Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Pelatih Tottenham Terakhir yang Meraih Poin di Anfield per 2025/2026

4 Pelatih Tottenham Terakhir yang Meraih Poin di Anfield per 2025/2026
markas Liverpool, Anfield (unsplash.com/David Bayliss)
Intinya Sih
  • Igor Tudor mengakhiri tren buruk Tottenham dengan hasil imbang 1-1 di Anfield, memberi poin pertama sekaligus harapan untuk keluar dari zona degradasi EPL 2025/2026.
  • Sejak 2008, hanya empat pelatih Tottenham yang sukses mencuri poin di markas Liverpool: Harry Redknapp, Mauricio Pochettino, Antonio Conte, dan kini Igor Tudor.
  • Harry Redknapp terakhir membawa kemenangan di Anfield pada 2011, sementara Pochettino dan Conte sebelumnya juga sempat menahan imbang Liverpool dalam laga-laga krusial EPL.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Igor Tudor mengawali masa jabatannya sebagai pelatih Tottenham Hotspur dengan buruk. Pria Kroasia itu menelan kekalahan dalam empat laga pertamanya bersama Tottenham. Alhasil, The Lilywhites makin dekat ke zona degradasi English Premier League (EPL) 2025/2026 dan terancam tersingkir dari Liga Champions Eropa.

Tottenham pun diperkirakan bakal kalah lagi saat melawat ke Anfield pada pekan 30 EPL. Namun, di luar dugaan, anak asuh Igor Tudor sukses menahan imbang tuan rumah Liverpool 1-1. Meski hanya mendapat satu poin, itu bukanlah capaian sembarangan. Pasalnya, Tottenham biasanya hanya jadi bulan-bulanan Liverpool saat melawat ke Anfield.

Sejak 2008, Tottenham telah ditangani 12 pelatih berbeda. Hasilnya, hanya empat di antaranya yang yang berhasil mencuri poin di markas Liverpool. Termasuk Tudor, inilah keempat pelatih tersebut.

1. Harry Redknapp adalah pelatih Tottenham terakhir yang menang di markas Liverpool

Kali terakhir Tottenham Hotspur sukses meraih kemenangan di Anfield adalah pada 2011. The Lilywhites yang saat itu ditangani Harry Redknapp melawat ke Liverpool pada pekan 37 EPL 2010/2011. Hasilnya, racikan Redknapp sukses membawa Tottenham menang 2-0. Gol-gol tim tamu dicetak Rafael van der Vaart dan Luka Modric pada masing-masing babak.

Pada lawatan berikutnya ke Anfield di EPL 2011/2012 pun Tottenham meraih poin berkat hasil imbang 0-0. Secara keseluruhan, Tottenham memang punya rekor bagus atas Liverpool selama ditangani Redknapp. Pelatih asal Inggris itu memimpin Tottenham dalam sembilan laga kontra The Reds. Hasilnya, Tottenham 6 kali menang, 1 kali seri, dan hanya 2 kali kalah.

2. Mauricio Pochettino dua kali menahan imbang Liverpool di Anfield selama membesut Tottenham

Berikutnya, ada Mauricio Pochettino, pelatih asal Argentina yang membesut Tottenham pada 2014–2019. Di bawah Pochettino, Tottenham melakoni total 13 laga melawan Liverpool. Hasilnya, The Lilywhites hanya menang satu kali, itu pun di kandang sendiri. Pochettino tak pernah bisa menaklukkan Anfield bersama Tottenham.

Meski demikian, Pochettino sempat dua kali mengimbangi Liverpool di Anfield. Di EPL 2015/2016, Tottenham membawa pulang satu poin dari sana berkat hasil seri 1-1. Mereka juga tampil heroik di Anfield pada 2017/2018. Sempat dua kali tertinggal dari Liverpool, Tottenham memaksakan hasil imbang 2-2 berkat gol penyama kedudukan pada menit 95.

3. Antonio Conte membawa Tottenham mengimbangi Liverpool di Anfield pada pengujung 2021/2022

Sementara, Antonio Conte hanya sempat memimpin Tottenham tiga kali melawan Liverpool. Pelatih Italia itu meraih hasil imbang 2 kali dan kalah 1 kali. Salah satu hasil seri tersebut didapat Conte di Anfield, tepatnya pada 2021/2022. Tottenham bertamu ke sana pada pekan 36 EPL, saat Liverpool sedang bersaing juara dengan Manchester City.

Racikan Conte sempat membawa Tottenham unggul lebih dulu. Liverpool yang wajib menang pun terus menggempur Tottenham dan sukses menyamakan skor 1-1. Namun, tuan rumah gagal mendapatkan gol kedua. Tottenham pun menjadi salah satu perusak asa juara Liverpool. The Reds hanya finis sebagai runner-up dengan selisih satu poin dari Manchester City.

4. Igor Tudor membawa Tottenham mengejutkan Liverpool meski sedang dalam tren buruk

Igor Tudor menjadi pelatih terbaru yang membawa Tottenham Hotspur meraih poin di markas Liverpool. Situasi jelang lawatan ke Anfield sebenarnya sama sekali tak berpihak pada Tottenham. Mereka baru menelan empat kekalahan beruntun bersama Tudor. Tottenham juga sama sekali belum pernah menang di EPL pada 2026.

Beruntung bagi Tottenham, Liverpool juga tak dalam performa ideal. Tak lama sebelumnya, The Reds kalah dari Wolverhampton Wanderers di EPL dan digebuk Galatasaray di Liga Champions. Saat laga berlangsung, Liverpool unggul lebih dulu atas Tottenham via tendangan bebas Dominik Szoboszlai. Namun, setelah itu The Reds tak banyak memberi ancaman.

Sebaliknya, Tottenham lebih berani berinisiatif, khususnya jelang akhir laga. Keputusan Tudor memberi kesempatan Richarlison tampil penuh pun berbuah manis. Striker Brasil itu mencetak gol penyeimbang pada menit 90. Tottenham pun meraih poin pertama mereka bersama Tudor dan mendapat dorongan mental untuk berjuang menghindari degradasi.

Setelah start yang buruk, Igor Tudor dan Tottenham Hotspur mendapat angin segar berkat hasil imbang di Anfield. Asa Tudor menutup 2025/2026 dengan manis pun masih terbuka, setidaknya dengan menyelamatkan Tottenham dari degradasi. Mampukah ia melakukannya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More