini, Lippi masih menjadi pelatih terakhir yang mampu membawa Italia juara.
5. Sepp Herberger menghadirkan trofi juara untuk Jerman Barat pada 1954 pada usia 57 tahun 98 hari
Sepp Herberger merupakan pelatih bersejarah dalam sepak bola Jerman. Berkat tangan dinginnya, trofi Piala Dunia pertama hadir pada edisi 1954. Kala itu, ia membawa Die Mannschaft merengkuh titel perdana ketika berusia 57 tahun 98 hari.
Final Piala Dunia 1954 menjadi salah satu partai perebutan juara yang bersejarah. Jerman Barat kala itu mesti bersua Hungaria, yang secara performa lebih meyakinkan. Namun, Jerman Barat mampu menghadirkan sejarah dengan final ini dikenal dengan Miracle of Bern.
Jerman Barat tertinggal 0-2 ketika laga baru 8 menit. Namun, mereka langsung menyamakan skor saat belum genap 20 menit. Skor 2-2 ini bertahan hingga jeda. Setelah itu, pertarungan intens diperagakan kedua tim demi mencetak gol. Jerman Barat akhirnya membalikkan keadaan setelah mencetak gol via Helmut Rahn. Jerman Barat juara berkat kemenangan 3-2.
Deretan pelatih di atas membuktikan bahwa usia matang menghadirkan pengalaman segudang. Berkat racikan terbaik mereka, trofi Piala Dunia mampu dihadirkan. Konsistensi permainan dan kekompakan pemain menjadi bukti bahwa tangan dingin sang pelatih bisa mengantarkan juara Piala Dunia.
Curated For You
- 4 Pemain Spanyol Terakhir Crystal Palace per 24 Juli 202624 Jul 2026, 18:14 WIB
- 12 Pemain yang Cetak Gol dan Asis di Final Piala Dunia per 202624 Jul 2026, 17:14 WIB
- Capaian Prancis dalam 5 Edisi Terakhir Piala Dunia per 202624 Jul 2026, 16:14 WIB