Pelatih Timnas Futsal Indonesia: Tekanan Itu Sekarang Ada di Iran

- Jika Iran kalah, itu akan jadi hal memalukan bagi mereka karena statistik dominan mereka di Piala Asia.
- Kutukan pelatih Spanyol bagi Iran, dengan dua kekalahan dari pelatih asal Spanyol dalam sejarah pertandingan.
- Pemain Timnas Futsal juga tak merasa tegang dan siap bertanding tanpa beban di final melawan Iran.
Jakarta, IDN Times - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengungkapkan anak-anak asuhnya santai menghadapi final Piala Asia 2026. Justru, dia menyebut tekanan itu ada di tubuh Iran sekarang.
"Bagaimana kami bisa merasa tertekan jika ini adalah final pertama kami? Iran-lah yang seharusnya tertekan. Mereka wajib menang karena tradisi juara mereka," ujar Souto dalam sesi jumpa pers jelang final.
1. Jika Iran kalah, itu akan jadi hal memalukan

Souto menjabarkan statistik yang sudah Iran torehkan selama melakoni laga Piala Asia. Dari 105 laga, mereka dominan dengan hanya menorehkan empat kekalahan. Alhasil, jika kalah dari Indonesia, itu akan memalukan bagi mereka.
"Dari 105 pertandingan di AFC, Iran hanya kalah 4 kali. Mereka juara 13 kali dari 17 edisi. Jika mereka kalah besok, itu adalah kegagalan besar bagi mereka. Kami bisa gagal (karena underdog), tapi mereka tidak boleh," ujar Souto.
2. Kutukan pelatih Spanyol bagi Iran

Tidak cuma itu, Souto juga menjabarkan statistik unik soal Iran yang tak berkutik saat lawan pelatih asal Spanyol. Mereka pernah ditumbangkan dua pelatih asal Spanyol, Miguel Rodrigo dan Jose Maria 'Pulpis' Pazos.
"Hal baiknya adalah, mereka pernah kalah dari Miguel Rodrigo dua kali, dan dia orang Spanyol. Mereka juga kalah dari Pulpis di tahun 2012, dia juga orang Spanyol. Dan saya tidak tahu apakah Anda tahu dari mana saya berasal," ujar Souto.
3. Pemain Timnas Futsal juga tak merasa tegang

Pemain Timnas Futsal, Wendy Brian Ick, mengamini ucapan Souto bahwa tim Garuda tanpa beban di laga lawan Iran nanti. Apalagi, mereka akan didukung puluhan ribu suporter di Indonesia Arena.
"Bagi saya tidak ada tekanan sama sekali, karena ini kali pertama Timnas Futsal Indonesia lawan Iran masuk final. Justru untuk memotivasi diri, saya merasa ini adalah rumah kita. Saya dan teman-teman tidak mau kalah di rumah sendiri," tegas Brian.



















